M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada Leptospirosis saat Banjir: Kenali Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Waspada Leptospirosis saat Banjir: Kenali Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Musim hujan tiba, ancaman banjir mengintai di sejumlah daerah di Indonesia. Di balik genangan air itu, ada risiko penyakit serius yang perlu Anda waspadai, salah satunya leptospirosis. 

Penyakit yang sering muncul saat banjir ini bisa menyerang siapa saja. Baik anak-anak, orang dewasa, maupun orang tua. Terutama jika terkena kontak langsung dengan air atau lingkungan yang terkontaminasi dengan kotoran.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dengan mengetahui bagaimana gejala penyakit leptospirosis, cara mencegahnya, hingga proses pengobatannya secara tepat agar dampaknya bisa diminimalkan.

Baca Juga: 7 Penyakit Pasca Banjir yang Perlu Diwaspadai, Nomor 4 Sering Diremehkan

Apa itu leptospirosis?

Dikutip dari Centers for Disease Control Prevention, leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dijumpai di air atau tanah yang sudah terkontaminasi. Penyakit ini tidak hanya menyerang manusia, tapi juga bisa menyerang hewan.

Jika tidak mendapatkan pengobatan secara tepat, maka ada berbagai dampak buruk yang bisa dialami oleh manusia. Seperti kerusakan pada ginjal, meningitis (radang selaput otak dan sumsum tulang belakang), gagal hati, kesulitan bernapas, bahkan hingga kematian.

Biasanya perlu waktu 2-30 hari untuk terserang penyakit ini setelah kontak dengan bakteri yang menyebabkan leptospirosis. Penyakit ini bisa terjadi dalam dua fase.

Pertama, penderita mengalami demam, menggigil, saki kepala, nyeri otot, muntah, atau diare. Ia akan merasa lebih baik beberapa saat, tapi akan sakit kembali.

Kedua, bisa saja mengalami kondisi lebih parah, seperti gagal ginjal atau hati atau meningitis.

Baca Juga: Wabah Demam Rift Valley di Afrika Barat 42 Orang Meninggal, Apa Itu RVF

Gejala leptospirosis dan infeksinya

Ada beberapa gejala leptospirosis yang biasanya dialami oleh manusia. Berikut gejala-gejalanya:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Panas dingin
  • Nyeri badan atau otot
  • Muntah atau mual
  • Kulit dan mata menguning (penyakit kuning)
  • Mata merah
  • Sakit perut
  • Diare
  • Ruam

Berhati-hatilah, karena gejala-gejala tersebut kerap kali dianggap gejala penyakit lainnya. Bahkan, ada beberapa orang yang menderita leptospirosis, tapi tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Orang yang terinfeksi leptospirosis disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:

  • Kontak dengan air atau tanah yang mengandung urin atau cairan tubuh dari hewan yang sudah terinfeksi, terutama saat badai, banjir, atau hujan lebat.
  • Bersentuhan langsung dengan cairan tubuh dari hewan yang sudah terinfeksi.
  • Mengonsumsi makanan atau air minum yang terkontaminasi oleh urin hewan yang sudah terinfeksi.

Baca Juga: Ini Cara Mencegah Penyakit Retina Degenerasi Makula yang Jadi Penyebab Kebutaan

Pengobatan leptospirosis

Leptospirosis terjadi dalam dua kondisi. Kondisi ringan yang tidak perlu penanganan khusus dan kondisi berat yang butuh penanganan khusus dari medis.

Berikut pengobatan yang diberikan untuk penderita leptospirosis berat, yang dikutip dari www.alodokter.com:

1. Pemberian obat

Dokter akan memberikan obat-obatan yang bisa meredakan gejala dan mengatasi infeksinya. Obat yang diberikan berupa:

Antibiotik: penisilin, amoxicillin, doxycycline, atau azithromycin.
Penurun demam dan nyeri: paracetamol atau ibuprofen.

2. Perawatan rumah sakit

Jika infeksi sudah berkembang, maka penderita harus mendapatkan perawatan di rumah sakit dan diberikan antibiotik melalui infus.

Selain itu, ada juga penanganan tambahan berupa pemberian vitamin K, pemasangan ventilator, pemantauan kerja jantung, transfusi darah, hingga cuci darah.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Penyakit Lyme yang Diderita Bella Hadid

Cara mencegah leptospirosis

Untuk mencegah leptospirosis, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan berikut:

  1. Gunakan pakaian pelindung, seperti sarung tangan, sepatu bot, dan pelindung mata.
  2. Hindari berendam di tempat yang berisiko menularkan bakteri Leptospira.
  3. Minum air yang sudah dijamin kebersihannya.
  4. Mencuci tangan sebelum makan atau setelah kontak langsung dengan hewan.
  5. Mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi.
  6. Menjaga kebersihan lingkungan dan pastikan bebas dari tikus.
  7. Lakukan vaksinasi pada hewan peliharaan.

Itulah penjelasan tentang apa itu penyakit leptospirosis, penyebab, gejala, proses pengobatannya, hingga cara mencegahnya secara tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Hari Ini (26/3): Hujan Sangat Lebat Hampir di Seluruh Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca hari ini (26/3) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat hampir di seluruh wilayah Ibu Kota & sekitarnya.

9 Promo Payday Kuliner Favorit, Mako Bakery hingga HokBen Serba Hemat

Momen gajian tiba, saatnya borong kuliner favorit tanpa khawatir dompet tipis. Banyak penawaran yang bisa dimanfaatkan, dari Mako hingga HokBen.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 24-31 Maret 2026, Pop Mie Beli 2 Lebih Hemat

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 24-31 Maret 2026.

Promo THR Subway Bikin Kenyang Berdua, Ini Cara Nikmati Diskon Fantastis hingga 50%

THR Deals Subway tawarkan diskon 50% untuk Sandwich kedua, berlaku 25-26 Maret 2026. Manfaatkan kesempatan emas ini sebelum kehabisan!

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (26/3) Stagnan, tapi Harga Buyback Melorot

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Kamis (26/3) tidak mengalami perubahan di berbagai varian yang ada.

IHSG Melemah 0,2% Pada Kamis Pagi (26/3), Saham GIAA Masuk Top Gainers

 Sempat dibuka di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merangkak melemah 0,2% ke level 7.282.

Hempas Lemak Lebaran dengan 7 Tips Diet Ampuh Bentuk Tubuh Ideal Cepat

Makan enak saat lebaran sering picu berat badan naik. Jangan khawatir, 7 tips ini bantu Anda kembali ideal tanpa menyiksa tubuh.

IHSG Diproyeksi Lanjut Naik, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Kamis (26/3)

IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/3/2026)​. Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.

IHSG Akan Menguji Kekuatan, Simak Ide Trading Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (26/3)

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguji kekuatannya pada perdagangan hari ini, Kamis, 26 Maret 2026.

IHSG Ada Potensi Menguat, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (26/3)

IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/3/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas