MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah teh yang bagus dikonsumsi saat batuk melanda. Intip rekomendasinya di sini, yuk!
Batuk sering kali datang bersamaan dengan rasa tidak nyaman di tenggorokan, dada terasa berat, dan aktivitas sehari hari menjadi terganggu.
Kondisi ini dapat muncul akibat infeksi, alergi, udara dingin, atau iritasi saluran pernapasan. Selain istirahat yang cukup dan asupan cairan yang optimal, minuman hangat seperti teh dapat menjadi pilihan alami untuk membantu meredakan gejala batuk.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Atasi Batuk dan Pilek yang Layak Dicoba
Teh mengandung senyawa alami yang bersifat menenangkan, membantu mengencerkan lendir, serta memberikan efek hangat pada tenggorokan. Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini sejumlah teh yang bagus dikonsumsi saat batuk melanda:
1. Teh Madu
Salah satu cara alami untuk meredakan batuk adalah dengan mencampurkan madu ke dalam teh hangat. Sebuah penelitian menemukan bahwa madu dapat membantu meredakan batuk di malam hari pada anak-anak bahkan lebih efektif dibanding beberapa obat batuk bebas.
Namun, madu tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme. Untuk membuatnya, tambahkan satu hingga dua sendok teh madu ke dalam teh panas favorit Anda.
Anda juga bisa menambahkan sedikit perasan lemon agar rasanya lebih segar dan khasiatnya semakin optimal.
2. Teh Akar Licorice
Akar licorice telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan virus. Tanaman ini mengandung lebih dari 300 jenis flavonoid yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa senyawa dalam licorice dapat mengurangi frekuensi batuk hingga 30–78%. Namun, konsumsi akar licorice tidak disarankan bagi ibu hamil karena dapat memengaruhi tekanan darah. Mengonsumsinya secara berlebihan juga sebaiknya dihindari untuk menjaga keseimbangan tubuh.
3. Teh Jahe
Jahe dikenal sebagai bahan alami dengan banyak manfaat kesehatan. Dalam bentuk teh, jahe dapat membantu mengencerkan lendir dan membersihkan saluran pernapasan.
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak jahe mampu mengurangi intensitas batuk secara signifikan, meski penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.
Anda dapat membuat teh jahe dengan merebus potongan jahe segar selama sekitar 10–15 menit. Tambahkan madu untuk rasa manis alami. Namun, konsumsi jahe berlebihan bisa menyebabkan perut tidak nyaman, diare, atau mulas, serta dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.
4. Teh Akar Marshmallow
Teh dari akar marshmallow bisa membantu meredakan sakit tenggorokan dan peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini dapat membantu mengencerkan lendir sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
Berbeda dari teh lainnya, teh marshmallow sebaiknya diseduh dengan air suhu kamar, bukan air panas. Hal ini karena akar marshmallow menghasilkan zat kental alami yang berfungsi melapisi tenggorokan dan menenangkan jaringan yang teriritasi.
Sebelum mengonsumsinya, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis karena akar marshmallow bisa memengaruhi penyerapan obat dalam tubuh.
Baca Juga: 10 Cara Efektif Mengobati Batuk secara Alami, Coba yuk!
5. Teh Hijau
Teh hijau dikenal kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh. Minuman ini juga bisa memberikan rasa hangat dan nyaman ketika Anda sedang sakit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan teh hijau dapat membantu mengurangi batuk pada pasien pascaoperasi jantung. Namun, teh ini tidak efektif untuk meredakan suara serak.
Karena mengandung kafein, sebaiknya hindari meminumnya sebelum tidur agar tidak mengganggu waktu istirahat Anda.
6. Teh Peppermint
Teh peppermint memiliki aroma menyegarkan dengan kandungan mentol alami yang membantu membuka saluran pernapasan.
Mentol juga dapat mengurangi rasa gatal di tenggorokan yang sering memicu batuk. Selain itu, peppermint mengandung senyawa antimikroba, antioksidan, dan analgesik yang membantu melawan infeksi penyebab pilek atau batuk.
Anda bisa membuat teh peppermint dengan menyeduh daun keringnya selama beberapa menit, lalu tambahkan madu untuk efek menenangkan yang lebih kuat.
7. Teh Thyme
Selain menjadi bumbu dapur, thyme juga bermanfaat untuk meredakan batuk. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak thyme dan daun ivy dapat membantu menurunkan tingkat keparahan batuk akut pada penderita bronkitis.
Untuk membuatnya, tumbuk dua sendok teh daun thyme kering, lalu seduh dengan segelas air mendidih selama 10 menit. Saring sebelum diminum dan tambahkan madu jika ingin rasa lebih manis.
8. Teh Elderberry
Elderberry sering digunakan sebagai bahan dasar sirup batuk alami. Buah ini kaya akan antioksidan dan memiliki efek antiinflamasi yang membantu menenangkan tenggorokan serta mempercepat pemulihan batuk.
Elderberry juga dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh agar lebih cepat melawan virus penyebab pilek.
Anda dapat menemukan teh elderberry dalam bentuk celup siap seduh di beberapa toko herbal atau mencampurkannya dengan madu untuk menambah efek menenangkan.
Baca Juga: 8 Jenis Tanaman Herbal Terbaik yang Bisa Meredakan Batuk dan Pilek
Nah, itu tadi sejumlah teh yang bagus dikonsumsi saat batuk melanda. Berbagai jenis teh herbal seperti madu, jahe, peppermint, hingga elderberry dapat menjadi alternatif alami untuk meredakan batuk tanpa efek samping dari obat kimia.
Namun, jika batuk tidak juga membaik setelah beberapa hari atau disertai demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News