MOMSMONEY.ID - Merasa mudah sakit saat puasa? Ada 4 vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh saat puasa yang bisa jadi penyelamat Anda.
Menjaga kondisi fisik tetap prima selama bulan Ramadhan adalah tantangan tersendiri, terutama karena perubahan pola makan dan waktu tidur yang dapat memengaruhi sistem imun.
Selain mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa, asupan vitamin tambahan sering kali diperlukan untuk memastikan tubuh tetap terlindungi dari serangan penyakit.
Ada beberapa vitamin yang sebaiknya Anda konsumsi selama bulan Ramadhan agar lebih bertenaga dan tidak gampang sakit.
Baca Juga: 4 Manfaat Susu Kurma, Ini Resep Susu Kurma Simple untuk Takjil Buka Puasa
Melansir Mayo Clinic dan Harvard Health, berikut adalah 4 rekomendasi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh saat puasa.
1. Vitamin C
Vitamin C sudah lama dikenal sebagai pilar utama dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh. Selama puasa, tubuh membutuhkan antioksidan kuat untuk melawan stres oksidatif yang mungkin meningkat akibat dehidrasi ringan atau kelelahan.
Vitamin C dapat membantu menstimulasi produksi sel darah putih yang bertugas melindungi tubuh terhadap infeksi. Selain itu, vitamin C juga bisa membantu mempercepat penyembuhan sel dan jaringan.
Karena tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, Anda bisa mendapatkannya dari buah jeruk atau suplemen yang diminum saat sahur agar efek perlindungannya maksimal sepanjang hari.
2. Vitamin D
Banyak yang tidak menyadari bahwa vitamin D memiliki peran krusial dalam mengatur respons imun adaptif dan bawaan. Vitamin D dapat membantu mengaktifkan pertahanan seluler yang sangat penting untuk mencegah infeksi pernapasan, yang sering kali mengintai saat daya tahan tubuh menurun.
Selama puasa, aktivitas luar ruangan mungkin berkurang untuk menghemat energi. Sehingga, paparan sinar matahari sebagai sumber alami vitamin D pun menurun.
Mengonsumsi suplemen vitamin D atau makanan seperti ikan berlemak dan kuning telur saat berbuka puasa dapat membantu memastikan kadar vitamin D dalam darah tetap stabil.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Banjarbaru dan Sekitarnya, Cek di Sini!
3. Vitamin E
Vitamin E adalah jenis vitamin larut lemak yang bertindak sebagai antioksidan kuat. Tugas utamanya adalah melindungi membran sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Selama bulan puasa, sel-sel imun memerlukan perlindungan ekstra agar tetap dapat berfungsi secara efisien dalam mengenali dan menghancurkan patogen. Vitamin E juga diketahui dapat membantu meningkatkan respons imun pada orang dewasa.
Anda bisa memenuhi kebutuhan ini dengan mengonsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, atau minyak nabati dalam menu sahur Anda untuk memberikan cadangan perlindungan bagi tubuh.
4. Vitamin B6
Vitamin B6 merupakan bagian dari kompleks vitamin B yang sangat penting untuk mendukung reaksi biokimia dalam sistem kekebalan tubuh. Salah satu peran utamanya adalah membantu produksi sel T dan antibodi yang berfungsi melawan virus dan bakteri.
Kurangnya asupan vitamin B6 dapat menyebabkan penurunan fungsi imun secara signifikan. Selama puasa, tubuh memerlukan proses metabolisme energi yang efisien. Dan, vitamin B6 berperan besar di sana.
Sumber makanan yang kaya akan vitamin B6 meliputi ayam, ikan, buncis, dan pisang, yang sangat cocok dijadikan bagian dari menu berbuka puasa agar tubuh kembali segar dan terjaga.
Itulah 4 rekomendasi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh saat puasa. Dengan memastikan asupan keempat vitamin di atas terpenuhi, Anda dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih bertenaga dan tidak gampang sakit.
Selanjutnya: KAI Layani Lebih dari 1 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Imlek 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News