MOMSMONEY.ID - Pihak Damkar Daerah Istimewa Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat.
Bukan karena malas bekerja, bukan pula karena ingin mempersulit warga. Tetapi karena adanya efisiensi anggaran yang tengah melanda operasional mereka.
Api tidak kenal waktu. Ia bisa lahir kapan saja, di mana saja, tanpa permisi. Di tengah kondisi ideal sekalipun, memadamkan api sudah merupakan pekerjaan yang berat dan penuh risiko. Lalu, bagaimana jadinya jika Pemadam Kebakaran justru sedang dalam keterbatasan?
Itulah yang kini tengah dialami oleh Dinas Pemadam Kebakaran Daerah Istimewa Yogyakarta. Baru-baru ini, Damkar Yogyakarta mengeluarkan pengumuman resmi melalui akun media sosial mereka yang langsung menyedot perhatian publik.
Baca Juga: Cara Cerdas Kelola Anggaran Lebaran Agar Kantong Tidak Jebol Pasca Idul Fitri
Di tengah tuntutan untuk selalu siaga 24 jam penuh melayani masyarakat, Damkar Yogyakarta kini harus berjibaku dengan keterbatasan biaya.
Pemfilteran laporan menjadi pilihan sulit agar sumber daya yang tersisa benar-benar teralokasi pada situasi yang paling gawat dan prioritas.
Dikutip dari Instagram @damkarjogjaistimewa, pihak Damkar Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan yang diberlakukan ini. Berikut isi pernyataannya:
"Mulai hari ini, kami mohon maaf yang paling dalam. Kami harus memberlakukan pemfilteran laporan masyarakat yang lebih ketat. Kami harus memastikan bahwa setiap unit yang keluar dari gerbang markas, benar-benar meluncur untuk situasi yang sifatnya darurat (emergency) demi efisiensi pertolongan yang tepat sasaran."
Baca Juga: Cara Realistis Mengatur Anggaran bagi Ibu Tunggal supaya Finansial Lebih Stabil
Namun yang patut diapresiasi, Damkar Yogyakarta tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan maksimal. Mereka tetap buka 24 jam penuh.
Pihak Damkar pun menegaskan bahwa informasi ini disampaikan bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai tugas, fungsi, kewenangan, serta tantangan nyata dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Warganet ramai-ramai mendukung Damkar yang selama ini telah mengerahkan energi terbaiknya untuk membantu masyarakat. Tak terkecuali seorang tokoh publik Husein Hadar turut berkomentar,
"Pengumuman sedih yang indah. Keren kalian." tulis akun @husein_hadar.
Baca Juga: Cara Kelola Anggaran saat Penghasilan Tidak Menentu agar Keuangan Tetap Stabil
Damkar Yogyakarta juga menyampaikan bahwa seluruh layanan yang diberikan adalah gratis, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
"Sinergi dan keselamatan warga adalah energi terbesar kami untuk bertahan. Maturnuwun, dan ingat... Seluruh aksi pemadaman serta penyelamatan oleh petugas Damkar Kota Yogyakarta adalah GRATIS, tanpa dipungut biaya sepeser pun."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News