M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Makanan yang Menyebabkan Alergi serta Gejala yang Ditimbulkan, Cek yuk

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Makanan yang menyebabkan alergi ada apa saja sih? Simak daftarnya serta gejalanya berikut ini, yuk.

Alergi makanan adalah respons sistem kekebalan tubuh terhadap suatu zat, seperti protein dalam makanan yang sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala yang bervariasi, dari ringan hingga sangat parah.

Makanan yang menyebabkan alergi ada apa saja sih? Menyadur dari laman Medical News Today, di bawah ini adalah sembilan makanan yang menyebabkan alergi dan gejala yang ditimbulkannya:

1. Telur

Alergi telur sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya terkait dengan protein seperti ovomucoid, ovalbumin, dan ovotransferrin. Beberapa orang mungkin tidak bereaksi terhadap telur yang dimasak, sementara yang lain bisa.

Alergi ini bisa berkaitan dengan alergi terhadap unggas atau bulunya, yang dikenal sebagai Sindrom burung-telur. Gejala umum termasuk mual, sakit perut, dan masalah pencernaan. Alergi telur berbeda dengan intoleransi telur, yang melibatkan respons berbeda terhadap konsumsi telur.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Yoga untuk Kesehatan Anda, Ada 7 Hal yang Luar Biasa

2. Ikan

Alergi ikan lebih sering ditemukan pada orang dewasa daripada anak-anak. Seseorang mungkin alergi hanya terhadap jenis ikan tertentu atau semua jenis ikan.

Gejala alergi ikan meliputi ruam kulit dan gejala pernapasan seperti bersin atau asma. Parvalbumin, protein dalam ikan, tidak hancur saat dimasak, sehingga ikan yang dimasak pun dapat memicu alergi.

3. Susu

Alergi susu sapi adalah alergi makanan yang umum pada anak-anak. Gejala bisa muncul bahkan dari konsumsi susu dalam jumlah kecil dan meliputi gatal-gatal, diare, dan muntah. Alergi susu berbeda dari intoleransi laktosa, yang melibatkan kesulitan mencerna laktosa karena kekurangan enzim laktase.

Baca Juga: Mengulik 7 Khasiat Daun Jeruk untuk Kesehatan, Bisa Mengusir Stres lo

4. Kacang Pohon

Alergi terhadap kacang pohon seperti mete, pistachio, dan kenari biasanya bertahan seumur hidup dan bisa menyebabkan anafilaksis. Gejala bisa berupa gatal-gatal, muntah, dan tekanan darah rendah. Alergi ini bisa memicu reaksi silang dengan jenis kacang lainnya.

5. Kacang

Alergi kacang adalah salah satu alergi makanan yang paling umum dan sering kali bertahan sepanjang hidup. Gejala meliputi masalah pencernaan dan reaksi kulit. Minyak kacang yang sangat murni umumnya aman karena protein alergen telah dihilangkan.

Baca Juga: 12 Camilan untuk Penderita Diabetes yang Menyehatkan, Mau Coba?

6. Kerang

Alergi terhadap kerang mencakup reaksi terhadap udang, kepiting, dan tiram. Gejala yang timbul termasuk muntah dan gejala pernapasan. Alergi kerang bisa menyebabkan reaksi parah, termasuk dari uap kerang yang sedang dimasak.

7. Kedelai

Alergi kedelai umumnya terjadi pada anak-anak di bawah usia tiga tahun. Gejala bisa meliputi ruam, muntah, diare, dan kram perut. Kedelai juga bisa menyebabkan anafilaksis, sehingga penting untuk menghindari kedelai dan produk yang mengandungnya.

Baca Juga: 9 Buah Penurun Asam Urat Paling Cepat, Cek dan Konsumsi yuk

8. Gandum

Alergi gandum umumnya terjadi pada anak-anak dan sering kali sembuh pada usia 12 tahun. Gejala meliputi masalah pencernaan dan reaksi asma. Alergi gandum berbeda dari penyakit celiac, yang merupakan reaksi autoimun terhadap gluten.

9. Wijen

Alergi terhadap wijen bisa sangat parah dan sering tidak hilang saat dewasa. Gejala meliputi ruam, gatal-gatal, dan muntah. Wijen sekarang diakui sebagai alergen utama di AS, dan produk yang mengandung wijen harus diberi label dengan jelas sebagai potensi alergen.

Itulah beberapa makanan yang menyebabkan alergi serta gejalanya. Penting untuk diingat bahwa alergi makanan bisa menyebabkan reaksi anafilaktik, yang bisa mengancam jiwa.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala parah, segera cari bantuan medis. Mengenali dan menghindari makanan penyebab alergi adalah langkah kunci dalam mengelola alergi makanan secara efektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rumah Rp200 Jutaan untuk Keluarga Muda, Ini Pilihannya

Salah satu yang menarik perhatian adalah Citra Maja City di Kabupaten Tangerang. Harga rumah di kawasan ini ditawarkan mulai dari Rp220 juta.

Cek Katalog Promo Burger Bangor September, Paket Combo Lezat Mulai 30 Ribuan

Manfaatkan promo Burger Bangor bulan September 2026 dan nikmati beragam pilihan bundling favorit Anda dengan harga super hemat.

Camilan Diet Enak! Ini 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat kacang pistachio tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga efektif mendukung program penurunan berat badan sebagai camilan bernutrisi.

Sebelum Tiba, Persiapkan 5 Hal Ini Jelang Musim Hujan biar Rumah Tidak Kebanjiran

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran air hujan meluap yang terjadi jelang musim hujan tiba.​

7 Makanan untuk Penderita DBD yang Ampuh Naikkan Trombosit dan Imunitas

Pemilihan makanan untuk penderita DBD yang tepat sangat penting untuk menaikkan kadar trombosit dan mempercepat pemulihan. Ini daftar makanannya.

Bukan Cuma Roll-On, Kenali Jenis-Jenis Deodoran dan Fungsinya di Sini

Dalam perkembangannya ada banyak jenis deodoran yang bisa dijadikan pilihan. Berikut beberapa jenis deodoran beserta fungsinya.

4 Zodiak Paling Dominan yang Terkenal Berani dan Berkarisma, Siapa Nomor 1?

Beberapa zodiak secara alami terlahir dengan aura kepemimpinan yang kuat. Berikut adalah 4 zodiak paling dominan dalam berbagai aspek kehidupan.

5 Manfaat Pakai Hand Cream, Losion Khusus untuk Perawatan Tangan

Banyak yang belum mengetahui bahwa hand cream punya beragam manfaat saat digunakan rutin, cari tahu di sini.

Cek Kesehatan untuk Pasien Gula Darah Tinggi: Hasil Tes Bantu Cegah Komplikasi

Hasil HbA1c tinggi sering tanpa gejala awal. Jangan lupa cek kesehatan untuk mencegah risiko komplikasi yang fatal.

4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling, Kulit Terasa Kasar hingga Komedoan

Ada setidaknya 4 tanda kulit wajah butuh peeling. Wajib tahu, berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.