MOMSMONEY.ID - Memiliki kulit yang sehat dan glowing dimulai dari lapisan pelindung terluar yang kuat, atau yang sering kita sebut sebagai skin barrier.
Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari justru bisa melemahkan pertahanan alami ini.
Saat skin barrier lemah, itu sering kali menjadi akar penyebab berbagai masalah kulit kronis, mulai dari jerawat hingga iritasi ekstrem.
Sebelum mencari solusi, pastikan Anda tahu apa saja hal-hal yang bisa membuat skin barrier melemah. Melansir Healthline dan Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, berikut 4 penyebab skin barrier lemah.
1. Eksfoliasi Berlebihan (Over-Exfoliating)
Penyebab skin barrier lemah yang pertama yaitu eksfoliasi berlebihan atau over-exfoliating.
Banyak orang terjebak dalam pemikiran bahwa semakin sering eksfoliasi, maka kulit akan semakin bersih dan halus.
Padahal, eksfoliasi yang terlalu sering atau penggunaan produk berbahan aktif (AHA, BHA, dan retinol) secara bersamaan dapat mengikis lapisan lemak (lipid) yang berfungsi sebagai perekat antar sel kulit.
Ketika lapisan ini hilang, skin barrier akan menjadi terbuka. Sehingga, mengakibatkan kulit terasa perih, memerah, dan sangat sensitif terhadap produk perawatan wajah yang biasanya aman digunakan.
Baca Juga: Dokter Anak Bagikan Tips Persiapan Mudik Bersama Bayi dan Balita
2. Paparan Sinar Matahari dan Polusi Lingkungan
Penyebab skin barrier lemah yang kedua yaitu paparan sinar matahari dan polusi lingkungan.
Lingkungan luar merupakan musuh besar bagi ketahanan kulit jika tidak diimbangi dengan perlindungan yang tepat.
Sinar UV dari matahari serta polusi udara menghasilkan radikal bebas yang merusak struktur protein dalam kulit.
Paparan sinar matahari yang ekstrem secara terus-menerus dapat melemahkan kemampuan kulit untuk menahan kelembaban alami. Akibatnya, kulit menjadi kering, kasar, dan kehilangan elastisitasnya.
Inilah alasan mengapa penggunaan sunscreen sangat krusial, tidak hanya untuk mencegah penuaan, tetapi juga menjaga keutuhan pelindung kulit.
3. Penggunaan Pembersih Wajah dengan Kandungan Keras
Penyebab skin barrier lemah yang ketiga yaitu penggunaan pembersih wajah dengan kandungan keras.
Sabun cuci muka yang memberikan sensasi ketarik atau sangat kesat setelah digunakan biasanya mengandung surfaktan yang terlalu kuat, seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS).
Kandungan ini bekerja terlalu agresif dengan mengangkat seluruh minyak alami kulit, termasuk minyak baik yang dibutuhkan untuk menjaga hidrasi.
Jika hal ini dilakukan secara rutin, pH alami kulit akan terganggu, skin barrier menjadi rapuh, dan memudahkan bakteri serta alergen masuk ke dalam lapisan kulit yang lebih dalam.
Baca Juga: Kreator Podcast Perempuan di Spotify Berperan Bentuk Masa Depan Video Podcast
4. Perubahan Cuaca dan Kurangnya Kelembaban Udara
Penyebab skin barrier lemah yang keempat yaitu perubahan cuaca dan kurangnya kelembaban udara.
Faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, baik itu suhu yang terlalu panas maupun udara yang terlalu dingin dan kering, berdampak langsung pada kadar air di kulit.
Di lingkungan yang rendah kelembabannya, air di dalam kulit akan menguap lebih cepat ke udara melalui proses yang disebut Transepidermal Water Loss (TEWL).
Tanpa bantuan pelembap yang mengandung bahan pengunci air seperti ceramide atau hyaluronic acid, pelindung kulit akan pecah-pecah dan menjadi lemah. Ini sering kali ditandai dengan kulit yang mengelupas atau gatal.
Itulah 4 penyebab skin barrier lemah. Menjaga skin barrier tetap kuat adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kulit. Dengan menghindari penyebab di atas, itu akan memberikan kesempatan bagi kulit untuk memulihkan diri secara alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News