MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa cara menurunkan kolesterol tinggi alami tanpa konsumsi obat. Mau coba?
Kolesterol tinggi sering menjadi perhatian karena dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas. Saat hasil pemeriksaan menunjukkan angka kolesterol mulai meningkat, sebagian orang langsung berpikir bahwa obat adalah satu-satunya solusi. Padahal, pada kondisi tertentu dan sesuai anjuran tenaga medis, perubahan gaya hidup juga dapat membantu mendukung penurunan kadar kolesterol secara alami.
Kebiasaan sehari-hari seperti pola makan, aktivitas fisik, hingga kualitas tidur memiliki peran besar terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali memberikan dampak yang lebih terasa dalam jangka panjang.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Sayuran Penurun Kolesterol Alami yang Layak Dicoba
Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Alami Tanpa Konsumsi Obat
Melansir dari laman Health, berikut beberapa cara menurunkan kolesterol tinggi alami tanpa konsumsi obat:
1. Isi Piring dengan Lebih Banyak Makanan Nabati Utuh
Salah satu cara yang dapat membantu menurunkan kolesterol adalah memperbanyak makanan nabati yang minim proses, seperti:
- Buah-buahan
- Sayuran
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
- Gandum utuh
Makanan tersebut mengandung sterol nabati, yaitu senyawa alami yang bentuknya mirip kolesterol dan dapat membantu mengurangi penyerapannya di saluran pencernaan.
Jika dikonsumsi sekitar 2 gram per hari, sterol nabati dapat membantu menurunkan kolesterol LDL sekitar 8% hingga 12%.
Selain itu, makanan nabati juga kaya antioksidan yang membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
2. Utamakan Asupan Serat Terutama Serat Larut
Serat sering dianggap sepele, padahal berperan penting dalam menjaga kadar kolesterol.
Jenis yang paling membantu adalah serat larut yang terdapat pada:
- Oat
- Jelai
- Kacang-kacangan
- Lentil
- Biji chia
- Biji rami
- Apel
- Psyllium
Serat larut bekerja dengan membentuk gel di saluran pencernaan yang membantu mengikat kolesterol lalu membuangnya keluar dari tubuh.
Konsumsi sekitar 5 hingga 10 gram serat larut per hari dapat membantu menurunkan kolesterol LDL sekitar 5%.
3. Ganti Lemak Jenuh dengan Lemak Tak Jenuh
Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol LDL dan umumnya ditemukan pada:
- Daging merah
- Mentega
- Keju
- Minyak kelapa
- Minyak sawit
- Makanan olahan
Sebagai gantinya, pilih sumber lemak tak jenuh seperti:
- Minyak zaitun
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
- Ikan berlemak
Omega 3 dari ikan seperti salmon dan sarden juga baik untuk mendukung kesehatan jantung dan membantu mengelola trigliserida.
4. Coba Pola Makan Portfolio Diet
Portfolio Diet adalah pola makan yang dirancang untuk membantu menurunkan kolesterol.
Pola ini menggabungkan beberapa komponen utama seperti:
- Sterol nabati
- Serat larut
- Protein kedelai
- Kacang-kacangan
Beberapa penelitian menunjukkan pola makan ini dapat membantu menurunkan kolesterol LDL secara signifikan bila dilakukan secara konsisten.
Contoh menunya bisa berupa oatmeal dengan almond, sup lentil, atau tumis tahu.
Baca Juga: 10 Tanda Kolesterol Naik pada Tubuh yang Jarang Disadari, Perhatikan ya
5. Kurangi Karbohidrat Olahan dan Gula Tambahan
Bukan hanya lemak yang memengaruhi kolesterol. Karbohidrat olahan dan gula tambahan juga dapat meningkatkan trigliserida dan memengaruhi kesehatan jantung.
Batasi konsumsi:
- Minuman manis
- Roti putih
- Kue manis
- Camilan ultra olahan
Sebagai gantinya, pilih biji-bijian utuh agar metabolisme tubuh lebih terjaga.
6. Mulai Bergerak Setiap Hari
Aktivitas fisik dapat membantu:
- Meningkatkan kolesterol HDL atau kolesterol baik
- Menurunkan trigliserida
- Mengurangi lemak di sekitar organ tubuh
Target yang sering dianjurkan adalah sekitar 150 menit olahraga intensitas sedang per minggu.
Bahkan peningkatan aktivitas ringan setiap hari tetap memberikan manfaat.
7. Perhatikan Tidur, Stres, dan Konsumsi Alkohol
Tidur yang kurang dan stres berkepanjangan dapat mengganggu metabolisme tubuh dan memengaruhi pola kolesterol.
Selain itu, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan trigliserida.
Menjaga kualitas tidur, mengelola stres, menghindari rokok, serta membatasi makanan ultra olahan dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
8. Pahami bahwa Faktor Genetik Juga Berperan
Pada sebagian orang, kolesterol tinggi dipengaruhi faktor keturunan sehingga perubahan gaya hidup saja mungkin belum cukup.
Dokter biasanya mempertimbangkan berbagai faktor seperti:
- Riwayat keluarga
- Tekanan darah
- Diabetes
- Risiko penyakit jantung secara keseluruhan
Jika diperlukan, perubahan gaya hidup dapat dikombinasikan dengan pengobatan agar hasilnya lebih optimal.
Baca Juga: 4 Cara Membuat Oatmeal yang Ampuh Menurunkan Kolesterol Tinggi
Itulah beberapa cara menurunkan kolesterol tinggi alami tanpa konsumsi obat. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News