MOMSMONEY.ID - Minum suplemen vitamin berikut ini dapat membantu mengontrol kadar kolesterol tinggi. Sterol dan stanol yang juga dikenal sebagai fitosterol terbukti dapat menurunkan kolesterol.
Sebuah tinjauan terhadap 124 penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 di British Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi fitosterol hingga 3,3 gram per hari mampu menurunkan kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL).
Penurunan tersebut sebesar 6% hingga 12% setelah sekitar empat minggu. Shelly Latte-Naor, dokter penyakit dalam menjelaskan bahwa sterol dan stanol tanaman memiliki struktur yang mirip dengan kolesterol.
Baca Juga: Susah Tidur Pengaruhi Gen Pengatur Kolesterol & Picu Ketidakseimbangan Hormon
Dilansir dari Joinmidi.com, zat-zat ini mengurangi jumlah kolesterol yang diserap oleh usus, sehingga menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Anda juga bisa mendapatkan zat ini dalam buah-buahan, sayuran, minyak nabati, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Namun, jumlah yang diperoleh biasanya kurang dari 600 mg fitosterol per hari. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dosis efektif 2 gram yang bisa didapatkan dari produk olahan susu yang diperkaya fortified.
Berikut beberapa rekomendasi suplemen vitamin yang bantu mengontrol kadar kolesterol tinggi:
1. Omega-3
Meski asam lemak omega-3 yang biasanya ditemukan dalam ikan berlemak dan suplemen minyak ikan tidak menurunkan kolesterol, zat ini diperkirakan dapat mengurangi jenis lemak lain dalam darah yang disebut trigliserida. Kadar trigliserida yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan sirkulasi darah.
Sebuah analisis terhadap 90 studi yang melibatkan 72.598 peserta yang diterbitkan pada tahun 2023 di Journal of the American Heart Association, menemukan bahwa konsumsi suplemen yang mengandung dua jenis omega-3 setiap hari selama sekitar 13 minggu menyebabkan penurunan kadar trigliserida dalam darah.
Penurunan ini terlihat baik pada orang dengan kolesterol tinggi maupun mereka yang tidak memiliki masalah kolesterol tinggi. Penelitian tersebut mengamati efek suplemen yang mengandung 2 gram omega-3 jenis docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA).
Omega-3 jenis DHA dan EPA secara alami ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan ikan teri. Sedangkan, jenis omega-3 yang disebut alpha-linolenic acid (ALA) terdapat dalam beberapa jenis kacang-kacangan dan biji-bijian.
Akan tetapi, suplemen omega-3 tidak disarankan untuk pencegahan penyakit jantung. Kecuali, jika diresepkan oleh dokter umum untuk mengatasi kadar trigliserida tinggi.
2. Niasin
Niasin atau vitamin B3 dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL). Kebanyakan orang bisa mendapatkan asupan yang cukup melalui pola makan yang mencakup daging, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal dan roti yang diperkaya nutrisi.
Mengonsumsi niasin sebagai suplemen juga dapat menyebabkan kulit memerah. Baru-baru ini, sebuah studi terhadap 1.162 orang yang diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine pada tahun 2024 mengindikasikan bahwa kadar niasin yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke.
3. Serat larut air
Serat ini mengikat kolesterol di dalam usus dan membantu mengeluarkannya dari tubuh. Menurut National Lipid Association, mengonsumsi 5 hingga 10 gram serat larut air setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL setidaknya 5 hingga 11 poin.
Untuk memenuhi kebutuhan harian tersebut, konsumsilah setengah cangkir biji-bijian utuh, setengah cangkir kacang-kacangan, dan 2 sendok makan alpukat. Jika menggunakan suplemen, psyllium adalah salah satu jenis suplemen serat larut air yang paling umum digunakan.
4. Konsumsi CoQ10
Menambahkan CoQ10 ke dalam pengobatan statin dapat meningkatkan efek penurunan kadar lemak (lipid), mengurangi nyeri otot, dan memberikan manfaat kardiovaskular.
Baca Juga: Kebiasaan Minum Kopi Espresso 3-5 Cangkir Picu Kolesterol Naik
Diagnosis kolesterol tinggi dan peran suplemen
Pemeriksaan profil lipid sebagai bagian dari tes darah sederhana dapat menunjukkan kadar kolesterol dan trigliserida. Karena kolesterol hanyalah salah satu faktor risiko penyakit jantung, tenaga medis juga akan memeriksa tekanan darah, riwayat keluarga, berat badan dan lingkar pinggang, kebiasaan dan penyakit metabolik.
Pertama, berkonsultasilah dengan dokter yang memahami masalah kolesterol. Obat-obatan yang diresepkan dokter tentu efektif, Anda bisa mengoptimalkan upaya penurunan kolesterol dengan konsumsi salah satu suplemen di atas.
Efektivitasnya akan lebih optimal jika dibarengi dengan perubahan kebiasaan hidup sehat. Inilah rekomendasi manfaat minum suplemen vitamin berikut bantu mengontrol kadar kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News