M O M S M O N E Y I D
Bugar

Yuk, Coba Cara Menurunkan Kadar Gula Darah dengan Cepat Berikut Ini!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa cara menurunkan kadar gula darah dengan cepat. Apa saja? Yuk, cek selengkapnya di sini!

Kadar gula darah yang terlalu tinggi atau tidak terkendali dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti kerusakan saraf, gangguan penglihatan, dan penyakit jantung.

Namun, ada beberapa cara alami dan efektif yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan cepat.

Baca Juga: Ini Dia 17 Makanan Penurun Kadar Gula Darah yang Efektif dan Layak Dicoba

Bersumber dari Very Well Health, berikut ini beberapa cara menurunkan kadar gula darah dengan cepat:

1. Menggunakan Insulin

Insulin kerja cepat, seperti Humalog, Novolog, atau Apidra, adalah cara tercepat untuk menurunkan gula darah Anda. Jika Anda mengidap diabetes tipe 1, Anda bisa mendapatkan dosis koreksi melalui pompa insulin.

Insulin bekerja dengan cara memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel, di mana ia digunakan sebagai energi atau disimpan untuk nanti. Namun, insulin kerja lambat seperti NPH memerlukan waktu beberapa jam untuk bekerja dan tidak efektif untuk menurunkan gula darah dengan cepat.

Jika Anda menggunakan insulin, pastikan untuk memeriksa kembali kadar gula darah Anda setelah 15-30 menit untuk memastikan bahwa gula darah Anda turun.

Jika kadar gula Anda masih tinggi, jangan terburu-buru menambah dosis insulin, karena ini dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah (hipoglikemia).

Baca Juga: 10 Cara Sederhana Menurunkan Kadar Gula Darah Anda, Apa Saja?

2. Minum Obat

Bagi penderita diabetes, selain insulin, ada beberapa obat yang membantu mengatur gula darah. Jika Anda lupa mengonsumsi obat diabetes, kadar gula darah Anda bisa meningkat.

Pastikan untuk selalu memeriksa apakah Anda telah mengonsumsi obat sesuai jadwal. Beberapa obat diabetes yang bekerja cepat untuk menurunkan gula darah termasuk meglitinida (nateglinide dan repaglinide) dan sulfonilurea (seperti glimepiride dan glipizide).

Namun, beberapa obat diabetes hanya berfungsi jika diminum sebelum makan dan tidak akan efektif menurunkan gula darah tinggi yang sudah terjadi. Jadi, pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan obat dengan benar.

3. Berolahraga

Olahraga adalah cara alami dan cepat untuk menurunkan kadar gula darah tanpa obat. Ketika Anda berolahraga, tubuh Anda menggunakan glukosa sebagai energi yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Olahraga seperti jalan cepat, lari, atau bersepeda dapat menurunkan gula darah Anda dalam waktu 24 jam atau lebih. Namun, jika kadar gula darah Anda sangat tinggi (lebih dari 240 mg/dL), pastikan untuk memeriksa kadar keton Anda sebelum berolahraga.

Olahraga dengan kadar keton tinggi dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti ketoasidosis.

Baca Juga: Olahraga Apa yang Efektif Menurunkan Kadar Gula Darah? Ada 7 Rekomendasi

4. Minum Air

Kelebihan gula dalam darah akan dikeluarkan melalui urin, sehingga sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik. Minum banyak air membantu ginjal mengeluarkan kelebihan gula dari tubuh.

Meskipun tidak secepat insulin atau olahraga, minum air dapat membantu menurunkan kadar gula darah Anda secara perlahan.

Jika Anda mengalami lonjakan gula darah yang tinggi, pastikan untuk minum air secara teratur untuk membantu menjaga kadar gula darah Anda tetap aman.

5. Menghindari Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta, dan nasi putih cepat dicerna menjadi glukosa dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Sebagai gantinya, pilih karbohidrat yang lebih sehat, seperti sayuran non-tepung, quinoa, atau beras merah, yang lebih lambat diserap oleh tubuh.

Baca Juga: 5 Pilihan Teh Terbaik untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Anda

Nah, itulah beberapa cara menurunkan kadar gula darah dengan cepat. Jangan lupa untuk memeriksa kadar keton jika gula darah Anda sangat tinggi dan pastikan untuk mengonsumsi obat sesuai jadwal.

Keton tinggi bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda kekurangan insulin dan berisiko mengalami ketoasidosis. Jika kadar gula darah Anda terus tinggi atau Anda merasa gejala memburuk, segera konsultasikan dengan dokter atau pergi ke rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita Tembus Semifinal

Hasil Hylo Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (30/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menembus semifinal.

Rumah Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Penyimpanan dari IKEA

Rumah rapi belum tentu praktis dan mudah dalam menemukan barang, IKEA Indonesia membagikan tips penataan tempat penyimpanan.

Ikut Rawat Kesenian Lokal, Kopi Oplet Dukung Drama Musikal Betawi Raja Linglung

Kopi Oplet menjadi salah satu sponsor pertunjukan drama musikal bertajuk Betawi Raja Linglung persembahan Sanggar Oplet Robet​.

Ada Fitur Pemurni Udara hingga Kontrol Suara di AC Terbaru TCL

​Tak hanya mendinginkan ruangan, AC terbaru TCL menawarkan fitur pemurni udara, pengaturan lewat smartphone, hingga pemantauan konsumsi listrik.

Dividen Interim JPFA Rp 90 per Saham, Potensi Yield 5,17%

Japfa akan membagikan dividen interim senilai Rp 90 per saham. Simak jadwal cum date hingga pembayaran dividen interim JPFA.

Belanja Sambil Kumpulkan Botol Bekas, Ada Hadiah Sabun dari Super Indo

Pelanggan bisa membawa botol bekas PZ Cussons atau Super Indo 365 saat berbelanja untuk mendapatkan  sabun gratis.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (31/10): 25 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 31 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat & Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Dividen Interim UNTR Rp 430 per saham, Cek Jadwal Cum Date

Potensi yield dividen UNTR sekitar 1,77% berdasarkan harga saham Rp 24.200 pada Jumat (30/10).      

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Turun, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,34 Juta

Harga buyback emas hari ini, Jumat (30/10) kompak turun. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Pumping ASI di Tengah Kesibukan, Ini Cara Ibu Tetap Nyaman dan Rileks

Selain memperhatikan jadwal pumping, ibu menyusui juga perlu menyediakan waktu untuk beristirahat serta menjaga kondisi emosional.