M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wabah Demam Rift Valley di Afrika Barat 42 Orang Meninggal, Apa Itu RVF

Wabah Demam Rift Valley di Afrika Barat 42 Orang Meninggal, Apa Itu RVF
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - WHO mencatat, selama 20 September hingga 30 Oktober 2025, total ada 404 kasus wabah demam Rift Valley atawa RVF yang terkonfirmasi pada manusia, termasuk 42 kematian, di dua negara Afrika Barat: Mauritania dan Senegal. Lalu, apa itu RVF ya.

Data WHO soal kasus demam Rift Valley atau RVF yang menyebabkan kematian 42 orang ini mengacu laporan dari otoritas kesehatan nasional Mauritania dan Senegal.

Menurut WHO, RVF adalah penyakit zoonosis, yang terutama menyerang hewan, tetapi juga bisa menginfeksi manusia. 

Sebagian besar penyebab infeksi RVF pada manusia adalah kontak dengan darah atau organ hewan yang terinfeksi, tetapi juga bisa disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi. 

"Hingga saat ini, belum ada penularan RVF dari manusia ke manusia yang terdokumentasi," sebut WHO dalam pernyataan tertulis, dikutip Jumat (7/11).

Baca Juga: Gunakan 5 Tanaman Wangi Berikut untuk Usir Nyamuk di Dalam Rumah Secara Alami

Meskipun RVF sering menyebabkan penyakit parah pada hewan, dampaknya pada manusia bervariasi, mulai dari gejala seperti flu ringan hingga demam berdarah berat yang bisa berakibat fatal.

RVF bersifat endemik di Mauritania dan Senegal, di mana wabah berulang telah dilaporkan sebelumnya pada ternak dan manusia. 

"Risiko penyebaran lebih lanjut tetap tinggi, terutama dengan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk, periode hujan lebat dan peningkatan aktivitas nyamuk, serta pergerakan ternak di dalam negeri dan menuju Mali dan Gambia untuk penggembalaan dan perdagangan," ungkap WHO.

Respons terhadap wabah RVF memerlukan pendekatan Satu Kesehatan, berdasarkan pada peningkatan kolaborasi antara sektor kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan, di kedua negara maupun di tingkat regional. 

WHO, bekerjasama dengan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), saat ini menilai risiko keseluruhan RVF tinggi di tingkat nasional, sedang di tingkat regional, dan rendah di tingkat global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Hampir di Semua Daerah Ini, Simak Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (15/9)

Cuaca besok hujan ringan diprediksi terjadi di 28 wilayah Sumatera Utara lo. Cek daerah yang berpotensi hujan dan suhu udaranya.

Cek Cuaca Besok DI Yogyakarta Besok (15/9), Sleman Diprediksi Udara Kabur

BMKG memprediksi cuaca besok di empat wilayah DI Yogyakarta berawan. Sleman menjadi satu-satunya daerah dengan kondisi udara kabur.

Udara Kabur Menyelimuti Sumatera Barat Besok (15/9), Simak Prakiraan Cuaca Lengkapnya

BMKG memprediksicuaca besok di  11 wilayah Sumatera Barat mengalami udara kabur pada Selasa (15/9). Suhu udara berkisar 16–32 derajat Celsius.

Hujan Ringan di Wilayah Ini, Cek Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (15/9)

BMKG memprediksi mayoritas cuaca besok di wilayah Sumatera Selatan berawan pada Selasa (15/9). Hujan ringan berpotensi turun di satu wilayah.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (15/9) Dominan Berawan, Cek Wilayah yang Cerah

BMKG memprediksi cuaca Bali besok Selasa (15/9) didominasi berawan. Suhu udara berada di kisaran 18–30 derajat Celsius.

6 Promo Sushi Hemat Hari Ini 14 September, Ichiban hingga Genki Mulai Rp 9.000-an

Bikin rutinitas Senin makin seru dengan santapan sushi lezat. Serbu promo Sushi dari Ichiban hingga Genki Sushi sebelum periodenya berakhir

Layar 144Hz HP Infinix GT 50 Pro Bikin Pengalaman Gaming Makin Mulus

HP Infinix GT 50 Pro dibekali layar AMOLED 1,5K berkecepatan 144Hz. Kombinasi tombol trigger baru menawarkan kontrol gaming lebih responsif.

Huawei MatePad Air 2026 Rilis Fitur Layaknya Laptop, Skor AnTuTu Tembus 1 Juta

Huawei MatePad Air 2026 membawa layar OLED 144Hz dan bodi 5,3 mm. Simak performa prosesor Kirin T93C sebelum Anda membelinya.

Teknologi AI Ini Bisa Bantu Cek Gerakan lo, dari Jalan hingga Olahraga

​Alita dan Fujitsu mengeluarkan teknologi Human Motion Analytics yang bisa membantu menganalisis gerakan tubuh untuk olahraga dan kesehatan.

Tiap Daerah Bisa Punya Senam Khas, Ini Contohnya

​Senam Bogor Bugar, Senam Zapin, hingga Senam Tangerang Gemilang menjadi contoh olahraga yang membawa unsur khas daerah.