MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperlihatkan tenaganya di pekan lalu dan kembali ke atas level psikologis 6.000.
IHSG tercatat naik 2,07% ke level 6.007,65 pada Jumat, 12 Juni 2026.
Di hari terakhir pekan lalu, penguatan IHSG disertai aksi beli investor asing dengan nilai beli bersih (net buy) Rp 287,36 miliar.
Meski begitu, perhatian investor asing pada saham perbankan dan konglomerasi masih terbagi.
Berikut saham dengan net buy tertinggi pada Jumat, 12 Juni 2026:
- BBCA: Rp 192,85 miliar
- DSSA: Rp 175,09 miliar
- TPIA: Rp 160,31 miliar
- AMMN: Rp 96,35 miliar
- BRMS: Rp 76,36 miliar
Pada perdagangan Jumat lalu, masih banyak juga saham perbankan dan konglomerasi yang dijual asing. Berikut saham-saham dengan nilai jual bersih atau net sell terbesar pada akhir pekan lalu.
- BBRI: Rp 271,65 miliar
- BMRI: Rp 168,10 miliar
- ASII: Rp 102,20 miliar
- BBNI: Rp 37,78 miliar
- AADI: Rp 35,62 miliar
Baca Juga: Valuasi IHSG Sudah Murah, Saatnya Melirik Peluang?
Sepekan, Asing Keluar Besar-besaran
Meski pada Jumat asing mencatatkan net buy, secara mingguan investor global masih terlihat melakukan distribusi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan.
Jika melihat data RTI, net sell asing selama sepekan tercatat sampai Rp 10,09 triliun. Ini menjadikan, aksi jual asing sebesar Rp 78,59 triliun sepanjang tahun ini (year to date).
Jika diakumulasi, berikut saham-saham paling besar terkena net sell asing sepanjang pekan lalu:
- BBRI: Rp 1,92 triliun
- BMRI: Rp 503,29 miliar
- BBCA: Rp 412,78 miliar
- ASII: Rp 382,87 miliar
- AMMN: Rp 268,29 miliar
Sementara saham yang diakumulasi asing dengan net buy pada pekan lalu di tengah derasnya outflow:
- INDF: Rp 67,51 miliar
- TOPS: Rp 64,16 miliar
- GOTO: Rp 60,39 miliar
- BUMI: Rp 40,71 miliar
- MEDC: Rp 33,92 miliar
Itu dia saham-saham yang paling banyak dilepas dan diakumulasi asing pada pekan lalu. Hal ini menunjukkan, meskipun sentimen harian mulai membaik, tetapi belum menunjukkan niatan investor asing sepenuhnya kembali melakukan akumulasi pada saham-saham big caps secara luas.
Jika ingin mengikuti jejak investor asing pada saham-saham ini, sesuaikan rencana investasi Anda dengan profil risiko masing-masing. Pasalnya, setiap keputusan investasi membawa risiko yang ditanggung setiap investor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News