M O M S M O N E Y I D
Santai

Xabi Alonso Pergi Setelah 232 Hari, Manajemen Madrid Anggap Proyek Gagal

Xabi Alonso Pergi Setelah 232 Hari, Manajemen Madrid Anggap Proyek Gagal
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak alasan Xabi Alonso berpisah dengan Real Madrid usai final Piala Super Spanyol dan dampaknya bagi tim ke depan.

Real Madrid kembali membuat kejutan besar di awal 2026 dengan berpisah dari pelatih kepala Xabi Alonso. Keputusan ini datang kurang dari 24 jam setelah Los Blancos kalah dramatis dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. 

Padahal, performa tim tidak sepenuhnya buruk dan sempat menunjukkan tren positif di beberapa laga terakhir. Namun di balik hasil pertandingan, ada dinamika ruang ganti dan keputusan teknis yang menjadi sorotan tajam manajemen. 

Situasi internal tersebut berkembang cepat, melansir dari FotMob dan berbagai sumber, hingga akhirnya kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama.

“Di Real Madrid, kepercayaan dan kontrol ruang ganti adalah faktor utama, dan ketika itu mulai goyah, perubahan besar biasanya tak terhindarkan,” mengutip dari FotMob.

Baca Juga: 6 Kesalahan Mengelola Uang Rp100 Juta yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

Kronologi perpisahan Xabi Alonso dan Real Madrid

Xabi Alonso resmi meninggalkan kursi pelatih Real Madrid setelah menjalani 232 hari masa kepemimpinan. Kekalahan 3 2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi pemicu evaluasi besar besaran dari manajemen. 

Setibanya tim di Madrid, Alonso langsung mengadakan pertemuan dengan jajaran petinggi klub di pusat latihan Valdebebas.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen menyampaikan keraguan terhadap arah proyek yang dijalankan Alonso. Meski tidak semua kesalahan dibebankan kepadanya, catatan buruk melawan tim besar seperti Paris Saint Germain, Manchester City, Liverpool, hingga Barcelona membuat posisinya semakin sulit dipertahankan. 

Akhirnya, keputusan diambil secara bersama untuk mengakhiri kerja sama demi kepentingan klub dan pelatih.

Keputusan Kylian Mbappe yang jadi sorotan

Salah satu keputusan Alonso yang paling banyak dibicarakan adalah soal Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu melakukan perjalanan sejauh 6.703 km ke Jeddah meski kondisinya sempat diragukan. 

Setelah dinyatakan fit sehari sebelum laga, Mbappe justru hanya dimainkan selama 14 menit di penghujung pertandingan.

Bagi banyak pihak, keputusan ini terasa janggal. Perjalanan jauh, tekanan laga final, namun kontribusi di lapangan sangat minim. 

Situasi tersebut memunculkan spekulasi adanya miskomunikasi antara pelatih dan pemain bintang, yang di klub sebesar Real Madrid bisa berdampak besar pada suasana tim.

Baca Juga: Ciri Pola Pikir Keuangan yang Bisa Menumbuhkan Aset dan Buat Anda Terjebak Utang

Tantangan mengelola pemain bintang

Selain Mbappe, Alonso juga sempat dikabarkan memiliki ketegangan dengan Vinicius Junior pada laga El Clasico sebelumnya. 

Momen tersebut menimbulkan kesan bahwa Alonso belum sepenuhnya berhasil mengelola ego dan karakter pemain bintang di ruang ganti.

Di level elite, kemampuan taktik saja tidak cukup. Pelatih juga dituntut punya kepemimpinan kuat, komunikasi efektif, dan kepekaan terhadap psikologi pemain. Ketika gesekan dengan pemain inti terjadi lebih dari sekali, kepercayaan manajemen pun perlahan menurun.

Álvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih sementara

Pasca kepergian Xabi Alonso, Real Madrid menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara. Arbeloa sebelumnya menangani tim Castilla dan dikenal sebagai sosok yang memahami kultur serta nilai nilai klub. 

Meski belum memiliki pengalaman melatih di level tertinggi, ia dianggap mampu menjaga stabilitas tim dalam masa transisi.

Penunjukan ini bersifat sementara sambil manajemen mempertimbangkan opsi terbaik untuk jangka panjang. Bagi Arbeloa, ini menjadi tantangan besar sekaligus peluang membuktikan kapasitasnya di level atas.

Dampak bagi Real Madrid di sisa musim

Pergantian pelatih di tengah musim jelas membawa konsekuensi. Real Madrid kini dituntut cepat beradaptasi agar tidak kehilangan momentum di kompetisi domestik maupun Eropa. Peran pemain senior menjadi krusial untuk menjaga fokus tim di lapangan.

Di sisi lain, manajemen diharapkan lebih cermat memilih pelatih berikutnya. Sosok yang dicari bukan hanya piawai secara taktik, tetapi juga tegas, berpengalaman, dan mampu mengelola tekanan serta pemain bintang.

Baca Juga: Literasi Keuangan adalah Kunci Sukses Kelola Uang, Kredit, dan Utang

Perpisahan Xabi Alonso dengan Real Madrid menegaskan kerasnya standar di klub sebesar Los Blancos. Satu keputusan krusial, ditambah dinamika ruang ganti dan tekanan hasil, bisa langsung mengubah arah karier seorang pelatih. 

Ke depan, Real Madrid kembali dihadapkan pada tantangan klasik menjaga ambisi juara sekaligus stabilitas internal. Bagi Alonso, episode ini menjadi pelajaran penting dalam perjalanan panjangnya sebagai pelatih profesional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Manfaat Bermain Sepatu Roda untuk Orang Dewasa, Bakar Kalori hingga Cegah Diabetes

Tak hanya untuk anak-anak, ada 4 manfaat bermain sepatu roda untuk orang dewasa. Cari tahu informasinya di sini.

Kemenkes Perkuat Skrining Hati di CKG, Obesitas Naik Dua Kali Lipat Sejak 2007

Obesitas yang terus meningkat mendorong Kemenkes perkuat skrining hati gratis demi cegah fatty liver.

Waspadai Turun Hujan, Begini Prakiraan Cuaca di Banten Besok (12/6) dan Lusa

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa berawan.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (12/6) dan Lusa, Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa akan turun hujan ringan di Kepulauan Seribu

Rupiah Melemah? Begini Cara Praktis Hemat Uang yang Bisa Anda Lakukan

Rupiah melemah dan harga kebutuhan naik? Simak cara hemat uang yang mudah diterapkan agar keuangan keluarga tetap aman.

Renovasi Rumah Minimalis Modern yang Bikin Hunian Makin Luas dan Nyaman

Terapkan 7 ide renovasi rumah minimalis modern agar hunian terasa lebih luas, nyaman, rapi, dan tetap estetik di tahun 2026.

Hujan di Daerah Berikut, Simak Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Jumat (12/6)

Prakiraan BMKG cuaca besok di Jawa Timur pada Jumat (12/6), bervariasi: hujan, dan berawan dengan suhu mencapai 14–31°C.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (12/6), Hujan Ringan Turun di Wilayah Ini

Prakiraan BMKG cuaca besok Jawa Tengah pada Jumat (12/6), didominasi berawan dan sebagian hujan ringan dengan suhu mencapai 32°C.

Suhu 34°C di Daerah Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (12/6)

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Barat pada Jumat (12/6), cerah hingga berawan dengan suhu mecapai 34°C.

Ramalan Zodiak Besok Jumat 12 Juni 2026 dari Aries Panen sampai Libra Bersinar

Cek Ramalan Zodiak Jumat 12 Juni 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan untuk 12 bintang yang lengkap.