M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Cara Menghadapi Anak Remaja yang Sedang Patah Hati, Jadilah Pendengar yang Baik

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak remaja Anda sedang patah hati? Ini 4 cara menghadapi anak remaja yang sedang patah hati.

Masa remaja identik dengan kehidupan yang berwarna-warni termasuk dalam hal percintaan. Di fase ini, anak-anak yang mulai tumbuh dewasa sering kali memberanikan diri untuk menjalin hubungan romansa dengan lawan jenis.

Tapi, tak jarang hubungan percintaan antara remaja berakhir dengan begitu cepat. Akibatnya, anak mau tidak mau harus menerima dan menghadapi patah hati, penolakan, kekecewaan, dan emosi lain yang sering menyertai akhir dari suatu hubungan.

Berbeda dengan orang dewasa yang mungkin bisa menghadapi patah hati dengan lebih mudah, anak remaja cenderung sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya terutama orang tua untuk bangkit dari jurang patah hati.

Untuk para orang tua, ada beberapa cara yang dapat Anda coba saat anak remaja Anda mengalami patah hati. Melansir Verywell Family, berikut 4 cara menghadapi anak remaja yang sedang patah hati:

Baca Juga: Tak Boleh Asal, Ini 6 Tips Memilih Camilan yang Sehat untuk Anak

1. Validasi perasaan anak

Alih-alih meremehkan, Anda sangat disarankan untuk memvalidasi perasaan anak yang sedang rapuh akibat patah hati. Ucapkanlah kata-kata seperti “Saya tahu ini sulit bagimu” atau “Saya tahu kamu sangat sedih”.

Sebaliknya, hindari kata-kata seperti “Itu bukan masalah besar” atau “Hubungan percintaan di masa sekolah memang tidak akan berhasil”.

Komentar-komentar semacam itu hanya akan membuat anak merasa sendirian, diremehkan, dan disalahpahami.

Ingat, emosi besar dan perasaan hancur karena patah hati sangat umum terjadi pada anak remaja. Jadi, berikan anak remaja Anda ruang untuk merasakan apapun yang mereka rasakan.

Berusahalah tetap ada di sisi anak karena anak membutuhkan kehadiran Anda lebih dari biasanya selama periode patah hati.

2. Jadilah pendengar yang baik

Jadilah pendengar yang baik saat anak remaja Anda bercerita tentang kisah patah hatinya. Biarkan mereka berbicara dengan leluasa dan Anda tak perlu menyelanya dengan pendapat atau analisis Anda sebelum anak benar-benar selesai berbicara.

Anda tak perlu mengambil alih pembicaraan anak yang sedang patah hati karena mereka cenderung tidak membutuhkannya.

Satu-satunya hal yang anak butuhkan adalah ruang dan waktu yang aman untuk melampiaskan frustasi, kebingungan, sakit hati, dan emosi lainnya yang sedang mereka alami.

Jika anak remaja Anda tidak mau terbuka dan berbagi setiap detail kehidupan percintaannya kepada Anda, jangan pernah memaksanya untuk bercerita. Sebagai gantinya, arahkan mereka untuk bercerita kepada teman atau orang lain yang paling nyaman bagi anak.

Baca Juga: 6 Penyebab Anak Menjadi Keras Kepala yang Harus Orang Tua Ketahui, Catat Ya!

3. Lakukan kegiatan bersama

Mengajak anak melakukan hal-hal yang menyenangkan saat sedang patah hati akan memberikan mereka kesempatan untuk mengistirahatkan pikiran dari masalah yang sedang terjadi.

Ajaklah anak remaja Anda untuk berjalan-jalan seharian mengelilingi kota, menonton film, berbelanja, atau pergi ke pertandingan olahraga. Sebagai penutup hari, Anda bisa mengajak mereka untuk makan malam bersama keluarga di restoran favorit.

Pikirkan tentang kegiatan favorit anak remaja Anda kemudian jadwalkan sepanjang hari. Atau, kerjakan proyek bersama seperti berkebun, membuat karya seni, atau mendekorasi ulang kamar tidur anak.

