MOMSMONEY.ID - Telur rebus bisa jadi salah satu pilihan makanan terbaik yang dapat dikonsumsi penderita asam urat tinggi. Asam urat adalah bentuk radang sendi yang berkembang ketika kadarnya meningkat.
Saat asam urat terlalu banyak beredar di dalam tubuh, maka akan mengkristal dan mengendap di persendian atau jaringan sekitarnya. Imashi Fernando, dokter ahli gizi dari Medicalnewstoday.com memaparkan bahwa kristal asam urat yang tajam seperti jarum ini akan memicu peradangan hebat.
Telur rebus bisa jadi pilihan sehat untuk memenuhi asupan protein tanpa tambahan lemak yang aman untuk penderita asam urat. Mengolah telur dengan cara merebus juga menjadi metode pengolahan rendah lemak yang sangat baik.
Baca Juga: Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat
Apa penyebab kadar asam urat tinggi?
Terdapat beberapa faktor yang jadi penyebab kadar asam urat tinggi:
- Genetika: Memiliki riwayat keluarga penderita asam urat dapat meningkatkan risiko Anda mengalami hal serupa. Variasi genetik dapat memengaruhi seberapa efisien ginjal memproses dan mengeluarkan asam urat.
- Fungsi ginjal: Ketika ginjal tidak menyaring secara efektif, asam urat menumpuk di aliran darah.
- Obesitas: Kelebihan berat badan meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi kemampuan ginjal untuk mengeluarkannya.
- Alkohol: Bir dan minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar asam urat, baik dengan meningkatkan produksinya maupun mengurangi efektivitas ginjal dalam membuang asam urat.
- Minuman manis: Minuman manis dengan sirup jagung tinggi fruktosa berkaitan dengan peningkatan penyakit asam urat.
- Makanan tinggi purin :Makanan yang kaya purin, seperti jeroan, seafood dan daging merah dapat meningkatkan kadar asam urat.
Apakah telur rebus mengandung purin yang tinggi?
Telur rebus merupakan salah satu makanan dengan kandungan purin yang rendah. Kandungan purin diukur dalam miligram per 100 gram makanan dan telur memiliki kandungan purin jauh di bawah ambang batas.
Meski telur rebus aman bagi penderita asam urat, mengonsumsi makanan dalam jumlah sangat besar tetap menyebabkan asupan kalori berlebih yang memicu obesitas. Obesitas adalah salah satu faktor risiko munculnya penyakit asam urat.
Menjaga keseimbangan kalori yang sehat membantu mendukung berat badan yang sehat dan menghindarkan dari penyakit asam urat.
Mengapa telur rebus jadi pilihan protein terbaik?
Saat menderita asam urat, mengonsumsi sumber protein yang tepat bisa jadi tantangan tersendiri. Untuk mencegah asam urat, Anda harus membatasi konsumsi protein dari daging merah, jeroan dan seafood.
Telur rebus hadir sebagai solusi praktis dan bergizi. Telur juga mengandung sembilan asam amino esensial yang jadi blok pembangun protein yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh dan harus diperoleh melalui makanan.
Profil asam amino yang lengkap ini membuat telur rebus mampu mendukung pemeliharaan dan perbaikan otot tanpa beban purin tinggi yang terdapat pada daging merah atau jeroan. Bagi penderita asam urat yang perlu membatasi asupan protein hewani tertentu, telur menyediakan protein yang aman.
Telur utuh vs putih telur: Mana yang lebih baik?
Putih telur mengandung sebagian besar protein dalam sebutir telur, hampir tanpa lemak dan pada dasarnya tanpa purin. Jika mengonsumsi telur terutama untuk mendapatkan protein yang dibutuhkan dalam pengelolaan asam urat, putih telur akan memenuhi kebutuhan tersebut secara efektif.
Sebaliknya, kuning telur mengandung sebagian besar vitamin dan mineral telur seperti vitamin D, vitamin B12, kolin, zat besi, seng serta lemak sehat. Membuang kuning telur akan menghilangkan sebagian besar nilai gizi telur.
Baca Juga: Peradangan Sendi Asam Urat Makin Parah Akibat Konsumsi Gula Olahan Berlebihan
Bagi kebanyakan penderita asam urat, telur rebus utuh sangatlah cocok. Perlu dicatat bahwa penanganan asam urat terutama berfokus pada kandungan purin, bukan kolesterol dalam makanan.
Demikian informasi mengenai manfaat telur rebus untuk memenuhi asupan gizi penderita asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News