M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa itu Jam Koma? Istilah yang Ramai Digunakan oleh Gen Z

Apa itu Jam Koma? Istilah yang Ramai Digunakan oleh Gen Z
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ramai digunakan Gen Z, apa itu jam koma sebenarnya? Intip penjelasannya di sini!

Generasi Z, yang dikenal kreatif dan inovatif, kerap menghadirkan berbagai istilah baru dalam bahasa sehari-hari mereka.

Salah satu istilah yang sedang ramai dibicarakan oleh Gen Z adalah jam koma. Mungkin Anda penasaran, apa sebenarnya arti dari istilah ini?

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai apa itu jam koma dan bagaimana istilah ini digunakan oleh anak muda zaman sekarang.

Baca Juga: 6 Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker, Sebaiknya Batasi Konsumsinya

Apa itu Jam Koma?

Jam koma adalah istilah yang merujuk pada waktu di mana seseorang merasa sangat lelah, stres, atau kelebihan pikiran hingga tanpa sadar melakukan hal-hal yang tidak disengaja.

Ketika seseorang berada dalam kondisi ini, mereka mungkin menunjukkan tanda-tanda seperti tatapan kosong, sering typo saat mengetik, salah bicara, sulit nyambung ketika berbicara, dan bahkan melamun dalam waktu lama.

Jika tanda-tanda tersebut muncul, itu berarti orang tersebut sedang mengalami jam koma. Istilah jam koma menjadi populer di kalangan Gen Z, dan umumnya terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti di sore hari atau saat larut malam, ketika mereka merasa sangat lelah atau kehabisan energi.

Baca Juga: 5 Manfaat Makan Terong untuk Tubuh Anda, Bisa Turunkan Berat Badan lho!

Kondisi ini mirip dengan fenomena medis yang disebut kelelahan kognitif (cognitive fatigue), yaitu penurunan kemampuan berpikir dan mempertahankan fokus setelah aktivitas mental yang berkepanjangan.

Kelelahan kognitif dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres, kurang tidur, atau pekerjaan mental yang berlebihan.

Gejalanya meliputi sulit berkonsentrasi, sering lupa, lambat menyelesaikan tugas, dan kesulitan dalam membuat keputusan.

Untuk mengatasi kelelahan ini, beristirahat sejenak bisa membantu, terutama ketika seseorang sedang melakukan tugas yang memerlukan banyak pemikiran.

Walaupun istilah jam koma mirip dengan kelelahan kognitif, keduanya tidak sepenuhnya sama. Diagnosis lebih lanjut dari ahli diperlukan untuk memastikan apakah seseorang benar-benar mengalami kelelahan kognitif.

Beberapa penyebab kelelahan kognitif meliputi kurang tidur, stres, multitasking, dan bahkan pola makan yang buruk. Jika seseorang mengalami gejala kelelahan kognitif secara berkepanjangan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Ungkap Manfaat Kayu Manis untuk Diabetes, Bantu Turunkan Gula Darah

Penggunaan Istilah Jam Koma dalam Kehidupan Sehari-hari

Jam koma sering digunakan secara informal dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial. Misalnya, seorang mahasiswa yang telah belajar sepanjang malam untuk ujian mungkin akan mengatakan, "Kayaknya jam koma gue udah datang deh, nggak sanggup lagi fokus."

Hal ini menggambarkan kondisi mental dan fisik yang sudah terlalu lelah untuk bisa tetap produktif.

Nah, itulah pembahasan terkait apa itu jam koma. Jam koma adalah istilah yang sering digunakan oleh Gen Z untuk menggambarkan kondisi kelelahan yang ekstrem, biasanya setelah menjalani aktivitas yang padat.

Istilah ini muncul sebagai bagian dari kreativitas bahasa sehari-hari generasi muda dan sering digunakan dalam percakapan informal, terutama di media sosial.

Baca Juga: Bikin Langsing! Ini 6 Teh Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan dan Bakar Lemak

Meski terdengar seperti kondisi serius, istilah ini lebih bersifat humoris dan digunakan untuk menggambarkan pengalaman yang banyak dirasakan oleh anak muda masa kini.

Jadi, jika Anda mendengar seseorang mengatakan jam koma, kini Anda sudah tahu bahwa mereka mungkin hanya merasa sangat lelah dan ingin beristirahat. Semoga membantu!

Tonton: Operasi Plastik Mahal, Ini Cara Bikin Kulit Awet Muda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?

15 Khasiat Tersembunyi Daun Kelor untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Rupanya ini dia beberapa khasiat tersembunyi daun kelor untuk kesehatan yang jarang diketahui. Intip selengkapnya di sini!