MOMSMONEY.ID - Belakangan ini nama kimpul atau talas sedang populer di tengah masyarakat. Tahukah Anda bahwa kimpul sendiri termasuk ke dalam makanan gluten free khas Yogyakarta lo?
Berkat konten kreatif seorang ibu dari Bantul, Yogyakarta, umbi lokal bernama kimpul ini berhasil menyita perhatian publik. Bahkan sang ibu pun mendapat julukan ibu kimpul dari netizen.
Dari satu umbi sederhana, ia mengolahnya menjadi berbagai menu kekinian yang tak kalah lezat, lo. Karena termasuk makanan gluten free, sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang sensitif terhadap gluten.
Baca Juga: Camilan Sehat! 4 Makanan Tradisional Nusantara Ini Bebas Gluten Alami, Ada Klepon
Nah, bicara soal makanan gluten free, Yogyakarta ternyata menyimpan segudang kuliner tradisional yang juga bebas gluten.
Apa saja makanan itu? Ini dia daftarnya yang bisa Anda masukkan ke list wisata kuliner untuk dicoba jika berkunjung ke Yogyakarta, yang dikutip dari www.traveloka.com:
1. Tiwul
Tiwul adalah salah satu makanan khas dari kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Berbahan utama dari singkong yang dikeringkan atau bernama gaplek.
Singkong yang sudah kering, lalu digiling sampai halus. Nantinya tiwul berwarna cokelat dan teksturnya bergerindil. Biasanya disajikan dengan cita rasa gurih maupun manis.
Tiwul menjadi alternatif pengganti nasi yang memiliki kandungan karbohidrat sekaligus termasuk gluten free.
2. Mie lethek
Ibu dari Bantul tidak hanya mengenalkan tentang kimpul, tapi juga turut mengenalkan mie lethek. Inilah mie khas dari Bantul, Yogyakarta yang berasal dari tepung singkong tanpa menggunakan pewarna dan pengawet.
Sehingga, mie lethek memiliki warna yang abu-abu kecokelatan dan tampak kusam. Di mana dalam bahasa Jawa disebut dengan istilah lethek.
Meski tampilannya kurang menarik, tapi mie lethek punya tekstur yang kenyal alami. Anda bisa menikmatinya dalam bentuk sajian mie goreng, mie kuah, sup, dan sebagainya.
Baca Juga: Enggak Bakal Bosan! 6 Variasi Menu Olahan Kentang Sehat yang Cocok Buat Diet
3. Gethuk
Gethuk juga termasuk makanan gluten free yang berasal dari Yogyakarta. Bahan dasarnya adalah singkong yang dikukus, lalu dihaluskan.
Kemudian diberi tambahan gula dan kelapa parut. Cocok sekali menjadi camilan yang disandingkan dengan secangkir teh. Gethuk tidak mengandung gluten. Jadi, aman dikonsumsi oleh orang dengan intoleransi gluten.
4. Wajik
Selanjutnya ada wajik yang juga bisa dikonsumsi oleh orang dengan intoleransi gluten. Inilah makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santal dan gula merah.
Teksturnya lengket dan rasanya manis. Bahkan, wajik adalah salah satu makanan tradisional yang sarat akan nilai budaya Jawa, lo.
Baca Juga: Wajib Dihindari! Ini 5 Makanan yang Memicu Gejala Parah pada Penderita Autoimun
5. Jadah tempe
Jika Anda pernah berkunjung ke daerah Kaliurang, Yogyakarta, di sana banyak sekali pedagang yang menjajakan jadah tempe.
Kombinasi makanan yang tampak sederhana, namun setiap gigitannya hadirkan perpaduan rasa gurih dan manis yang nikmat.
Sesuai dengan namanya, makanan ini adalah perpaduan antara jadah yang terbuat dari beras ketan dan tempe bacem yang dimasak dengan gula merah.
6. Gudeg manggar
Apakah Anda pernah mendengar tentang gudeg manggar? Ya, ini juga adalah salah satu makanan khas Yogyakarta yang wajib Anda coba.
Gudeg manggar juga termasuk gluten free, lo. Karena berbahan utama dari bunga kelapa muda atau manggar. Bunga ini dimasak menjadi gudeg layaknya gudeg nangka.
Biasanya disajikan bersama sambal krecek, nasi putih, hingga ayam.
Baca Juga: Kaya Bahan Baku, Indonesia Punya Modal Kuat Mengembangkan Industri Minuman Kreatif
7. Mie pentil
Tak hanya mie lethek saja, Yogyakarta juga punya mie pentil. Mie penting juga sempat dikenalkan oleh ibu kimpul dalam salah satu kontennya.
Mie ini untuk versi tradisionalnya terbuat dari pati singkong. Teksturnya kenyal dan padat dengan cita rasa gurih setelah dibumbui.
Anda bisa menemukan mie pentil di pasar-pasar tradisional yang ada di Yogyakarta. Biasanya mie ini dijual dengan menggunakan tampah atau tambir bambu. Jika ada yang akan beli, penjual akan membungkusnya dengan daun pisang yang biasanya diberi topping daun seledri, bawang merah goreng, dan sambal.
Jadi, tunggu apalagi? Saatnya menjadikan makanan gluten free khas Yogyakarta sebagai pilihan wisata kuliner sehat Anda berikutnya ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News