M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Komplikasi Kadar Gula Darah yang Tidak Terkontrol, Ini Ulasan Lengkapnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui bahaya komplikasi kadar gula darah yang tidak terkontrol berikut ini. Jangan disepelekan, ya!

Apakah Anda tahu bahwa kadar gula darah yang tidak terkendali dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius bagi tubuh?

Banyak orang sering kali tidak menyadari dampak jangka panjang dari kadar gula darah yang tinggi atau terlalu rendah, hingga komplikasi tersebut mulai muncul.

Baik bagi penderita diabetes maupun mereka yang berisiko, memahami bahaya komplikasi akibat gula darah yang tidak terkontrol adalah langkah penting untuk mencegahnya.

MomsMoney akan mengulasnya secara lengkap untuk Anda di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: Apakah Minum Air Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi? Ini Jawabannya

Apa Itu Kadar Gula Darah yang Tidak Terkontrol?

Gula darah yang tidak terkontrol terjadi ketika kadar glukosa dalam darah berada di luar batas sehat, baik terlalu tinggi (hiperglikemia) maupun terlalu rendah (hipoglikemia). Kondisi ini sering menjadi tanda diabetes, tetapi juga bisa berbahaya bagi siapa saja, bahkan bagi orang tanpa diabetes.

Dikutip dari laman WebMD, glukosa adalah sumber energi utama tubuh yang diperoleh dari makanan dan minuman, terutama karbohidrat. Insulin, hormon yang dilepaskan oleh pankreas, berfungsi membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa untuk digunakan sebagai energi.

Namun, pada penderita diabetes, tubuh tidak dapat mengelola glukosa dengan baik karena tidak cukup memproduksi insulin (diabetes tipe 1) atau karena sel tubuh tidak merespons insulin secara optimal (diabetes tipe 2).

Jika kadar gula darah terlalu tinggi untuk waktu yang lama, ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Oleh karena itu, menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal sangat penting, baik untuk penderita diabetes maupun orang tanpa diabetes.

Dokter biasanya akan memberikan kisaran target gula darah yang sesuai untuk Anda, serta langkah-langkah yang harus dilakukan jika kadar gula darah di luar batas tersebut.

Baca Juga: Apa Penyebab Gula Darah Tinggi pada Orang yang Tidak Diabetes?

Berapa Kadar Gula Darah yang Berbahaya?

Di bawah ini adalah kisaran kadar gula darah berbahaya yang harus Anda ketahui:

  • Hiperglikemia (gula darah tinggi): Untuk penderita diabetes, gula darah di atas 180 mg/dL dalam waktu 2 jam setelah makan dianggap terlalu tinggi. Semakin tinggi kadarnya, semakin berbahaya.
  • Hipoglikemia (gula darah rendah): Gula darah di bawah 70 mg/dL dianggap terlalu rendah, dan jika turun di bawah 40 mg/dL, kondisi ini dapat mengancam nyawa.

Baca Juga: Cara Menurunkan Gula Darah dengan Cepat saat Darurat di Rumah

Komplikasi Kadar Gula Darah yang Tidak Terkontrol

Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh, dari kepala hingga kaki. Jika dibiarkan tidak terkontrol dalam waktu lama, kondisi ini bisa menyebabkan berbagai masalah serius, seperti:

  • Penyakit jantung atau serangan jantung
  • Stroke
  • Kerusakan pada ginjal
  • Gangguan pada saraf
  • Kerusakan pada mata
  • Masalah pada kulit

Baca Juga: 6 Minuman Sehat yang Terbukti Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi

Demikianlah ulasan tentang bahaya komplikasi kadar gula darah yang tidak terkontrol. Gula darah yang tidak terkontrol adalah kondisi yang serius dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan jangka panjang.

Baik hiperglikemia maupun hipoglikemia sama-sama berbahaya jika tidak ditangani. Oleh karena itu, penting untuk memantau kadar gula darah secara teratur, memahami gejala yang muncul, dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Jika Anda mengalami gejala gula darah tinggi atau rendah, segera periksakan diri ke dokter. Dengan menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, dan mematuhi pengobatan yang direkomendasikan dokter, Anda dapat mengelola gula darah dengan lebih baik dan mencegah komplikasi serius.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Rempah-Rempah yang Membantu Mengontrol Gula Darah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Buah Kaya Kandungan Serat Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Ini daftar buah tinggi serat yang bagus untuk diet menurunkan berat badan dan memenuhi kebutuhan serat harian. Jangan dilewatkan, ya.

25 Ucapan HUT Bank Mandiri Ke-28 Tahun 2026 untuk Caption di Media Sosial

Pada tahun ini, Bank Mandiri merayakan ulang tahun yang ke-28 tahun. Inilah beberapa ucapan HUT Bank Mandiri 2026 yang bisa dipakai.​

20+ Ucapan Hari Batik Nasional 2026, Ajak Lestarikan Warisan Khas Indonesia

Untuk merayakan Hari Batik Nasional 2026, berikut ucapan yang dapat Anda gunakan untuk mengungkapkan rasa cinta Anda terhadap batik Indonesia.

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.