M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Lemak Itu Jahat? Ini 5 Mitos Tentang Lemak yang Wajib Anda Tahu

Benarkah Lemak Itu Jahat? Ini 5 Mitos Tentang Lemak yang Wajib Anda Tahu
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Mitos tentang lemak sudah begitu lekat di benak banyak orang. Bahkan, sebagian besar menganggap bahwa lemak adalah asupan jahat bagi tubuh.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa jika mau langsing, maka jauhi lemak, lemak itu tidak baik bagi kesehatan, dan sebagainya.

Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah dan juga tidak sepenuhnya benar. Karena pada kenyataannya, lemak juga dibutuhkan oleh tubuh. Namun dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Karena jika berlebihan, maka anggapan tersebut bisa menjadi menjadi kenyataan. Jadi, lemak sendiri tidak selalu bersifat jahat ya.

Baca Juga: Penumpukan Lemak Visceral pada Perut Buncit Membawa Risiko Lonjakan Kolesterol

Mitos tentang lemak sering kali disebarkan tanpa penjelasan ilmiah yang utuh. Padahal, jika Anda mencoba untuk mengulik kembali terkait lemak, maka lemak adalah zat gizi yang berfungsi sebagai sumber dan cadangan energi, lo.

Selain itu, lemak juga bisa melindungi organ vital, mengatur suhu tubuh, dan membantu dalam penyerapan vitamin A, D, E, dan K. 

Dengan begitu, masalahnya bukan pada lemak itu sendiri, melainkan pada jenis, jumlah, dan cara pengolahannya.

Baca Juga: Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: Bahaya Lemak Trans Intai Pembuluh Darah

Berikut beberapa mitos tentang lemak yang beredar di masyarakat, sebagaimana dikutip dari www.klikdokter.com:

1. Makan lemak bikin berat badan naik

Anggapan bahwa lemak bisa membuat berat badan naik memang benar. Namun, akan berbeda jika Anda mengonsumsi lemak dengan jenis dan jumlah yang tepat. Di mana lemak yang ini bisa menjadi bagian dari pola makan sehat Anda.

Perlu diketahui bahwa lemak adalah zat nutrisi yang dicerna oleh tubuh lebih lambat daripada karbohidrat, serta merangsang pelepasan hormon rasa kenyang.

Dengan keluarnya hormon tersebut, hal ini akan mencegah Anda untuk makan secara berlebihan. Beberapa lemak sehat yang baik untuk dikonsumsi misalnya saja minyak zaitun, alpukat, ikan salmon, dan kacang-kacangan.

2. Jangan makan daging saat diet

Pernahkah Anda mendengar larangan makan daging saat sedang diet? Alasannya karena daging tinggi akan lemak yang bisa membuat program diet Anda terganggu.

Meski hal tersebut tidak salah, namun dalam hal ini penting untuk memilih jenis daging yang tepat serta mengonsumsinya dalam jumlah yang seimbang.

Buat Anda yang sedang diet, pastikan menghindari bagian daging yang berlemak. Selain itu, hindari juga memasak daging dengan minyak banyak dan bersuhu tinggi.

Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya transformasi lemak jahat di daging tersebut. 

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Menyiksa, Panduan Aman Usir Lemak di Perut

3. Jangan makan telur karena meningkatkan kolesterol

Tak sedikit yang percaya bahwa makan telur bisa membuat kolesterol melonjak. 

Perlu Anda ketahui bahwa kebutuhan kolesterol harian adalah maksimal 300 miligram. Sedangkan, dalam 1 butir telur ayam hanya mengandung 212 miligram kolesterol.

Jadi, selama Anda mengonsumsi telur dalam jumlah yang sewajarnya saja, maka kolesterol Anda akan tetap aman. Apalagi telur sendiri memiliki zat gizi lengkap, seperti protein, vitamin A, B, D, dan E.

4. Mengurangi makan lemak efektif turunkan berat badan

Apakah dengan mengurangi asupan lemak, hal ini cukup efektif untuk menurunkan berat badan?

Tidak. Anda juga perlu menyertainya dengan pola makan seimbang serta gaya hidup sehat lainnya. Salah satunya dengan rutin berolahraga.

Cara membakar lemak tubuh yang paling tepat adalah dengan olahraga. Jadi, bukan hanya sekadar membatasi asupan makanan berlemak ya.

Baca Juga: Sering Bikin Enggak Pede, Begini 7 Cara Membakar Lemak di Bokong Secara Alami

5. Makan sedikit agar lemak berkurang

Mitos tentang lemak berikutnya yang membuat para pejuang diet gagal di tengah jalan adalah menganggap bahwa makan sedikit akan membuat lemak berkurang.

Membatasi makanan-makanan tertentu bisa membuat Anda merasa lemas dan kurang berenergi. Selama menjalani diet, Anda bisa tetap makan tiga kali sehari, lo.

Namun, hal yang perlu diubah adalah menu dan porsinya yang harus disesuaikan. Jika biasanya Anda makan dalam porsi yang banyak, maka coba untuk menguranginya sedikit demi sedikit.

Jadi, penting untuk tidak menelan mentah-mentah setiap mitos tentang lemak yang beredar di media sosial atau lingkungan sekitar ya. Tetaplah bijak dan jalani diet Anda dengan penuh kebahagiaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita ke Perempatfinal

Hasil Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (29/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melenggang ke perempatfinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.