M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bikin Anak Cemas, Ini 3 Cara Mendisiplinkan Anak yang Salah dan Wajib Dihindari

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Moms, ini 3 cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari.

Setiap hari, anak-anak selalu membutuhkan koreksi yang dapat mendorongnya untuk menjadi pribadi yang lebih positif.

Untuk membantu anak berkembang, metode disiplin yang tepat dan efektif perlu para orang tua terapkan. Sebaliknya, metode disiplin yang tidak seharusnya hanya akan membuat anak-anak menjadi bingung dan cemas.

Seorang terapis kecemasan bernama Chad Brandt, PhD, mengungkapkan bahwa ada 3 cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari. Simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 5 Tips Nutrisi Agar Anak Tetap Sehat Saat Berpuasa, Terapkan ya Moms!

1. Disiplin fisik

Cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari pertama adalah disiplin fisik.

Penelitian terus menunjukkan bahwa memukul dan bentuk disiplin fisik lainnya tidak sehat untuk anak-anak. Bahkan, ada bukti yang mengungkapkan bahwa disiplin fisik dapat mengubah struktur otak anak dan memukul bukanlah metode yang efektif untuk mengubah perilaku ke arah positif.

Disiplin fisik dapat berkontribusi pada siklus perilaku buruk dengan mencontohkan tindakan yang cenderung membuat anak-anak dalam masalah tambahan jika mereka menirunya.

Meskipun mungkin anak-anak tidak menemukan jenis disiplin yang menyenangkan bagi mereka, namun kecemasan yang ditimbulkan oleh disiplin fisik dapat memperburuk masalah perilaku dengan membuat anak menjadi lebih tertutup.

Ketika anak-anak mendapatkan reaksi fisik dari orang tuanya, mereka akan mulai menyembunyikan perilaku mereka dari Anda. Atau, mereka bisa saja berbohong dan menutupi sesuatu karena tidak ingin dipukul.

Saat Anda menerapkan disiplin fisik, Anda bukan sedang mengajari anak cara mengubah perilaku, melainkan mengajarkan cara menghindari Anda.

Alih-alih mendisiplinkan anak secara fisik, sebaiknya Anda menunjukkan empati kepada anak dan tuntun mereka melalui cara-cara yang penuh kasih sayang supaya anak dapat menangani situasi serupa dengan lebih tepat di masa depan sekaligus meningkatkan penguatan positif.

2. Disiplin yang terlalu keras

Cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari kedua adalah disiplin yang terlalu keras.

Orang tua yang tidak menerapkan disiplin fisik bisa saja menggunakan disiplin alternatif yang tanpa disadari terlalu keras bagi anak-anak.

Misalnya, saat Anda menerapkan metode time-out untuk mendisiplinkan anak, mungkin saja Anda tergoda untuk membiarkan mereka terkurung di kamarnya terlalu lama karena sejumlah alasan. Padahal, time-out yang dilakukan melebihi batas waktu bisa menjadi kontraproduktif.

Menjadi terlalu ekstrem saat mendisiplinkan anak dapat menghasilkan kecemasan pada diri mereka. Jadi, pastikan Anda tidak menerapkan konsekuensi yang terlalu lama atau bahkan permanen.

Jika suatu hari anak Anda berperilaku sangat nakal, Anda tetap bisa mengambil hak istimewa yang biasanya mereka dapatkan (misalnya dessert) guna mendisiplinkan sekaligus menimbulkan rasa jera. Kendati begitu, bukan berarti Anda harus berhenti memberikan mereka dessert selama seminggu penuh atau bahkan lebih lama lagi.

Baca Juga: Tingkatkan Kekuatan Otak, Ini 6 Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi Sebelum Tidur

3.  Disiplin yang inkonsisten

Cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari ketiga adalah disiplin yang inkonsisten.

Aspek terpenting dari disiplin adalah konsisten dengan aturan dan konsekuensi. Faktanya, konsistensi akan menjadi lebih penting daripada konsekuensi spesifik terutama bagi anak-anak yang lebih muda.

Sebaliknya, ketika aturan dan harapan terus berubah, anak-anak bisa menjadi cemas bahkan ketika mereka berperilaku dengan tepat.

Jika orang tua menunda mendisiplinkan anak ketika anak menunjukkan reaksi yang mengundang simpati, anak pun akan merasa memiliki kebebasan untuk melakukan apa saja.

Pada saat anak sudah merasa benar-benar terbebas dari proses pendisiplinan namun orang tuanya tiba-tiba membentak atau memarahinya, maka tidak heran jika anak akan kebingungan menghadapi sikap orang tuanya yang berubah-ubah.

Saat kebingungan dikombinasikan dengan ketakutan, itu akan mengembangkan kecemasan dalam diri anak. Sebaliknya, kejelasan dan kepositifan akan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk belajar mengakui dan tumbuh dari kesalahan.

Itulah 3 cara mendisiplinkan anak yang salah dan wajib dihindari oleh para orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pre-Order iPhone 18 Pro Sudah Dibuka, Bawa Chip A20 Pro & Fitur Kamera Mewah

Pre-Order iPhone 18 Pro Max resmi dibanderol Rp 29,499 juta. Terkuak alasan mengapa sektor kameranya jauh lebih unggul ketimbang kompetitor.

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Rumah Makin Berantakan Tanpa Disadari

Ini 7 kebiasaan sehari-hari ternyata bisa bikin rumah makin berantakan tanpa disadari. Kenali penyebab dan ubah rutinitas kecil agar lebih rapi.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (9/10) Turun Hingga Rp 11.000, Cek Harga Terbaru

Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian hari ini kompak mengalami penurunan hingga Rp 11.000 per gram. Cek harga terbaru. 

Naik MRT Jakarta Bisa Pakai Kartu Kredit BCA, Begini Cara Aktifkan Contactless

Naik MRT Jakarta kini bisa pakai Kartu Kredit BCA. Cek syarat, cara aktifkan Contactless, dan panduan tap di gate di sini, yuk.  

Daftar Film Populer Letterboxd Seminggu Ini, Banyak Film Baru

Yuk, tonton semua judul film viral yang sedang banyak ditonton dan menjadi tren di Letterboxd sepanjang minggu ini.​

Area Tangga Jadi Lebih Menarik, Ini 3 Cara Simpel Menatanya di Tahun 2026

Area tangga sering kali hanya dianggap sebagai jalur untuk berpindah lantai, padahal sudut ini bisa ikut memperkuat tampilan interior rumah. 

Bukan Cuma Lansia! Ini 7 Penyebab Stroke yang Serang Anak Muda, Termasuk Stres

Jangan anggap remeh! Kenali berbagai penyebab stroke pada usia muda mulai dari kebiasaan merokok, stres berlebihan, hingga gaya hidup sedenter.

Nikmati Promo Yoshinoya Weekend Oktober, Ada Cashback 25% Pakai QRIS myBCA

Khusus nasabah BCA, nikmati keseruan akhir pekan dengan promo Yoshinoya spesial cashback 25% setiap hari Jumat hingga Minggu sepanjang Oktober.

5 Penyebab Usaha Kopi Gagal di Tahun Pertama dan Cara Menghindarinya

Usaha kopi tak selalu berjalan mulus. Kenali 5 penyebab coffee shop gagal di tahun pertama dan cara agar bisnis tetap bertahan.  

Luka Pasien Gula Darah Tinggi Bahayakan Nyawa jika Terlambat Ditangani Dokter

Gula darah tinggi terbukti melumpuhkan fungsi sel darah putih. Pelajari pencegahan komplikasi luka pada penderita gula darah tinggi berikut ini.