M O M S M O N E Y I D
AturUang

Begini Cara Menghitung Dana Darurat yang Penting untuk Finansial Anda

Begini Cara Menghitung Dana Darurat yang Penting untuk Finansial Anda
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Perhatikan, ya! Rupanya begini cara menghitung dana darurat yang penting untuk finansial Anda.

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan dengan pasti. Tiba-tiba sakit, kehilangan pekerjaan, atau kendaraan yang rusak berat bisa datang kapan saja tanpa diduga.

Situasi ini kerap membuat orang kelimpungan karena tidak ada dana yang disiapkan sebelumnya. Inilah peran penting dana darurat.

Melansir dari laman Prudential, dana darurat berfungsi sebagai pelindung ketika Anda menghadapi hal-hal tak terduga yang membutuhkan biaya besar.

Sering kali orang lebih fokus menabung untuk liburan atau membeli barang impian, tetapi melupakan dana darurat.

Padahal, inilah fondasi utama dalam perencanaan keuangan. Tanpa dana darurat, rencana finansial lain bisa berantakan hanya karena satu kejadian tak terduga.

Baca Juga: 5 Cara Mendaki Tangga Kekayaan untuk Orang Kelas Menengah

Mengapa Dana Darurat Itu Penting?

Dana darurat berfungsi sebagai penyangga saat kondisi mendesak terjadi. Tanpa dana ini, banyak orang terpaksa berutang dengan bunga tinggi, menjual aset berharga, atau mengorbankan kebutuhan penting lainnya.

Dengan memiliki dana darurat, ini yang akan Anda dapatkan:

  • Anda lebih tenang secara mental, karena tahu ada cadangan finansial.
  • Terhindar dari utang konsumtif, seperti pinjaman online atau kartu kredit.
  • Rencana keuangan tetap aman, karena tidak perlu mengutak-atik dana tabungan pensiun atau investasi.

Cara Menghitung Dana Darurat

Jumlah dana darurat berbeda untuk setiap orang, tergantung situasi dan kebutuhan hidup. Di bawah ini adalah cara menghitung dana darurat:

1. Catat Biaya Hidup Bulanan

Hitung pengeluaran rutin bulanan Anda, mulai dari makan, transportasi, listrik, air, cicilan, hingga biaya lain yang tidak bisa dihindari. Misalnya, totalnya Rp7 juta per bulan.

2. Tentukan Durasi Cadangan

Pakar keuangan biasanya menyarankan:

  • Lajang tanpa tanggungan: 3–6 kali pengeluaran bulanan.
  • Menikah tanpa anak: 6 kali pengeluaran bulanan.
  • Menikah dengan anak: 9–12 kali pengeluaran bulanan.

Durasi ini dipilih karena semakin banyak tanggungan, semakin besar pula risiko finansial yang harus diantisipasi.

3. Hitung dengan Rumus Sederhana

Pengeluaran bulanan x jumlah bulan cadangan

Contoh:

  • Jika Anda lajang dengan pengeluaran Rp7 juta/bulan, maka dana darurat ideal = Rp7 juta x 3 = Rp21 juta.
  • Jika sudah berkeluarga dengan anak, maka dana darurat ideal = Rp7 juta x 12 = Rp84 juta.

Dengan cara ini, Anda bisa tahu target yang jelas sesuai kondisi pribadi.

Baca Juga: 5 Sumber Passive Income yang Paling Baik Menurut Warren Buffet

Tips Mengumpulkan Dana Darurat

Mengetahui target saja belum cukup, Anda juga perlu strategi untuk mencapainya. Inilah sejumlah tips mengumpulkan dana darurat:

1. Sisihkan Dana Khusus Setiap Bulan

Alokasikan minimal 10% dari penghasilan untuk dana darurat. Disiplinlah seperti membayar tagihan wajib. Jika penghasilan Rp7 juta, berarti Rp700 ribu/bulan untuk dana darurat.

2. Gunakan Rekening Terpisah

Pisahkan dana darurat dari rekening utama agar tidak tergoda menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif. Tabungan dengan akses mudah misalnya mobile banking lebih disarankan ketimbang investasi berisiko tinggi.

