MOMSMONEY.ID - Apa saja khasiat konsumsi seledri untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui, ya? Cari tahu di sini, yuk!
Seledri sering kali hanya dianggap sebagai pelengkap masakan atau taburan pada sup dan bakso. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, seledri menyimpan berbagai kandungan nutrisi yang berperan penting bagi kesehatan tubuh.
Sayuran hijau ini rendah kalori, kaya air, serta mengandung vitamin, mineral, dan senyawa aktif yang bekerja secara alami mendukung fungsi tubuh.
Menjadikan seledri sebagai bagian dari menu harian bukan hanya menambah rasa segar pada hidangan, tetapi juga memberi manfaat kesehatan yang sering luput dari perhatian.
Baca Juga: 4 Manfaat Makan Wortel untuk Menjaga Kesehatan Mata, Apa Saja?
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini khasiat konsumsi seledri untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Daun, biji, maupun ekstrak seledri dipercaya mampu menjaga tekanan darah tetap stabil. Kandungan nitrat alami di dalamnya membantu melancarkan aliran darah dan mendukung fungsi pembuluh darah.
Selain itu, senyawa aktif seperti phthalide dan apigenin dalam seledri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, dua faktor utama penyebab penyakit jantung dan stroke. Walau sebagian penelitian masih terbatas, hasil yang ada menunjukkan potensi besar seledri dalam mendukung kesehatan jantung.
2. Membantu Pencernaan
Seledri memiliki kandungan air yang sangat tinggi, sekitar 95 persen, serta mengandung serat larut dan tidak larut. Kombinasi ini membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan mencegah sembelit.
Serat berfungsi menambah massa pada feses dan mempermudah proses buang air besar, sementara air membantu melembutkan tekstur feses. Seledri juga kaya antioksidan seperti vitamin C dan beta-karoten yang berperan menjaga keseimbangan mikroba baik di usus dan mengurangi peradangan di saluran pencernaan.
3. Mengurangi Peradangan
Beberapa senyawa aktif dalam seledri, seperti apigenin, luteolin, asam ferulik, dan kaempferol, memiliki efek antiinflamasi yang kuat. Senyawa ini membantu menghambat reaksi peradangan di tubuh yang sering menjadi penyebab berbagai penyakit kronis seperti diabetes, gangguan jantung, dan penurunan fungsi otak.
Mengonsumsi seledri secara rutin dapat membantu tubuh melawan peradangan dari dalam dan menjaga sistem kekebalan tetap seimbang.
Baca Juga: 3 Manfaat Makan Bawang Putih saat Pilek, Apa Saja?
4. Menurunkan Risiko Kanker
Kandungan antioksidan dalam seledri berperan penting dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa apigenin dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker dan luteolin bekerja dengan menghambat jalur pembentukan tumor.
Meski sebagian besar studi masih dilakukan di laboratorium, hasil awal ini menunjukkan bahwa seledri memiliki potensi sebagai makanan pendukung dalam pencegahan kanker.
5. Mendukung Program Diet
Seledri termasuk sayuran rendah kalori namun tinggi serat dan air. Satu batang besar seledri hanya mengandung sekitar 9 kalori, menjadikannya camilan ideal bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan.
Kandungan seratnya membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan. Selain itu, seledri dapat dikombinasikan dengan makanan sehat lain seperti hummus, salad, atau sup tanpa menambah banyak kalori.
6. Menjaga Kesehatan Otak
Flavonoid yang terkandung dalam seledri membantu memperbaiki dan melindungi jaringan saraf di otak. Zat ini berperan mendukung proses regenerasi sel saraf (neurogenesis) dan melancarkan aliran darah ke otak.
Efek ini dapat membantu menurunkan risiko penurunan daya ingat serta menjaga fungsi kognitif tetap optimal seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: 4 Manfaat Minum Coklat Hangat secara Rutin bagi Kesehatan Tubuh
7. Mendukung Fungsi Tubuh secara Keseluruhan
Selain manfaat utama di atas, seledri juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan bakteri dan jamur penyebab infeksi. Kandungan vitamin dan mineralnya yang beragam, seperti kalium dan vitamin C, turut mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak seledri dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan efektivitas insulin.
Meski seledri aman dikonsumsi sebagian besar orang, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Bagi individu yang alergi terhadap seledri, reaksi bisa berupa gatal di mulut hingga gejala berat seperti anafilaksis.
Selain itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi ekstrak biji atau minyak seledri karena dapat menimbulkan efek samping tertentu. Pastikan juga seledri dicuci bersih sebelum dikonsumsi karena residu pestisida masih mungkin menempel pada permukaannya.
Itulah ulasan tentang khasiat konsumsi seledri untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Seledri merupakan sayuran sederhana dengan manfaat luar biasa bagi kesehatan.
Mengonsumsinya secara rutin dapat membantu menjaga fungsi organ vital, menyeimbangkan metabolisme, dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Dengan cara pengolahan yang tepat, seledri bisa menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat Anda setiap hari.
Baca Juga: 10 Manfaat Lari bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa
Selanjutnya: Kenaikan Harga Emas Antam Rp 25.000, Berapa Cuan yang Anda Dapat?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News