MOMSMONEY.ID - Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk membantu pengguna menjalani ibadah secara lebih terstruktur dan konsisten.
Tidak lagi sekadar platform belajar mengaji, ngaji.ai kini bertransformasi menjadi pendamping ibadah harian yang relevan dengan kebutuhan Muslim modern di tengah ritme hidup yang serba cepat.
Vanya Sunanto, COO Vokal.ai, startup yang menaungi ngaji.ai, mengatakan tantangan umat Muslim saat ini bukan hanya soal bisa atau tidaknya membaca Al-Qur’an, tetapi bagaimana menjaga niat dan konsistensi dalam beribadah di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan penuh distraksi.
“ngaji.ai hadir bukan untuk memaksa orang beribadah, tetapi bagaimana caranya kami bisa menjadi pendamping ibadah umat muslim sehari-hari,” kata Vanya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Vanya menjelaskan, transformasi hadir melalui pengembangan tampilan homepage serta peluncuran sejumlah fitur baru, yakni Sholat, Doa, Dzikir, dan Ikhtiar.
Fitur Sholat membantu pengguna memantau pelaksanaan ibadah wajib lima waktu. Sementara fitur Doa dan Dzikir memudahkan pengguna mengakses amalan harian secara praktis.
Baca Juga: 4 Cara Menumbuhkan Baby Hair di Dahi, Tak Perlu Produk Mahal
Adapun fitur Ikhtiar menjadi pembaruan yang paling menonjol. Melalui fitur ini, pengguna diajak memilih satu fokus ibadah selama tujuh hari, seperti menjaga lisan, lebih disiplin salat tepat waktu, atau meluangkan waktu untuk dzikir harian.
Setiap ikhtiar kemudian dipecah menjadi tugas-tugas kecil agar terasa lebih ringan dan realistis dijalani.
“Ini bukan aplikasi yang dibuka sekali lalu ditinggalkan. Pengguna kembali setiap hari karena merasa ditemani,” ujar Vanya.
Ia menambahkan, rata-rata waktu penggunaan harian aplikasi kini mencapai lebih dari tujuh menit per pengguna.
Momentum Ramadan sendiri dinilai menjadi periode paling krusial bagi aplikasi Muslim digital, termasuk ngaji.ai.
CBDO Vokal.ai, Fara Abdullah mengatakan, secara historis Ramadan selalu menjadi periode dengan lonjakan penggunaan tertinggi.
“Ramadan adalah periode yang paling penting untuk kami. Secara historis di industri aplikasi Muslim, biasanya terjadi peningkatan hingga lima kali lipat saat Ramadan. Insya Allah tahun ini kami berharap menjadi Ramadan terbesar untuk ngaji.ai,” ujar Fara.
Baca Juga: 6 Jenis Buah yang Bantu Bikin Panjang Umur jika Dikonsumsi
Dalam satu pekan menuju Ramadan, Fara mengungkapkan bahwa lonjakan penggunaan sudah mulai terlihat.
“Dalam satu minggu ini kami sudah melihat peningkatan sekitar dua kali lipat dari sisi usage. Target kami tentu bisa mencapai lima kali lipat seperti tren industri sebelumnya, bahkan lebih,” tambahnya.
Hingga saat ini, sebanyak 403 ribu pengguna telah menggunakan ngaji.ai, dengan sekitar 39 ribu di antaranya tercatat sebagai pelanggan premium.
Untuk memaksimalkan pertumbuhan pelanggan premium, Fara mengatakan saat ini ngaji.ai tengah menyiapkan program promo khusus bagi pengguna yang ingin berlangganan premium. Namun detailnya belum diungkap ke publik.
Ke depan, transformasi ini menjadi fondasi ekspansi lebih luas pada 2026, termasuk penjajakan kerja sama dengan institusi bisnis dan pemerintah serta peluang ekspansi ke pasar Asia Tenggara.
Tak hanya fokus pada pengalaman personal, ngaji.ai juga memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan Rumah Zakat. Sebanyak 25% pembelian langganan premium dialokasikan untuk program kemanusiaan, pendidikan, hingga kegiatan Ramadan.
Selanjutnya: 11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News