M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh

11 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, bahaya terlalu banyak konsumsi gula bagi kesehatan tubuh Anda. Apa saja, ya?

Gula memang memberikan rasa manis yang menyenangkan, tetapi konsumsi berlebihan dapat membawa dampak serius bagi kesehatan.

Tanpa disadari, gula tersembunyi sering ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman sehari hari, mulai dari minuman kemasan hingga camilan ringan. Jika tidak dikontrol, kebiasaan ini dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh secara perlahan.

Tubuh memang membutuhkan gula sebagai sumber energi. Namun, asupan yang berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan metabolisme. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami risiko yang mungkin muncul agar bisa mengatur pola konsumsi dengan lebih bijak.

Baca Juga: 8 Menu Sarapan Rendah Gula yang Tidak Bikin Gula Darah Naik

Bersumber dari laman Healthline, di bawah ini bahaya terlalu banyak konsumsi gula bagi kesehatan tubuh Anda:

1. Menyebabkan kenaikan berat badan

Obesitas terus meningkat di seluruh dunia, dan gula tambahan terutama dari minuman manis jadi salah satu penyebab utamanya. Minuman seperti soda, jus kemasan, dan teh manis tinggi fruktosa. Jenis gula ini membuat rasa lapar bertambah karena tubuh sulit merasa kenyang.

Studi pada hewan juga menunjukkan fruktosa berlebih bisa menurunkan sensitivitas leptin, hormon yang memberi sinyal kapan harus berhenti makan. Tidak heran minuman manis sangat mudah membuat berat badan naik.

Penelitian pun menghubungkan konsumsi minuman manis dengan obesitas, diabetes tipe 2, serta peningkatan lemak perut yang berbahaya.

2. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Kebiasaan mengonsumsi gula tinggi berkaitan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang naik, dan peradangan. Semua ini adalah faktor risiko penyakit jantung, penyebab kematian nomor satu di dunia.

Sebuah studi besar menemukan orang yang banyak makan gula tambahan lebih berisiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bahkan hanya satu kaleng soda sudah hampir memenuhi batas harian gula yang disarankan.

3. Memicu jerawat

Makanan manis dan olahan cepat menaikkan gula darah. Lonjakan ini membuat produksi hormon androgen dan minyak kulit meningkat, serta menimbulkan peradangan yang memicu jerawat.

Studi besar menemukan konsumsi makanan manis, produk olahan, dan susu berkaitan dengan risiko jerawat yang lebih tinggi. Sebaliknya, pola makan rendah gula terbukti bisa membantu mencegah jerawat.

4. Menyumbang risiko diabetes tipe 2

Jumlah penderita diabetes terus meningkat dalam 30 tahun terakhir, dan gula jadi salah satu faktor pemicunya. Walau gula tidak langsung menyebabkan diabetes, konsumsi berlebih bisa memicu kenaikan berat badan dan resistensi insulin.

Kondisi ini membuat gula darah terus naik dan akhirnya meningkatkan risiko diabetes. Studi juga menemukan orang yang rutin minum minuman manis lebih berisiko terkena penyakit ini.

Baca Juga: 6 Manfaat Air Putih untuk Menurunkan Gula Darah secara Alami

5. Berkaitan dengan risiko kanker

Obesitas akibat terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Selain itu, gula berlebih menyebabkan peradangan kronis dan resistensi insulin, yang juga berhubungan dengan kanker.

Tinjauan dari puluhan studi menunjukkan konsumsi tinggi makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko kanker antara 23% hingga 200%, tergantung jenisnya.

6. Mengganggu kesehatan mental

Pola makan tinggi gula sering dikaitkan dengan gangguan suasana hati, kecemasan, hingga depresi. Para peneliti menduga hal ini disebabkan oleh peradangan kronis, resistensi insulin, serta terganggunya sistem dopamin di otak.

Studi besar pada pria dan wanita menunjukkan konsumsi gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko depresi.

7. Mempercepat penuaan kulit

Gula bisa memicu terbentuknya senyawa bernama AGE (advanced glycation end products) yang merusak kolagen dan elastin, dua protein penting untuk menjaga kulit tetap kencang.

Akibatnya, kulit lebih cepat keriput dan kendur. Dengan kata lain, konsumsi gula berlebih bisa mempercepat penuaan kulit.