3. Mulai dari Target Kecil

Jika angka ratusan juta terasa berat, pecah target menjadi tahapan. Misalnya, fokus mencapai dana 3 bulan dulu, lalu naik ke 6 bulan, hingga akhirnya 12 bulan.

Baca Juga: 10 Tips Jitu Konsisten Menabung yang Bisa Anda Terapkan

4. Manfaatkan Bonus atau Penghasilan Tambahan

Setiap kali mendapat THR, bonus, atau penghasilan sampingan, prioritaskan sebagian untuk mempercepat pencapaian dana darurat.

5. Jangan Gunakan Kecuali Mendesak

Dana darurat hanya dipakai untuk situasi darurat sejati, seperti kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, atau kebutuhan mendesak lain. Jangan gunakan untuk liburan, belanja, atau keperluan gaya hidup.

Di Mana Sebaiknya Menyimpan Dana Darurat?

Karena sifatnya yang harus mudah dicairkan kapan saja, dana darurat sebaiknya tidak disimpan dalam bentuk investasi berisiko tinggi. Pilihan yang aman antara lain:

  • Tabungan bank dengan akses ATM atau mobile banking.
  • Deposito jangka pendek yang mudah dicairkan.
  • Reksa dana pasar uang dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi.

Tujuannya adalah keamanan dan kemudahan akses, bukan keuntungan besar.

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan di Usia 20-an, Anak Muda Wajib Tahu

Demikianlah ulasan tentang cara menghitung dana darurat. Dana darurat mungkin terdengar sederhana, tetapi perannya sangat vital dalam menjaga stabilitas keuangan.

Dengan memiliki cadangan dana yang cukup, Anda tidak hanya melindungi diri dari krisis finansial, tetapi juga memberi ruang aman untuk melanjutkan rencana keuangan lain seperti investasi atau menyiapkan dana pensiun.

Mulailah dari sekarang, meski jumlahnya kecil. Konsistensi jauh lebih penting daripada menunggu waktu yang tepat untuk menabung. Semakin cepat Anda membangunnya, semakin kokoh fondasi finansial yang Anda miliki.

Jadikan dana darurat sebagai prioritas utama, karena inilah tameng pertama Anda menghadapi ketidakpastian hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Rekomendasi Sup Sehat yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Yuk, intip beberapa rekomendasi sup sehat yang bikin kenyang lebih lama berikut ini. Ada apa saja, ya?  

4 Makanan yang Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus

Ada beberapa makanan yang bisa menurunkan risiko kanker usus, lho. Mari intip beberapa di antaranya berikut ini! 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/3), Siaga Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 4 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Sini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/3) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (4/3) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Ramadan Anti Boncos, Semua Bisa Lebih Hemat dengan Promo blu by BCA Digital

Manfaatkan promo dari blu by BCA Digital untuk penuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dari urusan war takjil hingga mudik.

Ini 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Kripto Menguji Naik 24 Jam Terakhir

Di pasar kripto global yang menguji naik, Near Protocol (NEAR) menduduki puncak top gainers 24 jam. 

Polytron Konversi Kilometer jadi Donasi bagi Pengguna Motor Listrik, Begini Caranya!

Polytron meluncurkan kampanye sosial #KilometerKebaikan. 1 kilometer perjalanan menggunakan motor listrik Polytron dikonversi jadi donasi Rp 50.

Harga Emas Berfluktuasi Setelah Reli Empat Hari, Ini Pemicunya!

Harga emas sore ini di pasar global turun ke sekitar US$ 5.300 per troi ons, setelah sempat naik 1,1%. 

Jawab Tantangan Global, Penguatan Kualitas Guru Madrasah Jadi Langkah Strategis

Kementerian Agama dan British Council berkolaborasi memperkuat kemampuan bahasa Inggris para guru madrasah di Indonesia. 

Promo 3.3 The Body Shop Ramadan Big Sale, Diskon hingga 50% Berlaku 1-6 Maret 2026

Promo The Body Shop 3.3 Ramadan Big Sale Diskon s/d 50% Periode 1-6 Maret 2026, cek di sini untuk belanja skincare dan body care.