M O M S M O N E Y I D
Santai

6 Tahun Pandemi Covid-19: Dunia Lebih Siap Hadapi Pandemi Berikutnya?

6 Tahun Pandemi Covid-19: Dunia Lebih Siap Hadapi Pandemi Berikutnya?
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Enam tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO membunyikan alarm global tertinggi, menyatakan wabah penyakit virus corona baru yang kemudian dikenal sebagai Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEIC). 

Meskipun PHEIC dinyatakan berakhir pada Mei 2023, dampak Covid-19 tetap terukir dalam ingatan kolektif semua orang dan terus dirasakan di seluruh dunia.

Saat melewati enam tahun ini, WHO bertanya kepada negara-negara dan mitra, seperti halnya kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah dunia lebih siap menghadapi pandemi berikutnya?

"Jawabannya adalah ya dan tidak," kata WHO dalam pernyataan tertulis, Selasa (4/2).

Ya, dalam banyak hal, dunia lebih siap karena langkah-langkah konkret dan bermakna telah diambil untuk memperkuat kesiapan.

Baca Juga: Darurat Virus Nipah di India, Waspadai Gejala & Bahaya Kematian yang Mengintai

Namun, pada saat yang sama, tidak, karena kemajuan yang dicapai masih rapuh dan tidak merata, dan masih banyak yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan umat manusia.

“Pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak pelajaran kepada kita semua, terutama ancaman global membutuhkan respons global,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada pembukaan sesi ke-158 Dewan Eksekutif WHO Selasa (4/2). 

“Solidaritas adalah kekebalan terbaik,” tegasnya.

Hanya, beberapa tahun terakhir membawa gejolak besar bagi kesehatan global. Pendanaan terus bergeser dari kesehatan ke pertahanan dan keamanan nasional, menempatkan risiko pada sistem yang justru diperkuat selama Covid-19 untuk melindungi negara-negara dari pandemi di masa depan.

Baca Juga: Apa Gejala Covid Stratus atau XFG Sebenarnya? Cek di Sini

"Ini adalah pandangan yang picik. Pandemi merupakan ancaman keamanan nasional," ungkap WHO.

WHO menegaskan, berinvestasi dalam kesiapan adalah investasi dalam: menyelamatkan nyawa, melindungi ekonomi, dan menstabilkan masyarakat.

Karena itu, WHO mendesak semua pemerintah, mitra, dan pemangku kepentingan: jangan sampai lengah dalam kesiapan dan pencegahan pandemi.

"Patogen tidak mengenal batas negara. Tidak ada negara yang bisa mencegah atau mengelola pandemi sendirian," tegas WHO.

Keamanan kesehatan global membutuhkan kolaborasi lintas sektor, lintas pemerintah, dan lintas wilayah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.