Melalui aktivitas yang menarik dan padat, itu tidak hanya akan mencegah anak untuk berlarut-larut dalam kesedihan, tetapi juga bisa menjauhkan anak dari media sosial sekaligus mengingatkan mereka bahwa hidup tetap bisa menyenangkan walaupun tanpa kekasih.

4. Arahkan anak untuk kembali ke rutinitas

Setelah hari-hari yang menyedihkan, doronglah anak remaja Anda untuk kembali ke rutinitas harian mereka yang teratur.

Dengan menyibukkan diri dalam pekerjaan rumah, acara keluarga, olahraga, atau les seni, anak pun akan terbantu untuk mengalihkan perhatiannya dari perasaan patah hati.

Pastikan untuk menjaga kehidupan anak berjalan senormal mungkin. Perlakukan juga mereka senormal mungkin tanpa perlu mengungkit pengalaman patah hati anak secara terus-menerus.

Demikian 4 cara menghadapi anak remaja yang sedang patah hati. Moms, ingat-ingat bahwa Anda tidak perlu menyelamatkan anak dari perasaan patah hatinya. Karena faktanya, mengalami emosi tersebut merupakan bagian yang penting dari proses penyembuhan luka hati anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tetap Sehat, Sediakan 5 Buah Tinggi Kalori Ini Jika Ingin Berat Badan Naik

Punya niat untuk menambah berat badan? Coba konsumsi beberapa jenis buah tinggi kalori ini saja, yuk.  

Cek Promo Solaria Raih Cashback hingga 50% Setiap Hari Pakai BSI & Bank Mega

Dapatkan promo Solaria cashback hingga 50% setiap hari khusus pembayaran via QRIS BSI dan Bank Mega. Segera kunjungi gerai Solaria terdekat!

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Makin Tangguh: Bodi Titanium & Sertifikasi IP69K

Layar AMOLED 1,52 inci Samsung Galaxy Watch Ultra 2 mencapai tingkat kecerahan tertinggi. Panelnya tetap terbaca jelas di siang bolong.

Bintangi Dream To You, Tonton 6 Drakor Populer Hwang In Yeop Berikut

Kembali ke layar kaca, ini dia beberapa judul drama Korea Hwang In Yeop yang tak boleh sampai dilewatkan.  

Penurunan Kolesterol LDL Terjadi Lebih Cepat Lewat Jalan Kaki 10 Menit

Jalan kaki selama 10 menit ternyata memiliki banyak manfaat untuk pasien kolesterol tinggi lo. Temukan panduan waktu terbaik untuk memulainya.

4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia, Jangan FOMO

Tidak semua tren skincare Korea bisa diadopsi mentah-mentah. Ini 4 tren skincare Korea yang sebaiknya tidak diterapkan di Indonesia.

Pipi Tembem Oleh Lemak Bisa Jadi Tirus, Coba Lakukan 5 Cara Ini Secara Rutin

 Jika ingin membuat pipi terlihat lebih tirus dan menghilangkan lemak di wajah, coba lakukan beberapa cara mudah ini, ya.​  

Gejala Awal Penyakit Ginjal Akibat Asam Urat Sering Tidak Disadari

Kadar asam urat tinggi terbukti melipatgandakan risiko kerusakan ginjal. Ketahui bagaimana penumpukan kristal merusak organ Anda.

Diet Karnivora untuk Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat dan Potensi Bahayanya

Hanya mengonsumsi protein hewani lewat diet karnivora memang bisa membakar kalori lebih cepat. Namun, kurangnya serat dapat memicu penyakit.  

Ramalan Shio Hari Ini Sabtu 25 Juli 2026: Tikus, Naga, Kerbau dan Monyet Hoki

Simak ramalan shio hari ini Sabtu 25 Juli 2026, cek peruntungan karier, keuangan, dan percintaan 12 shio secara lengkap.