MOMSMONEY.ID - Apakah benar telur puyuh bisa menyebabkan kolesterol tinggi?
Telur puyuh menjadi salah satu bahan makanan yang sering kita jumpai, baik sebagai camilan, pelengkap soto, hingga topping berbagai hidangan lezat.
Ukurannya memang jauh lebih mungil dibandingkan telur ayam maupun telur bebek, dengan motif bercak-bercak unik berwarna cokelat kehitaman yang membuatnya mudah dikenali.
Namun, di balik ukurannya yang kecil, telur yang satu ini ternyata bisa menyebabkan kolesterol tinggi, lo.
Baca Juga: Telur Rebus Cukupi Kebutuhan Protein Harian, Tanpa Picu Lonjakan Asam Urat
Kandungan kalori dan protein telur puyuh sebenarnya mirip dengan telur ayam jika dihitung per porsi, sehingga tetap bisa dimasukkan ke dalam menu makanan sehat asalkan tidak berlebihan.
Tetapi, perlu diketahui bahwa kandungan kolesterol dalam telur puyuh cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Oleh karena itu, makan telur puyuh sebaiknya jangan berlebihan ya, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.
Kandungan nutrisi telur puyuh
Dikutip dari www.gooddoctor.co.id, telur puyuh menyimpan beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Di samping itu, telur puyuh juga mengandung kolesterol yang tinggi.
Dalam setiap lima butir telur puyuh atau sekitar 500 gram mengandung beberapa vitamin yang terdiri dari:
Baca Juga: Telur Dadar dan Telur Ceplok, Mana yang Lebih Sehat Menurut Ahli Gizi?
- Vitamin A: 5,5% dari nilai harian
- Vitamin B2: 23% dari nilai harian
- Vitamin B5: 9% dari nilai harian
- Vitamin B9: 8% dari nilai harian
- Vitamin B12: 9% dari nilai harian
Selain itu, dalam setiap porsi telur puyuh tersebut juga mengandung berbagai mineral berikut:
- Besi: 10% dari nilai harian
- Fosfor: 12,5% dari nilai harian
- Seng: 5% dari nilai harian
- Selenium: 23% nilai harian
Selain itu juga terdapat sedikit kandungan kalsium, kalium, magnesium, tembaga, dan mangan.
Baca Juga: Stop Gorengan! Konsumsi 2 Butir Telur Lebih Aman Bagi Penderita Kolesterol
Manfaat telur puyuh
Mengonsumsi telur puyuh pada dasarnya baik untuk kesehatan sistem saraf, kekebalan, dan pencernaan.
Di samping itu, telur puyuh juga mampu membantu menghilangkan racun dari berbagai jenis batu, misalnya saja batu ginjal, hati, dan kandung empedu. Bahkan bisa menangkal anemia dan meningkatkan hemoglobin di dalam darah.
Meski begitu, Anda harus berhati-hati saat mengonsumsinya. Karena biasanya telur puyuh tidak melalui proses pasteurisasi.
Sehingga, kemungkinan besar masih mengandung bakteri berbahaya yang ada di bagian cangkangnya. Jadi, buat Anda yang alergi telur ayam, kemungkinan juga alergi dengan telur puyuh.
Selain itu, bagi wanita hamil yang kekebalan tubuhnya rendah sebaiknya menghindari konsumsi telur puyuh ya.
Baca Juga: Kaya Nutrisi, Inilah 7 Manfaat Makan Telur Rebus Setengah Matang Setiap Hari
Telur puyuh sebabkan kolesterol tinggi
Perlu Anda ketahui bahwa telur puyuh mengandung kolesterol yang cukup tinggi, lo. Sehingga, bagi seseorang yang memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya membatasi atau bahkan menghindari konsumsi telur yang satu ini.
Telur puyuh mengandung kolesterol yang lebih besar daripada telur lainnya. Namun, jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah sedang saja, maka tidak akan membahayakan kesehatan.
Mengingat kandungan kolesterol yang tinggi, maka mengonsumsi telur puyuh yang direkomendasikan tidak lebih dari 10 butir. Dalam satu butir telur puyuh memiliki berat sekitar 10 gram.
Jadi, nikmatilah telur puyuh dengan bijak agar kesehatan tetap terjaga ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News