8. Mempercepat penuaan sel

Di ujung kromosom terdapat telomer yang berfungsi melindungi DNA. Seiring bertambahnya usia, telomer akan memendek. Gaya hidup, termasuk konsumsi gula tinggi, dapat mempercepat proses ini.

Studi menunjukkan anak-anak yang sering minum minuman manis memiliki telomer lebih pendek, tanda bahwa sel mereka menua lebih cepat.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bisa Stabilkan Kadar Gula Darah Anda

9. Menyebabkan energi mudah drop

Makanan manis memang memberi energi instan, tetapi hanya berlangsung sebentar. Setelah lonjakan gula darah, tubuh mengalami penurunan tajam yang membuat lelah dan lesu.

Analisis penelitian menunjukkan konsumsi gula justru membuat kewaspadaan menurun dan rasa lelah meningkat dalam waktu singkat. Cara lebih sehat untuk menjaga energi stabil adalah mengonsumsi karbohidrat yang kaya serat, dipadukan dengan protein atau lemak.

10. Menyebabkan perlemakan hati

Fruktosa berlebih diproses langsung oleh hati. Jika terlalu banyak, hati akan mengubahnya menjadi lemak. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD).

Studi menemukan orang yang rutin minum minuman manis setiap hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.

11. Masih banyak dampak lain

Selain yang sudah disebutkan, gula berlebih juga bisa meningkatkan risiko penyakit ginjal, asam urat, gigi berlubang, hingga penurunan fungsi otak. Beberapa penelitian bahkan mengaitkannya dengan risiko demensia dan Alzheimer.

Baca Juga: 11 Suplemen yang Bisa Bantu Menurunkan Gula Darah Tinggi

Nah, itu tadi bahaya terlalu banyak konsumsi gula bagi kesehatan tubuh Anda. Terlalu banyak makan gula tidak hanya menyebabkan berat badan naik, tapi juga berpengaruh pada hampir semua aspek kesehatan, mulai dari jantung, kulit, hati, hingga otak.

Para ahli sepakat bahwa membatasi gula tambahan adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi tubuh dari penyakit kronis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Aturan Baru Rekening BCA 2026: Cara Aman Agar Tabungan Tak Mendadak Ditutup

Simak yuk aturan baru rekening BCA 2026 agar tidak ditutup otomatis, lengkap dengan solusi praktis menjaga akun tetap aktif.​  

Langkah Cerdas Lindungi Rumah dari Hujan Lebat agar Bebas Bocor dan Jamur

Cek cara melindungi rumah dari hujan lebat agar hunian kamu terhindar dari bocor, banjir, dan kerusakan yang sering tak disadari!​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (1/4) dan Lusa (2/4), Hujan Ringan di Daerah Ini

Prakiraan cuaca Jawa Timur besok, sebagian besar wilayah diprakirakan terjadi hujan ringan hingga berawan dalam dua hari ke depan.

Film Ghost In The Cell Akan Tayang di 86 Negara, Ini Daftarnya

 Film terbaru yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar, Ghost in the Cell akan tayang di 86 negara.  

Tren Dekorasi 2026: Seni Unik Bikin Rumah Lebih Berkarakter dan Tak Membosankan

Berikut adalah cara mudah menghadirkan seni unik ini agar rumah terasa lebih personal, estetik, dan beda tanpa harus mahal.​  

10 Pelajaran Investasi dari Charlie Munger yang Sering Disadari Terlambat

Simak 10 pelajaran investasi dari Charlie Munger ini agar strategi kamu lebih aman, terarah, dan tidak rugi di masa depan.​  

Tips Membuat Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Besar, Ini 8 Trik yang Disarankan

Dapur sempit terasa sumpek? Yuk cek cara ini agar dapur kecil tampak lebih luas, rapi, dan nyaman tanpa renovasi besar.​  

Cara Cerdas Investasi Ala Charlie Munger yang Bisa Bikin Kekayaan Tumbuh Stabil

Yuk cek strategi investasi sederhana ala Charlie Munger ini untuk membangun kekayaan jangka panjang dengan cara yang lebih aman.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (1/4) dan Lusa (2/4), Didominasi Hujan Ringan

Seluruh wilayah Jawa Tengah diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang dalam dua hari ke depan.  

Film Para Perasuk Merilis OST Aku yang Engkau Cari dan Di Tepi Lamunan

Tak hanya Aku yang Engkau Cari, Rekata Studio memperkenalkan single Maudy Ayunda berjudul Di Tepi Lamunan sebagai OST film Para Perasuk lo.