M O M S M O N E Y I D
Bugar

13 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Cepat Tua lo, Apa Saja?

13 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Cepat Tua lo, Apa Saja?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan yang ternyata bikin cepat tua lo. Apa saja, ya? Yuk, intip pembahasannya di sini!

Penuaan memang bagian alami dari kehidupan. Namun, gaya hidup sehari hari ternyata memiliki pengaruh besar terhadap seberapa cepat tubuh dan kulit mengalami proses penuaan.

Tidak hanya soal munculnya kerutan, kebiasaan tertentu juga dapat mempercepat penurunan energi, kesehatan organ, hingga fungsi otak.

Tanpa disadari, beberapa rutinitas yang sering dianggap sepele justru bisa memicu stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh. Kondisi ini membuat sel sel tubuh lebih cepat rusak dan mempercepat tanda tanda penuaan dini.

Baca Juga: 5 Efek Negatif Makanan Tinggi Gula untuk Kulit, Bikin Cepat Tua dan Jerawatan!

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa kebiasaan yang ternyata bikin cepat tua:

1. Tidak pernah libur

Bekerja terus-menerus tanpa jeda membuat sistem saraf tetap berada dalam mode siaga. Dampaknya tubuh cepat lelah, suasana hati terganggu, dan daya tahan tubuh menurun.

Menurut Dr. Kavin Mistry, tubuh punya ritme alami antara stres dan pemulihan. Jika tidak diberi waktu istirahat, tubuh kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia menyarankan meluangkan setidaknya 15 menit sehari untuk sekadar duduk santai tanpa rasa bersalah.

2. Kurang minum air

Dehidrasi ringan tapi terus-menerus bisa mengganggu fungsi otak, detoksifikasi, hingga kesehatan sendi. Dr. Mistry menjelaskan bahwa dehidrasi membuat jaringan otak menyusut dan menurunkan konsentrasi serta memori.

Dalam jangka panjang, kulit jadi lebih cepat keriput dan tubuh mudah lelah. Cara sederhana mencegahnya adalah dengan minum segelas air saat bangun tidur lalu menjaga asupan cairan sepanjang hari.

3. Terlalu lama pakai headphone

Headphone memang membantu fokus, tetapi pemakaian terlalu lama bisa menimbulkan masalah. Menurut Dr. Mistry, penggunaan yang berlebihan membuat otak terus menerima rangsangan dan kesulitan masuk ke kondisi tenang yang diperlukan untuk pemulihan.

Postur tubuh juga bisa terganggu, aliran darah ke otak berkurang, bahkan fungsi pernapasan ikut terhambat. Disarankan memberi waktu istirahat untuk telinga agar indra bisa pulih.

4. Tidak melatih otot

Otot adalah penanda penting penuaan sehat. Tanpa latihan kekuatan, massa otot berkurang dan metabolisme melambat. Dr. Mistry menekankan bahwa otot menghasilkan zat antiinflamasi yang melindungi otak dan daya tahan tubuh.

Kehilangan otot meningkatkan risiko jatuh, lemah, dan penurunan fungsi kognitif. Latihan sederhana seperti push-up atau squat selama 10 menit tiap pagi sudah memberi manfaat besar.

Baca Juga: Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua lo, Batasi Konsumsinya

5. Stres berlebihan

Stres yang tidak terkendali mempercepat kerusakan sel dan meningkatkan risiko penyakit jantung hingga gangguan pencernaan. Menurut Dr. Jennifer Hankenson, stres juga mempercepat penuaan sel.

Ia menyarankan latihan pernapasan, meditasi, atau mindfulness selama beberapa menit setiap hari untuk menurunkan kadar stres.

6. Mengabaikan kebersihan gigi

Menyikat gigi sebelum tidur ternyata penting untuk umur panjang. Dr. Hankenson menjelaskan bahwa bakteri mulut bisa masuk ke aliran darah dan memengaruhi kesehatan jantung.

Kebiasaan buruk ini juga memicu penyakit gusi dan kerusakan gigi. Menjaga kebersihan mulut adalah investasi kesehatan jangka panjang.

7. Tidur dengan riasan

Membiarkan makeup menempel saat tidur membuat kulit sulit bernapas dan mengganggu proses regenerasi alami. Dr. Mistry mengatakan kulit memperbaiki diri di malam hari, tetapi riasan bisa menyumbat pori dan menimbulkan peradangan.

Ia menyarankan membersihkan wajah dengan minyak alami lalu mengusapnya dengan kain hangat untuk membantu relaksasi.

8. Terlalu lama menatap layar

Terikat dengan perangkat tanpa jeda membuat sistem saraf selalu waspada. Dr. Joseph Mercola menjelaskan bahwa saraf vagus, yang berperan menenangkan jantung dan pencernaan, membutuhkan momen keheningan.

Memberi diri Anda waktu tanpa layar setiap hari bukanlah kemalasan, melainkan cara tubuh memperbarui diri.

Baca Juga: 7 Nutrisi Penting yang Dibutuhkan di Usia Tua, Catat ya!

9. Terjebak dalam pikiran negatif

Pola pikir negatif yang berulang berdampak buruk pada kesehatan mental sekaligus fisik. Menurut Dr. Lakelyn Eichenberger, emosi negatif dapat memicu peradangan kronis.

Ia menyarankan menulis hal-hal positif, melatih rasa syukur, dan mengurangi paparan lingkungan toksik untuk menjaga keseimbangan emosi.

10. Tidak punya tujuan hidup

Kurangnya rencana atau arah hidup dapat menurunkan motivasi dan berdampak pada kesehatan. Dr. Eichenberger menegaskan bahwa memiliki sesuatu yang dinantikan memberi semangat dan memperpanjang kualitas hidup.

Menetapkan tujuan kecil, seperti belajar keterampilan baru atau merencanakan perjalanan, bisa menjadi awal yang baik.

11. Jarang melatih otak

Otak butuh tantangan agar tetap tajam. Menurut Dr. Eichenberger, berhenti belajar meningkatkan risiko penurunan kognitif. Membaca, memecahkan teka-teki, atau mempelajari bahasa baru dapat menjaga otak tetap aktif. Aktivitas di luar zona nyaman juga memberi manfaat besar.

12. Kurang bersosialisasi

Kesepian dapat merusak tubuh perlahan. Perasaan terisolasi membuat sistem saraf terus dalam keadaan stres. Jessica Corona-Irwin, seorang perawat, menyarankan untuk aktif dalam kegiatan sosial yang Anda sukai, misalnya komunitas hobi atau kegiatan sukarela.

13. Terlalu sering duduk

Duduk sepanjang hari membuat metabolisme melambat dan otot melemah. Dr. Mercola menjelaskan bahwa gerakan tubuh memicu pelepasan zat yang melindungi otak dan jantung.

Ia menyarankan untuk berdiri setiap 30 menit, berjalan setelah makan, dan bergerak setidaknya setengah jam setiap hari.

Baca Juga: 8 Manfaat Latihan Kekuatan di Usia Tua bagi Kesehatan Tubuh

Itulah beberapa kebiasaan yang ternyata bikin cepat tua. Kebiasaan sehari-hari ternyata sangat berpengaruh pada cepat atau lambatnya proses penuaan. Para ahli sepakat bahwa menjaga keseimbangan antara kerja, istirahat, hidrasi, olahraga, pikiran positif, dan interaksi sosial dapat membantu Anda tetap sehat lebih lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.