M O M S M O N E Y I D
Santai

Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah

Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Bukan ansos atau introvert, jika merasa ketakutan keluar rumah bisa jadi Anda mengalami cave syndrome.

Cave syndrome sendiri adalah sebuah fenomena di mana seseorang merasa tidak nyaman untuk bersosialisasi di luar rumah dan hanya suka berada di dalam rumah saja.

Lalu, mengapa sindrom ini bisa menimpa seseorang?

Sebelumnya, cave syndrome dikenal dengan istilah lain. Namun, menurut laman Science The Wire, sebutan cave syndrome mulai dipakai secara luas pada masa karantina saat kemunculan Covid-19.

Baca Juga: Rebahan Berlebihan? Mungkin Anda Alami Clinomania, Ini Sebabnya

Nama cave syndrome diperoleh dari kecenderungan orang-orang untuk tetap mengasingkan diri di tempat aman – atau gua – daripada bertualang di luar.

Hal itu disebabkan karena orang-orang cenderung merasa takut terhadap keburukan-keburukan terkait lingkungan sosial yang ada di pikirannya sendiri.

Cave syndrome sendiri diklasifikasikan menjadi dua jenis menurut Scientific American.

Pertama adalah orang-orang yang menikmati kenyamanan “new normal” dari hasil pandemi. Sedangkan yang kedua adalah orang-orang yang masih merasa takut akan pikiran buruk mereka sendiri seperti takut terserang penyakit dan kesulitan bersosialisasi.

Sindrom ini tidak dianggap sebagai kondisi medis, namun tingkat keparahannya berkisar dari ringan hingga ekstrem. Mereka yang memiliki gejala ringan bisa merasa cemas saat melakukan aktivitas sehari-hari di luar rumah.

Mengutip D’Amore Mental Health, dalam kondisi parah seseorang mungkin mengalami reaksi ekstrem seperti tidak dapat meninggalkan rumah atau berpartisipasi dalam bentuk interaksi sosial apa pun.

Pada tahap ringan, cave syndrome bisa diatasi dengan beberapa latihan untuk bersosialisasi secara rutin.

Baca Juga: 5 Manfaat Solo Traveling yang Bikin Hidup Lebih Bermakna, Berani Coba?

Meskipun sulit, latihan tersebut bisa membuat diri menjadi terbiasa dengan kehidupan sosial dan melawan stigma buruk diri sendiri.

Bagi yang merasa sindrom ini sudah terlalu parah, jangan terlalu mempercepat diri untuk segera keluar dari cave syndrome. Secara perlahan, cobalah untuk berdamai dengan diri dan pikiran sendiri melalui latihan meditasi.

Berlatih meditasi secara rutin, dapat membuat pikiran jadi lebih rileks, tenang, dan mampu untuk berpikir positif. Selain itu, aturlah batasan dengan orang lain untuk membuat kehidupan sosial menjadi nyaman.

Sebab, kebanyakan orang-orang yang mengalami cave syndrome merasa kurang nyaman untuk bersosialisasi karena kurangnya batasan, baik dalam tindakan maupun dalam percakapan.

Melakukan kegiatan seorang diri atau keluar dan melakukan aktivitas outdoor sendirian dapat digunakan sebagai cara untuk melatih kemampuan bersosialisasi.

Jika merasa kurang nyaman melakukan kegiatan dengan orang lain, maka berlatih keluar rumah sendirian bisa menjadi salah satu terapi untuk diri sendiri.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang cave syndrome, penyebab, dan cara mengatasinya. Apakah Anda pernah merasakan hal serupa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.

Ingin Tahu Merek Anda Banyak Dibicarakan Positif atau Negatif? AI Bisa Membantu

​Media Info Grup Indonesia (MIGI) menyediakan layanan media monitoring berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memahami sentimen publik dan merek.

Promo Alfamart Carnaval Ice Cream 16-31 Oktober 2026, Magnum Beli 2 Diskon!

Cek promo es krim Alfamart Carnaval Ice Cream periode 16-31 Oktober 2026 untuk borong es krim favorit Anda.