M O M S M O N E Y I D
Santai

Apa itu Kualitas Udara dan Faktor yang Memengaruhinya?

Apa itu Kualitas Udara dan Faktor yang Memengaruhinya?
Reporter: Muhammad Fatih  |  Editor: Muhammad Al Fatih


MOMSMONEY.ID - Mengenal kualitas udara dan beberapa faktor yang memengaruhinya. Simak penjelasan dari BMKG berikut ini, yuk.

Udara yang dihirup sehari-hari adalah salah satu fondasi kesehatan. Kualitas udara yang dihirup bisa memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

Mengutip laman resmi BMKG, Rabu (18/3), kualitas udara adalah ukuran kebersihan dari polutan yang tak kasat mata. Partikel kecil yang berbahaya di udara membahayakan kesehatan ketika dihirup.

Secara umum, kualitas udara dipengaruhi oleh pencemaran udara dan efek gas rumah kaca.

Pencemaran udara berasal dari asap kendaraan, emisi pabrik industri, dan pembakaran sampah yang melepas zat berbahaya ke atmosfer.

Baca Juga: Fakta Ruang Khusus Merokok Tidak Efektif Menekan Polusi Udara

Udara yang tercemar dapat mengganggu sistem pernapasan, ekosistem lingkungan, dan menurunkan kualitas hidup.

Gas rumah kaca (GRK) adalah selimut alami bagi bumi. Fungsi GRK adalah mengontrol suhu di Bumi agar tetap stabil. Gas-gas utamanya meliputi karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida.

Beberapa unsur pencemaran udara menurunkan kualitas udara. Seperti partikulat yang berasal dari asap kendaraan, pabrik industri, dan pembakaran sampah. Ada juga sulfur dioksida yang berasal dari pembakaran minyak dan batubara.

GRK berperan dalam pemanasan global dan perubahan iklim. Beberapa unsur GRK yang memengaruhi kualitas udara seperti metana yang berasal dari tambang, nitrous oksida yang berasal dari limbah pertanian, dan sulfur heksafluorida.

Terdapat beberapa cara agar kita bisa menjaga kualitas udara. Misalnya, hemat energi di rumah, menanam pohon, dan mengolah sampah secara ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.

Bali Didominasi Cerah Besok (14/10), Simak Prakiraan Cuaca dan Suhu Tiap Wilayah

BMKG memprakirakan enam wilayah di Bali cerah pada Rabu (14/10). Tabanan berawan dan Karangasem mengalami udara kabur. Suhu mencapai 32°C   

Mayoritas Wilayah Yogyakarta Berawan Besok (14/10), Suhu Capai 35°C

BMKG memprakirakan empat wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta berawan pada Rabu (14/10). Suhu tertinggi mencapai 35°C. Cek prakiraan lengkapnya.  

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (14/10), Cek Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan udara kabur mendominasi Sumatera Selatan pada Rabu (14/10). Suhu tertinggi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya.  

Ekonomi Global dan Domestik Bergejolak, Tapi Masih Prospektif hingga Awal 2027

Instrumen investasi dinilai masih prospektif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di sisa 2026 hingga kuartal I tahun 2027.   

Profesi Akuntan di Era AI, Ini Keterampilan yang Perlu Disiapkan

Perubahan teknologi menuntut calon akuntan menguasai analisis data, berpikir kritis, dan menjaga etika profesional di dunia kerja.

Laut Bercerita Tayang di Busan, Yosep Anggi Noen: Kenalkan Indonesia Lewat Sinema

Film Laut Bercerita karya sutradara Yosep Anggi Noen tayang perdana (world premiere) di Busan International Film Festival (BIFF) 2026.​

Hujan Ringan Guyur 7 Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (14/10)

BMKG memprakirakan udara kabur mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Barat besok (14/10). Cek wilayah yang berpotensi hujan ringan.  

Tapanuli Utara Berpotensi Kabut/Asap, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (14/10)

BMKG memprakirakan Tapanuli Utara mengalami kabut/asap pada Rabu (14/10). Sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan suhu mencapai 31°C.