MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lo, beberapa alasan minuman energi bisa bikin cepat lelah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini, yuk!
Minuman energi menjadi pilihan bagi sebagian orang ketika tubuh terasa lelah atau mengantuk. Produk ini dikenal mampu memberikan dorongan energi dalam waktu singkat, terutama karena kandungan kafein, gula, dan berbagai zat stimulan lainnya.
Tidak heran jika minuman energi kerap dikonsumsi saat bekerja lembur, belajar hingga larut malam, atau ketika membutuhkan fokus tambahan.
Namun, efek berenergi dari minuman energi biasanya hanya bersifat sementara. Setelah beberapa waktu, tubuh justru dapat merasa lebih lelah dibandingkan sebelumnya.
Kondisi ini membuat sebagian orang kembali mengonsumsi minuman energi untuk mendapatkan dorongan energi yang sama, sehingga terbentuk pola konsumsi yang kurang sehat.
Hal tersebut terjadi karena tubuh merespons kandungan dalam minuman energi dengan cara tertentu, terutama pada sistem saraf, kadar gula darah, dan kualitas tidur.
Alih-alih memberikan energi yang stabil, beberapa komponen dalam minuman energi justru dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan tenaga.
Baca Juga: 6 Alasan Biji Chia Bagus untuk Kesehatan Wanita, Apa Sajakah Itu?
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa alasan minuman energi bisa bikin cepat lelah:
1. Dehidrasi
Minuman energi umumnya mengandung kafein dalam jumlah cukup tinggi. Kafein dapat meningkatkan produksi urin sehingga tubuh kehilangan lebih banyak cairan.
Jika cairan yang hilang tidak digantikan dengan cukup minum air, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Dehidrasi ringan dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti urin berwarna lebih gelap, mulut terasa kering, kelelahan, sakit kepala, kram otot, serta rasa haus yang berlebihan.
Pada kondisi yang lebih serius, dehidrasi dapat menyebabkan pusing, kulit sangat kering, detak jantung lebih cepat, hingga kesulitan buang air kecil.
Para ahli menyarankan agar asupan kafein tidak melebihi sekitar 400 miligram per hari bagi orang dewasa yang sehat. Selain itu, konsumsi gula tambahan juga sebaiknya dibatasi sekitar 25 hingga 36 gram per hari.
2. Penurunan energi akibat gula
Sebagian besar minuman energi mengandung gula dalam jumlah tinggi, seperti fruktosa, glukosa, atau sirup jagung fruktosa tinggi. Setelah mengonsumsi minuman energi, kadar gula darah dapat meningkat dengan cepat.
Lonjakan ini kemudian diikuti oleh penurunan kadar gula darah yang cukup drastis. Kondisi ini dikenal sebagai “sugar crash”.
Ketika penurunan gula darah terjadi, tubuh dapat terasa lelah, lesu, dan kurang fokus. Gejala ini biasanya muncul sekitar 1 hingga 2 jam setelah minuman energi dikonsumsi.
Baca Juga: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui
3. Gejala penarikan kafein
Orang yang terbiasa minum minuman energi setiap hari dapat mengalami gejala penarikan kafein jika mereka mengurangi atau menghentikan konsumsinya.
Gejala penarikan kafein dapat membuat seseorang merasa kurang nyaman dan lebih cepat lelah. Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain mudah marah, sulit berkonsentrasi, rasa kantuk yang meningkat, sakit kepala, serta gangguan pencernaan seperti mual.
Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa perlu kembali mengonsumsi minuman energi agar tubuh terasa lebih segar.
4. Tubuh menjadi toleran terhadap kafein
Kafein dapat menimbulkan efek ketergantungan jika dikonsumsi secara rutin. Seiring waktu, tubuh bisa menjadi terbiasa dengan efek kafein sehingga dampaknya tidak lagi terasa sekuat sebelumnya.
Kondisi ini disebut toleransi kafein. Ketika toleransi meningkat, seseorang mungkin membutuhkan lebih banyak kafein untuk mendapatkan efek energi yang sama.
Akibatnya, minuman energi yang sebelumnya terasa menyegarkan bisa menjadi kurang efektif. Tubuh tetap merasa mengantuk, sulit fokus, dan cepat lelah meskipun sudah mengonsumsinya.
5. Mengganggu pola tidur
Minuman energi memang dapat membantu seseorang tetap terjaga setelah malam yang panjang. Namun, konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat mengganggu pola tidur.
Kafein dapat membuat seseorang lebih sulit tidur atau mempertahankan tidur yang nyenyak. Dalam jangka panjang, gangguan tidur ini dapat menyebabkan tubuh terasa lelah dan kurang bertenaga pada siang hari.
Beberapa masalah tidur yang berkaitan dengan konsumsi kafein berlebihan antara lain rasa kantuk pada siang hari, insomnia, sering terbangun pada malam hari, serta kualitas tidur yang buruk.
Baca Juga: Ternyata Ini 6 Alasan Sering Lapar saat Cuaca Dingin, Apa Saja ya?
Itulah beberapa alasan minuman energi bisa bikin cepat lelah. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News