M O M S M O N E Y I D
Bugar

Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua lo, Batasi Konsumsinya

Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua lo, Batasi Konsumsinya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda, ternyata ada beberapa makanan yang bisa bikin cepat tua lo. Batasi konsumsinya, ya.

Penuaan adalah proses alami yang tidak bisa dihindari. Namun, seberapa cepat tanda-tandanya muncul ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh usia dan faktor genetik.

Pola makan juga punya peran besar dalam menentukan apakah tubuh Anda menua secara sehat atau justru lebih cepat dari seharusnya.

Tanpa disadari, beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari justru bisa mempercepat penuaan. Dampaknya tidak hanya terlihat pada kulit, seperti munculnya keriput atau kusam, tetapi juga pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Hal ini biasanya berkaitan dengan meningkatnya peradangan, stres oksidatif, serta kerusakan kolagen yang menjaga elastisitas kulit.

Baca Juga: 13 Kebiasaan yang Bikin Lebih Cepat Tua Tanpa Disadari, Cek di Sini!

Bersumber dari laman Health, berikut ini beberapa makanan yang bisa bikin cepat tua:

1. Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan

Mengonsumsi terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan dapat memicu proses yang disebut glikasi. Ini adalah reaksi ketika gula menempel pada protein dalam tubuh dan membentuk zat berbahaya.

Proses ini bisa merusak protein penting seperti kolagen, yaitu komponen utama yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah kendur, muncul garis halus, dan terlihat lebih cepat menua.

Selain itu, minuman manis seperti soda, teh manis, limun, dan kopi dengan tambahan sirup juga sebaiknya dibatasi. Jenis minuman ini umumnya tinggi gula tetapi rendah nutrisi, sehingga kurang memberikan manfaat bagi tubuh maupun kulit.

2. Makanan olahan dan gorengan

Makanan olahan dan gorengan, seperti kentang goreng, nugget, sosis, dan camilan kemasan, dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit. Jenis makanan ini cenderung memicu peradangan dalam tubuh dan mempercepat pembentukan zat berbahaya yang merusak jaringan kulit.

Selain itu, makanan olahan biasanya rendah vitamin, mineral, dan antioksidan. Padahal, nutrisi tersebut penting untuk membantu memperbaiki sel kulit, menjaga kelembapan, serta mendukung produksi kolagen.

Jika dikonsumsi terlalu sering, kulit bisa tampak lebih kusam dan kehilangan elastisitasnya.

Baca Juga: 8 Alasan Latihan Kekuatan Bagus untuk Kesehatan di Usia Tua

3. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat memengaruhi tampilan kulit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan minum alkohol dalam jumlah banyak dapat berkaitan dengan munculnya garis halus, pembengkakan di area mata, dan berkurangnya volume wajah.

Alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga kulit terlihat lebih kering dan kurang segar. Meski hasil penelitian masih bervariasi, membatasi konsumsi alkohol tetap menjadi langkah bijak untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Makanan tinggi natrium

Makanan yang mengandung garam tinggi, seperti makanan cepat saji, daging olahan, dan camilan asin, tidak hanya berdampak pada tekanan darah, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi kulit.

Asupan garam berlebih dapat memicu stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh lebih tinggi dibandingkan antioksidan. Hal ini dapat merusak sel-sel tubuh, termasuk sel kulit.

Akibatnya, kulit bisa tampak lebih cepat menua dan kurang sehat. Oleh karena itu, penting untuk mengontrol konsumsi makanan tinggi natrium agar kulit tetap terjaga.

Baca Juga: 7 Nutrisi Penting yang Dibutuhkan di Usia Tua, Catat ya!

5. Lemak trans

Lemak trans merupakan jenis lemak yang sering ditemukan dalam makanan olahan, seperti kue, donat, makanan goreng, dan produk dengan minyak terhidrogenasi sebagian.

Jenis lemak ini tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan jantung, tetapi juga dapat mempercepat penuaan kulit. Lemak trans dapat merusak kolagen dan mengurangi elastisitas kulit, sehingga kulit menjadi lebih mudah berkerut.

Untuk menghindarinya, Anda bisa mulai dengan membaca label makanan dan membatasi konsumsi produk yang mengandung lemak trans.

Itulah beberapa makanan yang bisa bikin cepat tua. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Jus Alami yang Bisa Bantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ada beberapa jus alami yang bisa bantu menurunkan tekanan darah tinggi, lho. Yuk, intip di sini!     

9 Minuman Kaya Kalium yang Bagus untuk Tekanan Darah Anda

Yuk, cek daftar minuman kaya kalium yang bagus untuk tekanan darah Anda berikut ini. Apa saja?      

Promo Alfamart Home Care Periode 16-31 Mei 2026, Aneka Detergent Diskon hingga 40%

Manfaatkan promo Alfamart Home Care periode 16-31 Mei 2026 untuk belanja hemat kebutuhan rumah tangga.

5 Suplemen yang Harus Dihindari Penderita Tekanan Darah Tinggi

Tahukah bahwa ada beberapa suplemen yang harus dihindari penderita tekanan darah tinggi, lho. Cek di sini, yuk!

Rahasia Black Sapote: 8 Manfaat Kesehatan Tak Terduga Buah Puding Cokelat

Dijuluki puding cokelat, black sapote menyimpan 8 manfaat luar biasa. Cari tahu cara kerja uniknya di sini!

5 Makanan Terbaik untuk Kulit Kering, Rahasia Kulit Lembab Bebas Dehidrasi

Punya kulit kering? Berikut MomsMoney bagikan daftar makanan terbaik untuk kulit kering yang sebaiknya Anda konsumsi.

10 Makanan yang Harus Rutin Dikonsumsi supaya Panjang Umur

Ternyata ini beberapa makanan yang harus rutin dikonsumsi supaya panjang umur lo. Apa sajakah itu?​ 

Awas! Ini 5 Daftar Makanan yang Bisa Bikin Lebih Cepat Tua

Intip daftar makanan yang bisa bikin lebih cepat tua berikut ini, yuk! Ada apa saja kira-kira?          

Hasil Malaysia Masters 2026: Bertumbangan, Hanya 6 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar

Hasil Malaysia Masters 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (20/5), bertumbangan, hanya enam dari 12 wakil Indonesia yang melaju ke 16 besar.

Wabah Ebola di Afrika Makin Menyebar, 139 Orang Mati Diduga Akibat Penyakit Ini

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda terus merenggut korban jiwa. Ada hampir 600 kasus yang diduga dan 139 kematian yang diduga.