M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apa Itu Cysteamine? Ini Manfaat Cysteamine untuk Kulit dan Cara Menggunakannya

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Apa itu cysteamine dalam produk skincare? Berikut informasi seputar cysteamine yang MomsMoney lansir dari Etre Vous dan Urban Skin Rx.

Cysteamine adalah agen pencerah kulit yang bekerja dengan mengurangi jumlah asam amino yang dikenal sebagai L-cystine atau sistin.

Dengan mengurangi jumlah sistin dalam tubuh, cysteamine mampu membantu mengurangi sintesis melanin. Sehingga, masalah bintik hitam dan hiperpigmentasi pun teratasi.

Baca Juga: Sound Horeg Haram, Ini Bahaya Mendengarkan Musik dengan Suara Keras bagi Kesehatan

Saat digunakan secara topikal, seperti dalam bentuk krim, cysteamine dapat membantu mencerahkan area kulit yang menghitam akibat peningkatan melanin lokal.

Beberapa jenis hiperpigmentasi yang dapat diatasi dengan cysteamine meliputi melasma hormonal (topeng kehamilan), lentigo (bintik-bintik hati), hiperpigmentasi perioral (penggelapan di sekitar mulut), dan hiperpigmentasi periorbital (penggelapan di sekitar mata).

Manfaat cysteamine untuk kulit

Cysteamine adalah antioksidan alami yang dapat ditemukan dalam tubuh manusia. Antioksidan ini mampu melakukan banyak hal dalam sel-sel tubuh. Ini termasuk mengurangi ion tembaga dan zat besi, meningkatkan glutathione, serta mengendalikan tirosinase yang memproduksi melanin.

Cysteamine dikenal dapat mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin. Hasilnya, kulit tampak lebih cerah dan warnanya lebih merata.

Sebagai antioksidan yang kuat, cysteamine juga bisa membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti polusi dan sinar UV.

Perlu Anda tahu bahwa radikal bebas dapat merusak kulit kita dengan menempel pada kolagen dan melemahkan elastisitas kulit. Kabar baiknya, cysteamine terbukti bisa meningkatkan produksi kolagen yang membantu mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan.

Cara penggunaan cysteamine

Cysteamine biasanya ditemukan dalam produk serum, krim, atau lotion dan dioleskan ke kulit 1-2 kali sehari.

Sama seperti bahan skincare lainnya, cysteamine juga perlu digunakan secara konsisten agar hasilnya maksimal. Namun Anda tak perlu khawatir, karena cysteamine dapat digunakan dalam jangka panjang.

Meskipun beberapa jenis hiperpigmentasi dapat disebabkan oleh genetika atau hormon, tapi masalah ini paling sering disebabkan oleh paparan sinar UV berlebih. Jadi, sangat penting untuk menggunakan SPF tinggi selama dan setelah perawatan cysteamine untuk mencegah risiko pigmentasi lebih lanjut.

Karena mampu bekerja dalam waktu yang relatif singkat, penggunaan cysteamine yang konsisten akan memberikan hasil nyata hanya dalam waktu 8 minggu, menurut penelitian.

Baca Juga: Benarkah Ubi Cilembu Bagus Dikonsumsi ketika Diet? Ini Jawabannya

Apakah cysteamine aman?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cysteamine adalah antioksidan alami yang terdapat dalam tubuh manusia. Para ilmuwan telah meneliti keamanan dan penggunaannya sejak tahun 1960-an.

Sejak awal, cysteamine terbukti ampuh dalam mengurangi melanin selama berbagai uji klinis. Dan, pada tahun 2010, cysteamine telah disetujui untuk dipakai secara topikal guna membantu mengatasi bintik hitam yang tidak diinginkan.

Cysteamine umumnya aman digunakan oleh hampir semua orang. Kendati demikian, beberapa efek samping ringan mungkin terjadi pada beberapa pengguna. Kulit kemerahan, kering, dan kesemutan sementara adalah satu-satunya efek samping yang telah dilaporkan saat menggunakan cysteamine.

Namun, orang yang memiliki vitiligo, wanita hamil, atau wanita menyusui sebaiknya tidak menggunakan cysteamine. Pasalnya, belum banyak penelitian yang dilakukan mengenai keamanannya dalam situasi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.