MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan di malam hari yang bikin berat badan susah turun. Apa saja?
Berat badan yang sulit turun sering kali tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang Anda lakukan di siang hari, tetapi juga kebiasaan kecil yang terjadi pada malam hari.
Setelah seharian beraktivitas, malam kerap menjadi waktu melepas kontrol, mulai dari ngemil tanpa sadar hingga tidur terlalu larut. Tanpa disadari, rutinitas malam yang tampak sepele ini bisa menghambat proses penurunan berat badan secara signifikan.
Baca Juga: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Mengganti Nasi
Melansir dari laman Verywell Health, inilah beberapa kebiasaan di malam hari yang bikin berat badan susah turun:
1. Makan Malam Terlalu Berat
Makan malam dalam porsi besar, terutama di malam hari, bisa menyulitkan penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa makan setelah pukul 9 malam dapat membuat kadar gula darah lebih tinggi keesokan harinya dibandingkan makan lebih awal. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
Selain itu, tubuh membakar kalori lebih sedikit di malam hari. Proses pembakaran energi dari makanan paling efektif terjadi di pagi hari dan menurun seiring waktu.
2. Mengonsumsi Makanan Manis di Malam Hari
Makan dessert atau permen sebelum tidur dapat memicu kenaikan berat badan. Studi menemukan bahwa makan di malam hari sering membuat seseorang memilih camilan tinggi kalori seperti permen atau keripik.
Jenis makanan ini umumnya tidak membuat kenyang, sehingga memicu keinginan makan lagi.
3. Makan Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Makan menjelang tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan memicu penambahan berat badan. Kebiasaan ngemil larut malam, di luar pola makan utama, juga berperan dalam peningkatan berat badan.
Makan terlalu malam dapat mengacaukan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Idealnya, tubuh makan dalam rentang waktu 8–12 jam sehari. Makan di luar rentang tersebut dapat memengaruhi metabolisme, kadar gula darah, dan tidur.
4. Makan Sambil Menatap Layar
Bersantai sambil menonton TV atau bermain ponsel di malam hari sering membuat seseorang makan tanpa sadar. Saat fokus teralihkan, porsi makan cenderung berlebihan.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan makan sambil menonton layar berisiko meningkatkan asupan kalori dan berkontribusi pada obesitas.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Snack untuk Diet yang Kalorinya Rendah
5. Minum Alkohol di Malam Hari
Minum alkohol sebelum tidur mungkin terasa menenangkan, tetapi dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Minuman beralkohol biasanya tinggi kalori dan gula.
Konsumsi alkohol berlebihan juga berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas. Penting untuk memahami batas konsumsi yang aman sesuai anjuran tenaga kesehatan.
6. Minum Kafein di Sore atau Malam Hari
Kopi, teh, soda, atau minuman energi di malam hari dapat mengganggu tidur. Orang yang sering mengalami gangguan tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami kenaikan berat badan.
Kurang tidur memicu perubahan hormon yang membuat tubuh lebih mudah merasa lapar dan makan berlebihan keesokan harinya.
7. Tidak Merencanakan Sarapan dan Makan Siang
Tidak menyiapkan rencana makan untuk hari berikutnya dapat membuat seseorang lebih mudah memilih makanan tinggi kalori. Menuliskan menu makan terbukti membantu pengendalian berat badan.
Orang yang rutin memasak sendiri cenderung mengonsumsi kalori lebih terkontrol dan memiliki risiko lebih rendah terhadap obesitas dan diabetes tipe 2.
8. Olahraga Berat Terlalu Larut
Aktivitas fisik memang penting, tetapi olahraga berat di malam hari bisa mengganggu tidur. Latihan intens dapat menaikkan suhu tubuh dan membuat sulit terlelap.
Sebagai gantinya, aktivitas ringan seperti jalan santai, peregangan, atau yoga lebih cocok dilakukan malam hari.
Baca Juga: 17 Makanan Mengenyangkan untuk Diet agar Berat Badan Turun
9. Duduk Terlalu Lama di Malam Hari
Gaya hidup minim gerak berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas. Duduk seharian di tempat kerja lalu dilanjutkan duduk di depan layar pada malam hari dapat memicu kenaikan berat badan dan gangguan tidur.
Usahakan tetap aktif dengan bergerak ringan dan menghindari duduk terlalu lama.
10. Tidak Memiliki Jadwal Makan dan Tidur yang Teratur
Pola makan dan tidur yang konsisten dapat memperbaiki kualitas tidur dan membantu menjaga berat badan. Tidur yang cukup berperan besar dalam kesehatan metabolisme.
Menetapkan jam makan malam dan waktu tidur yang teratur membantu tubuh bekerja lebih seimbang.
11. Mengabaikan Kebiasaan Tidur yang Sehat
Tidur berkualitas sangat penting untuk penurunan berat badan. Orang dewasa umumnya membutuhkan 7–9 jam tidur setiap malam.
Menjaga kamar tetap gelap dan sejuk, menghindari layar sebelum tidur, serta membatasi kafein dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
12. Tidur Terlalu Larut Secara Teratur
Sesekali tidur larut masih bisa ditoleransi tubuh. Namun, kebiasaan begadang terus-menerus meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
Kurang tidur menyebabkan perubahan hormon, yaitu meningkatnya hormon lapar dan menurunnya hormon kenyang, sehingga asupan kalori keesokan hari cenderung bertambah.
Baca Juga: Inilah Manfaat Buah Nanas untuk Diet Turunkan Berat Badan yang Tak Banyak Diketahui
Itulah beberapa kebiasaan di malam hari yang bikin berat badan susah turun. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 13 Cara Sederhana agar Berat Badan Turun Tanpa Perlu Olahraga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News