M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Penyebab Kolesterol Tinggi secara Tiba-Tiba? Kemungkinan Ini Penyebabnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apa penyebab kolesterol tinggi secara tiba-tiba? Mari ketahui beberapa kemungkinan penyebabnya di sini.

Kolesterol tinggi sering kali berkembang secara bertahap akibat gaya hidup yang kurang sehat. Namun, ada kasus di mana kadar kolesterol seseorang meningkat secara tiba-tiba.

Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya faktor tertentu yang memengaruhi tubuh secara mendadak. Lantas, apa penyebab kolesterol tinggi secara tiba-tiba? Melansir dari Healthline, ini dia kemungkinan penyebabnya:

1. Konsumsi kopi berlebihan

Minum kopi, terutama yang berbasis espresso, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Hal ini disebabkan oleh senyawa minyak yang disebut diterpen, yang ditemukan dalam kopi tanpa filter seperti espresso atau kopi Turki.

Diterpen menghambat sintesis asam empedu yang dapat memicu lonjakan kolesterol. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi empat cangkir espresso per hari dapat meningkatkan kadar kolesterol. Untuk meminimalkan risiko, pertimbangkan untuk membatasi konsumsi kopi tanpa filter.

Baca Juga: 10 Cara Sehat Menurunkan Kolesterol Tinggi secara Alami, Ayo Coba Terapkan

2. Stres psikologis

Stres kronis dapat memengaruhi kadar kolesterol Anda. Hormon stres seperti kortisol dapat memicu peningkatan kolesterol LDL dan kolesterol total. Kortisol juga meningkatkan peradangan dan kadar gula darah, yang berdampak buruk pada metabolisme lipid.

Mengelola stres dengan teknik seperti meditasi, olahraga, atau latihan pernapasan dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol.

3. Merokok

Merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Nikotin dalam rokok memicu pelepasan katekolamin, yang mempercepat pemecahan lemak dan produksi kolesterol jahat. Cara terbaik untuk mengurangi risiko ini adalah dengan berhenti merokok.

Baca Juga: Apa Saja Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai? Selengkapnya di Sini

4. Obat-obatan tertentu

Beberapa obat dapat meningkatkan kadar kolesterol dengan mengubah metabolisme lipid dalam tubuh. Obat-obatan ini meliputi:

  • Obat antihipertensi
  • Beta-blocker
  • Antipsikotik
  • Retinoid
  • Antikonvulsan
  • Obat antivirus

Obat-obatan tertentu juga dapat memicu kenaikan berat badan, yang secara tidak langsung memengaruhi kadar kolesterol. Jika Anda mengonsumsi obat-obatan ini, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan langkah yang tepat.

5. Kehamilan

Selama kehamilan, kadar kolesterol darah secara alami meningkat sebesar 30–40% karena kolesterol diperlukan untuk mendukung perkembangan janin. Namun, pada beberapa kasus, kadar kolesterol bisa meningkat terlalu tinggi, dikenal sebagai hiperkolesterolemia gestasional.

Dokter biasanya akan merekomendasikan perubahan pola makan atau obat penurun lipid untuk mengelola kondisi ini.

Baca Juga: Apa Saja Jenis Makanan Pemicu Kolesterol Tinggi? Ini 15 Daftarnya

6. Penurunan berat badan yang cepat

Penurunan berat badan yang drastis juga dapat menyebabkan lonjakan sementara kadar kolesterol LDL. Kondisi ini terjadi karena perubahan metabolisme yang memengaruhi distribusi lemak dalam tubuh.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, lakukan secara bertahap di bawah bimbingan profesional kesehatan.

Itulah ulasan tentang apa penyebab kolesterol tinggi secara tiba-tiba. Kolesterol tinggi terjadi ketika kadar kolesterol darah mencapai 200 mg/dL atau lebih. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Beberapa faktor, seperti konsumsi kopi berlebihan, stres, merokok, kehamilan, obat-obatan tertentu, dan penurunan berat badan yang cepat, dapat menyebabkan lonjakan kolesterol secara tiba-tiba.

Baca Juga: 13 Daftar Makanan yang Ampuh Menurunkan Kolesterol Tinggi

Untuk mengetahui kadar kolesterol Anda, lakukan tes darah secara rutin dan konsultasikan dengan dokter untuk memahami penyebab dan cara mengelolanya.

Dengan kombinasi pola hidup sehat dan perawatan medis, Anda dapat mengontrol kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kolesterol Turun, 6 Olahraga Ini Bantu Pacu HDL Naik & Bikin Berat Badan Ideal

Jarang jalan kaki memicu risiko jantung. Ketahui durasi minimal aktivitas harian yang ampuh melipatgandakan kadar kolesterol HDL.

Ide Kado Self Care Murah untuk Diri Sendiri dan Teman

Berikut ada beberapa ide kado self care yang bisa diberikan untuk teman maupun diri sendiri sebagai self reward.​  

Pilihan Ikan Rendah Purin Tekan Risiko Kekambuhan Asam Urat Secara Efektif

Ikan kod hanya mengandung 98 mg purin per 100 gram. Temukan cara mengolahnya agar omega-3 terserap tanpa memicu nyeri sendi asam urat.

Jadi Lalapan Populer, Ternyata Kemangi Bisa Cegah Kanker

Sering dijadikan lalapan sehat ataupun bahan masakan Asia, mari ketahui apa saja manfaat makan daun kemangi di sini.​  

Layar AMOLED HP Oppo A6 Pro Tembus 1.400 Nits, Baterainya Awet Sampai 5 Tahun

Panel AMOLED 120Hz HP Oppo A6 Pro tembus kecerahan puncak 1.400 nits. Intip rahasia layarnya tetap terang benderang di luar ruangan.

Intip Tips Skincare dan Cara Menjaga Kesehatan Kulit Ala Artis Korea

Ekstrak akar milk vetch dan oksigen ternyata jadi kunci kulit glowing. Cek rekomendasi produk skincare yang kaya nutrisi.

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.