M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Efek Negatif Makanan Tinggi Gula untuk Kulit, Bikin Cepat Tua dan Jerawatan!

5 Efek Negatif Makanan Tinggi Gula untuk Kulit, Bikin Cepat Tua dan Jerawatan!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Suka makanan manis? Awas, ini 5 efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang perlu Anda ketahui sekarang juga.

Banyak dari kita sudah tahu bahwa konsumsi gula berlebih tidak baik untuk berat badan atau kesehatan jantung. Namun, dampaknya terhadap kesehatan kulit sering kali terabaikan.

Kulit merupakan cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuh, dan gula adalah salah satu pemicu utama kerusakan jaringan kulit dari tingkat seluler.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Akun Instagram Diblokir Seseorang, Ini Cara Mudah Mengetahuinya

Fenomena ini bukan sekadar mitos kecantikan. Ada proses biologis nyata yang terjadi setiap kali kadar glukosa dalam darah melonjak tajam.

Melansir American Academy of Dermatology, Healthline, dan WebMD, berikut adalah 5 efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang harus Anda waspadai.

1. Mempercepat penuaan dini

Efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang pertama yaitu mempercepat penuaan dini.

Efek paling berbahaya dari gula adalah proses yang disebut glikasi. Mengutip Healthline, glikasi terjadi ketika molekul gula dalam aliran darah menempel pada protein kulit, yaitu kolagen dan elastin.

Proses ini menghasilkan molekul baru yang merusak bernama Advanced Glycation End-products (AGEs). AGEs menyebabkan kolagen yang seharusnya kenyal dan fleksibel menjadi kaku dan rapuh.

Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya lebih cepat, yang kemudian berujung pada munculnya kerutan dalam dan kulit yang tampak kendur sebelum waktunya.

2. Memperparah peradangan dan jerawat

Efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang kedua yaitu memperparah peradangan dan jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti roti putih, soda, dan permen dapat menyebabkan lonjakan insulin yang sangat cepat.

Menurut studi yang diterbitkan oleh American Academy of Dermatology, lonjakan insulin akan merangsang produksi hormon androgen yang lebih aktif. Hormon ini bisa memicu kelenjar minyak untuk memproduksi sebum secara berlebihan.

Ketika minyak berlebih bercampur dengan bakteri, pori-pori akan tersumbat dan memicu peradangan hebat. Sehingga, jerawat muncul lebih sering dan lebih sulit untuk disembuhkan.

3. Merusak skin barrier dan memicu kulit kering

Efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang ketiga yaitu merusak skin barrier dan memicu kulit kering.

Gula memiliki sifat inflamasi yang bisa mengganggu integritas lapisan pelindung kulit (skin barrier). Berdasarkan penjelasan dari WebMD, konsumsi gula berlebih dapat menyerap kelembaban alami dari sel-sel kulit melalui proses osmotik.

Selain itu, peradangan sistemik yang dipicu oleh gula dapat menghambat kemampuan kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Hasilnya, kulit tidak hanya terasa kering dan kasar, tetapi juga menjadi lebih sensitif terhadap iritasi lingkungan seperti polusi atau paparan sinar matahari.

Baca Juga: 7 Risiko Kesehatan Terlalu Banyak Konsumsi Gula yang Penting Diketahui

4. Memperburuk kondisi eksim dan rosacea

Efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang keempat yaitu memperburuk kondisi eksim dan rosacea.

Bagi mereka yang sudah memiliki kondisi kulit sensitif seperti eksim atau rosacea, gula bisa menjadi pemicu peradangan.

Sumber medis dari Medical News Today menyatakan bahwa gula meningkatkan kadar sitokin inflamasi dalam darah. Sitokin ini adalah protein yang mengirim sinyal peradangan ke seluruh tubuh, termasuk kulit.

Akibatnya, kemerahan pada penderita rosacea akan tampak lebih menyala. Dan, rasa gatal serta ruam pada penderita eksim akan menjadi lebih intens setelah mengonsumsi makanan manis dalam jumlah besar.

5. Menyebabkan hiperpigmentasi dan kulit kusam

Efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit yang kelima yaitu menyebabkan hiperpigmentasi dan kulit kusam.

Konsumsi makanan manis secara terus-menerus dapat mengganggu keseimbangan antioksidan dalam tubuh.

Saat tubuh sibuk memproses kelebihan glukosa, produksi radikal bebas akan meningkat secara drastis. Radikal bebas ini menyerang sel-sel kulit dan memicu stres oksidatif yang membuat warna kulit tampak tidak merata dan kehilangan kilau alaminya.

Selain itu, peradangan akibat glikasi sering kali meninggalkan noda gelap atau hiperpigmentasi yang sulit hilang. Akibatnya, wajah tampak lebih kusam dan tidak segar.

Itulah 5 efek negatif makanan tinggi gula untuk kulit. Dengan mengurangi asupan gula rafinasi dan menggantinya dengan makanan tinggi antioksidan seperti buah beri, sayuran hijau, dan lemak sehat, Anda bisa memperlambat proses glikasi dan meredakan peradangan. Ingat, kulit yang sehat dimulai dari piring makan Anda, bukan hanya dari skincare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Akhir Pekan Hemat! Promo McD Weekend Deals Cuma Rp 35.000 Paket Lengkap

Bikin akhir pekan makin seru dengan promo McD Weekend Deals edisi Oktober 2026. Dapatkan paket makan lengkap hanya Rp 35.000.

Promo JSM Superindo 23-25 Oktober 2026, Aneka Buah Diskon 60% dan Beli 1 Gratis 1

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 23-25 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

9 Tips Menjaga Keamanan Transaksi Digital biar Data Pribadi dan Saldo Aman

Simak 9 cara menjaga keamanan transaksi digital, mengenali modus penipuan online, dan melindungi data pribadi serta saldo rekening.

Rekomendasi Tumbler Mini Berkualitas, Siap Gantikan Gelas Plastik Sekali Pakai

Memilih tumbler mini tidak boleh asal pilih bahan. Ketahui keunggulan insulasi vakum ganda dan fitur anti bocor dari brand ternama.   &nb

Traveling di Musim Hujan Tetap Nyaman Jika Anda Praktikan 5 Tips Ini

Agar musim hujan tidak mengganggu aktivitas traveling, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.  

Ancaman Serangan Asam Urat Datang 11 Tahun Lebih Awal pada Usia Muda!

Serangan asam urat berisiko datang 11 tahun lebih awal pada usia muda. Simak pemicu utama dan hubungannya dengan lemak tubuh di sini.  

Pembengkakan Kaki Tunjukkan Bahaya Arteri Tersumbat Akibat Kolesterol Tinggi!

Arteri menyempit akibat plak membuat jantung bekerja lebih berat. Temukan panduan pencegahan efektif untuk jantung.  

Layar Jumbo HP Samsung S25 Ultra Pangkas Bezel 15%, Saingi iPhone 16 Pro Max!

Layar S25 Ultra mengusung Gorilla Armor 2 yang 29% lebih tahan retak. Ketahui peningkatan ketahanan dan perbandingannya dengan kompetitor.  

Musim Mangga Tiba! Hati-Hati 4 Efek Samping Makan Mangga Berlebihan buat Tubuh

Meskipun kaya vitamin dan nutrisi, makan mangga secara berlebihan justru bisa memicu gangguan kesehatan. Ketahui efek sampingnya di sini.

6 Tips Dekorasi Rumah Kecil biar Terasa Luas, Nyaman dan Estetik Banget

Rumah kecil terasa sempit? Simak 6 tips dekorasi simpel yang bikin ruangan tampak lebih luas, terang, rapi, dan nyaman.