M O M S M O N E Y I D
Santai

7 Penyakit Pasca Banjir yang Perlu Diwaspadai, Nomor 4 Sering Diremehkan

7 Penyakit Pasca Banjir yang Perlu Diwaspadai, Nomor 4 Sering Diremehkan
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa penyakit pasca banjir yang wajib Anda waspadai. Mulai dari penyakit yang umum sampai yang luput diperhatikan.

Oleh karena itu, penting mengetahui gejalanya dari awal dan langkah seperti apa untuk mengatasinya.

Saat banjir mulai surut, hal tersebut bukan berarti ancaman sudah benar-benar hilang. Justru, di fase inilah kerap muncul berbagai penyakit. 

Penyebabnya adalah lingkungan yang lembap, air yang kotor, sampai tumpukan sampah yang menjadi tempat bersarangnya virus serta bakteri. Sehingga, dari sinilah penyakit-penyakit menyerang tubuh manusia yang berada di sekitarnya.

Penyakit pasca banjir yang harus diwaspadai

Ketahui beberapa penyakit pasca banjir yang mengintai manusia beserta gejalanya berikut yang dikutip dari www.alodokter.com:

Baca Juga: BMKG Peringatkan Kemunculan Siklon Tropis di Selatan Indonesia, Provinsi Ini Waspada

1. Flu

Flu menjadi salah satu penyakit yang banyak menyerang setelah banjir. Seseorang dalam kondisi pilek, batuk, sering bersin, hingga demam.

Bahkan, ia juga mengalami keluhan pada beberapa anggota tubuh, seperti tenggorokan yang gatal, pusing, dan pegal-pegal. Penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya sembari didukung dengan makan yang sehat, banyak minum, dan istirahat yang cukup. 

2. Diare

Perlu Anda waspadai, diare juga mengintai orang-orang yang ada di sekitaran bencana banjir. Penyebabnya adalah makanan dan minuman yang sudah tercemar oleh virus, bakteri, dan parasit. 

Meski bisa sembuh dengan sendirinya setelah mengonsumsi obat, namun diare juga bisa berisiko lebih parah. Jika tidak segera mendapatkan perawatan medis, maka bisa menimbulkan dehidrasi.

Baca Juga: Musim Hujan November 2025-Februari 2026, Waspada Banjir & Longsor di Wilayah Ini

3. Tipes

Berhati-hatilah pada penyakit tipes setelah banjir. Penyakit ini hadir karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyebarannya bisa terjadi pada makanan dan air yang kotor.

Gejalanya yang bisa Anda perhatikan adalah demam selama berminggu-minggu, sakit kepala, diare, konstipasi, nyeri perut, dan nafsu makan berkurang.

Jika mengetahui gejala tersebut, segeralah menemui dokter akan segera ditangani dan mendapatkan obat yang tepat. Karena kondisi yang parah bisa menyebabkan komplikasi.

4. Leptospirosis

Penyakit pasca banjir yang perlu diwaspadai berikutnya adalah leptospirosis. Penyakit ini ditularkan melalui urin atau darah dari hewan, seperti tikus, sapi, dan anjing. 

Seseorang juga bisa terkena leptospirosis setelah bersentuhan dengan tanah yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Leptospira.

Gejala yang dialami adalah mual, muntah, pusing, menggigil, sakit perut, mata merah, dan nyeri di betis. Untuk kasus yang lebih parah bisa menyebabkan sepsis, gangguan hati, meningitis, gagal ginjal, dan gagal napas.

Baca Juga: 7 Tips Cegah Banjir Bandang Saat Musim Hujan, Lindungi Rumah Anda dan Keluarga

5. DBD

DBD atau Demam Berdarah Dengue juga mengintai pasca banjir yang melanda. Penyebabnya adalah virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.

Nyamuk ini senang berada di genangan air dan berkembang biak di tempat tersebut. Gejala yang muncul seperti demam, pusing, nyeri otot dan tulang, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit. 

Jika gejala ini Anda ketahui, segera datangi medis agar ditangani secara cepat.

6. Malaria

Hati-hati dengan malaria setelah banjir ya. Penyebabnya adalah infeksi dari parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles

Orang yang terkena malaria akan mengalami demam, nyeri tulang dan otot, lemas, dan menggigil. Bahkan, kondisi yang serius bisa menyerang otak.

Baca Juga: Risiko Gempa & Banjir di Indonesia: Panduan Pilih Asuransi Bencana

7. Hepatitis A

Penyakit terakhir yang sering menyerang pasca banjir adalah hepatitis A. Penyebabnya adalah infeksi dari virus hepatitis A. 

Gejala yang dialami seperti mual, muntah, sakit perut, demam, dan nafsu makan menurun. Bahkan, untuk kasus yang serius bisa menimbulkan sakit kuning.

Itulah beberapa penyakit pasca banjir yang wajib Anda waspadai. Ketahui gejalanya dengan jelas dan segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan secara tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?