MOMSMONEY.ID - Mitos tentang lemak sudah begitu lekat di benak banyak orang. Bahkan, sebagian besar menganggap bahwa lemak adalah asupan jahat bagi tubuh.
Tak sedikit yang mengatakan bahwa jika mau langsing, maka jauhi lemak, lemak itu tidak baik bagi kesehatan, dan sebagainya.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah dan juga tidak sepenuhnya benar. Karena pada kenyataannya, lemak juga dibutuhkan oleh tubuh. Namun dalam jumlah yang tidak berlebihan.
Karena jika berlebihan, maka anggapan tersebut bisa menjadi menjadi kenyataan. Jadi, lemak sendiri tidak selalu bersifat jahat ya.
Baca Juga: Penumpukan Lemak Visceral pada Perut Buncit Membawa Risiko Lonjakan Kolesterol
Mitos tentang lemak sering kali disebarkan tanpa penjelasan ilmiah yang utuh. Padahal, jika Anda mencoba untuk mengulik kembali terkait lemak, maka lemak adalah zat gizi yang berfungsi sebagai sumber dan cadangan energi, lo.
Selain itu, lemak juga bisa melindungi organ vital, mengatur suhu tubuh, dan membantu dalam penyerapan vitamin A, D, E, dan K.
Dengan begitu, masalahnya bukan pada lemak itu sendiri, melainkan pada jenis, jumlah, dan cara pengolahannya.
Baca Juga: Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: Bahaya Lemak Trans Intai Pembuluh Darah
Berikut beberapa mitos tentang lemak yang beredar di masyarakat, sebagaimana dikutip dari www.klikdokter.com:
1. Makan lemak bikin berat badan naik
Anggapan bahwa lemak bisa membuat berat badan naik memang benar. Namun, akan berbeda jika Anda mengonsumsi lemak dengan jenis dan jumlah yang tepat. Di mana lemak yang ini bisa menjadi bagian dari pola makan sehat Anda.
Perlu diketahui bahwa lemak adalah zat nutrisi yang dicerna oleh tubuh lebih lambat daripada karbohidrat, serta merangsang pelepasan hormon rasa kenyang.
Dengan keluarnya hormon tersebut, hal ini akan mencegah Anda untuk makan secara berlebihan. Beberapa lemak sehat yang baik untuk dikonsumsi misalnya saja minyak zaitun, alpukat, ikan salmon, dan kacang-kacangan.
2. Jangan makan daging saat diet
Pernahkah Anda mendengar larangan makan daging saat sedang diet? Alasannya karena daging tinggi akan lemak yang bisa membuat program diet Anda terganggu.
Meski hal tersebut tidak salah, namun dalam hal ini penting untuk memilih jenis daging yang tepat serta mengonsumsinya dalam jumlah yang seimbang.
Buat Anda yang sedang diet, pastikan menghindari bagian daging yang berlemak. Selain itu, hindari juga memasak daging dengan minyak banyak dan bersuhu tinggi.
Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya transformasi lemak jahat di daging tersebut.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Menyiksa, Panduan Aman Usir Lemak di Perut
3. Jangan makan telur karena meningkatkan kolesterol
Tak sedikit yang percaya bahwa makan telur bisa membuat kolesterol melonjak.
Perlu Anda ketahui bahwa kebutuhan kolesterol harian adalah maksimal 300 miligram. Sedangkan, dalam 1 butir telur ayam hanya mengandung 212 miligram kolesterol.
Jadi, selama Anda mengonsumsi telur dalam jumlah yang sewajarnya saja, maka kolesterol Anda akan tetap aman. Apalagi telur sendiri memiliki zat gizi lengkap, seperti protein, vitamin A, B, D, dan E.
4. Mengurangi makan lemak efektif turunkan berat badan
Apakah dengan mengurangi asupan lemak, hal ini cukup efektif untuk menurunkan berat badan?
Tidak. Anda juga perlu menyertainya dengan pola makan seimbang serta gaya hidup sehat lainnya. Salah satunya dengan rutin berolahraga.
Cara membakar lemak tubuh yang paling tepat adalah dengan olahraga. Jadi, bukan hanya sekadar membatasi asupan makanan berlemak ya.
Baca Juga: Sering Bikin Enggak Pede, Begini 7 Cara Membakar Lemak di Bokong Secara Alami
5. Makan sedikit agar lemak berkurang
Mitos tentang lemak berikutnya yang membuat para pejuang diet gagal di tengah jalan adalah menganggap bahwa makan sedikit akan membuat lemak berkurang.
Membatasi makanan-makanan tertentu bisa membuat Anda merasa lemas dan kurang berenergi. Selama menjalani diet, Anda bisa tetap makan tiga kali sehari, lo.
Namun, hal yang perlu diubah adalah menu dan porsinya yang harus disesuaikan. Jika biasanya Anda makan dalam porsi yang banyak, maka coba untuk menguranginya sedikit demi sedikit.
Jadi, penting untuk tidak menelan mentah-mentah setiap mitos tentang lemak yang beredar di media sosial atau lingkungan sekitar ya. Tetaplah bijak dan jalani diet Anda dengan penuh kebahagiaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News