M O M S M O N E Y I D
Bugar

17 Makanan Pencegah Kadar Gula Darah Naik yang Efektif dan Layak Dicoba

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda bisa coba konsumsi, inilah beberapa makanan pencegah kadar gula darah naik yang efektif.

Menjaga gula darah tetap stabil tidak hanya berarti menghindari makanan tertentu, tetapi juga memilih makanan yang membantu mencegah lonjakan gula darah.

Ada beberapa jenis makanan yang kaya akan serat, protein, atau senyawa alami yang mampu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.

Mengonsumsi makanan-makanan ini tidak hanya membantu menstabilkan gula darah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 10 Ciri-ciri Gula Darah Tinggi yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Melansir dari laman Healthline, berikut ini adalah beberapa makanan pencegah kadar gula darah naik yang efektif:

1. Brokoli dan Kecambah Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami yang membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Kecambah brokoli juga kaya glukosinolat yang dapat membantu penderita diabetes tipe 2. Untuk hasil terbaik, makanlah brokoli mentah, dikukus ringan, atau tambahkan biji mustard ke brokoli yang dimasak untuk mengaktifkan mirosinase, enzim yang meningkatkan manfaat sulforaphane.

2. Makanan Laut

Ikan dan kerang merupakan sumber protein, lemak sehat, dan antioksidan yang baik. Protein dalam makanan laut memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Konsumsi ikan berlemak seperti salmon atau sarden secara teratur juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Labu dan Biji Labu

Labu mengandung karbohidrat polisakarida yang membantu menurunkan gula darah. Selain itu, biji labu kaya lemak sehat dan protein yang mendukung manajemen gula darah.

Penelitian menunjukkan konsumsi biji labu dapat mengurangi gula darah hingga 35% setelah makan.

4. Kacang-kacangan dan Selai Kacang

Kacang seperti almond, kacang tanah, dan kacang mete dapat membantu menstabilkan gula darah. Kacang-kacangan ini mengandung protein, serat, dan lemak sehat yang memperlambat penyerapan gula.

Menambahkan kacang-kacangan ke dalam menu harian bisa membantu mengurangi gula darah puasa.

Baca Juga: 12 Pilihan Jus Sehat yang Membantu Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes

5. Okra

Okra mengandung polisakarida dan flavonoid yang membantu menurunkan kadar gula darah. Komponen seperti rhamnogalacturonan pada okra berperan sebagai senyawa antidiabetes alami.

Meskipun penelitian pada manusia masih diperlukan, konsumsi okra dapat menjadi tambahan sehat untuk diet Anda.

6. Biji Rami

Biji rami kaya serat dan lemak sehat, serta membantu menurunkan kadar gula darah. Konsumsi yogurt yang dicampur biji rami telah terbukti menurunkan HbA1c, indikator kontrol gula darah jangka panjang.

7. Kacang dan Lentil

Kacang dan lentil mengandung serat larut yang memperlambat pencernaan dan mengurangi lonjakan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kacang hitam atau buncis ke dalam makanan dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan hanya makan nasi.

8. Kimchi dan Asinan Kubis

Makanan fermentasi seperti kimchi dan asinan kubis mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus dan meningkatkan sensitivitas insulin. Penelitian menunjukkan makanan probiotik dapat membantu penderita diabetes yang sulit mengelola gula darah.

Baca Juga: Bahaya Komplikasi Kadar Gula Darah yang Tidak Terkontrol, Ini Ulasan Lengkapnya

9. Biji Chia

Biji chia kaya akan serat dan lemak sehat yang dapat menurunkan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi biji chia membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan lonjakan gula darah setelah makan.

10. Kale

Kale kaya serat dan antioksidan flavonoid seperti quercetin dan kaempferol. Kedua senyawa ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kale bersama makanan tinggi karbohidrat dapat mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

11. Buah-Buahan Beri

Buah beri seperti raspberry, stroberi, blueberry, dan blackberry kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian menemukan bahwa makan raspberry merah dengan makanan tinggi karbohidrat membantu mengurangi gula darah dan insulin setelah makan.

Buah beri juga mendukung sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengolah glukosa lebih baik.

12. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsinya dapat membantu mengurangi gula darah dan melindungi tubuh dari sindrom metabolik. Namun, pastikan untuk mengonsumsi alpukat dalam porsi wajar.

Baca Juga: 4 Manfaat Olahraga untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi Anda

13. Oat dan Gandum

Oat mengandung serat larut yang dapat membantu mengontrol gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi oat secara rutin dapat menurunkan kadar HbA1c dan gula darah puasa.

Gandum, bila dikonsumsi sebelum makanan tinggi karbohidrat seperti roti putih, juga dapat membantu menurunkan gula darah setelah makan.

14. Buah Jeruk

Jeruk dan jeruk bali adalah buah dengan indeks glikemik rendah hingga sedang, kaya serat, vitamin, dan senyawa tanaman seperti naringenin yang memiliki sifat antidiabetes. Mengonsumsi buah jeruk utuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan melindungi tubuh dari diabetes.

15. Kefir dan Yogurt

Kefir dan yogurt adalah produk susu fermentasi yang kaya probiotik. Probiotik membantu mendukung kesehatan usus dan meningkatkan regulasi gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kefir dan yogurt secara rutin dapat menurunkan gula darah puasa dan risiko diabetes tipe 2.

16. Telur

Telur adalah sumber protein dan lemak sehat yang membantu menstabilkan gula darah. Studi menunjukkan bahwa makan satu telur per hari dapat menurunkan gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Konsumsi telur secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 pada pria.

Baca Juga: 18 Pilihan Makanan yang Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi

17. Apel

Apel kaya serat larut dan senyawa tanaman seperti quercetin, asam klorogenat, dan asam galat, yang membantu mengontrol gula darah. Makan apel sebelum makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi, telah terbukti menurunkan gula darah setelah makan.

Nah, itu dia beberapa makanan pencegah kadar gula darah naik yang efektif. Semoga membantu, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fenomena Nebeng di Tengah Kondisi Kenaikan Biaya Hidup

Budaya nebeng di Indonesia memang bukan budaya baru. Bahkan, sebelum adanya jasa ride-hiling, komunitas untuk nebeng menebeng sudah ada.

Masih Ada Celah Bagi Produk UMKM Masuk Jaringan Ritel Modern

Sebanyak sepuluh produk pangan usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil masuk jaringan ritel modern besutan AEON Indonesia.

Promo Hypermart Daily Fresh 11-17 September 2026, Cake-Frozen Food Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 11-17 September 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Promo Alfamart Serba Gratis Weekend 11-13 September 2026, Oronamin C Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Weekend Periode 11-13 September 2026 untuk belanja produk favorit lebih hemat.

Promo Indomaret Weekend Treats 11-13 September 2026, Belfoods Safari Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 11-13 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.