M O M S M O N E Y I D
Santai

Tak Cuma Kimpul, Ini 7 Makanan Gluten Free Khas Yogyakarta yang Enak dan Wajib Dicoba

Tak Cuma Kimpul, Ini 7 Makanan Gluten Free Khas Yogyakarta yang Enak dan Wajib Dicoba
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Belakangan ini nama kimpul atau talas sedang populer di tengah masyarakat. Tahukah Anda bahwa kimpul sendiri termasuk ke dalam makanan gluten free khas Yogyakarta lo?

Berkat konten kreatif seorang ibu dari Bantul, Yogyakarta, umbi lokal bernama kimpul ini berhasil menyita perhatian publik. Bahkan sang ibu pun mendapat julukan ibu kimpul dari netizen.

Dari satu umbi sederhana, ia mengolahnya menjadi berbagai menu kekinian yang tak kalah lezat, lo. Karena termasuk makanan gluten free, sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang sensitif terhadap gluten.

Baca Juga: Camilan Sehat! 4 Makanan Tradisional Nusantara Ini Bebas Gluten Alami, Ada Klepon

Nah, bicara soal makanan gluten free, Yogyakarta ternyata menyimpan segudang kuliner tradisional yang juga bebas gluten. 

Apa saja makanan itu? Ini dia daftarnya yang bisa Anda masukkan ke list wisata kuliner untuk dicoba jika berkunjung ke Yogyakarta, yang dikutip dari www.traveloka.com:

1. Tiwul

Tiwul adalah salah satu makanan khas dari kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Berbahan utama dari singkong yang dikeringkan atau bernama gaplek.

Singkong yang sudah kering, lalu digiling sampai halus. Nantinya tiwul berwarna cokelat dan teksturnya bergerindil. Biasanya disajikan dengan cita rasa gurih maupun manis.

Tiwul menjadi alternatif pengganti nasi yang memiliki kandungan karbohidrat sekaligus termasuk gluten free.

2. Mie lethek

Ibu dari Bantul tidak hanya mengenalkan tentang kimpul, tapi juga turut mengenalkan mie lethek. Inilah mie khas dari Bantul, Yogyakarta yang berasal dari tepung singkong tanpa menggunakan pewarna dan pengawet.

Sehingga, mie lethek memiliki warna yang abu-abu kecokelatan dan tampak kusam. Di mana dalam bahasa Jawa disebut dengan istilah lethek.

Meski tampilannya kurang menarik, tapi mie lethek punya tekstur yang kenyal alami. Anda bisa menikmatinya dalam bentuk sajian mie goreng, mie kuah, sup, dan sebagainya.

Baca Juga: Enggak Bakal Bosan! 6 Variasi Menu Olahan Kentang Sehat yang Cocok Buat Diet

3. Gethuk

Gethuk juga termasuk makanan gluten free yang berasal dari Yogyakarta. Bahan dasarnya adalah singkong yang dikukus, lalu dihaluskan. 

Kemudian diberi tambahan gula dan kelapa parut. Cocok sekali menjadi camilan yang disandingkan dengan secangkir teh. Gethuk tidak mengandung gluten. Jadi, aman dikonsumsi oleh orang dengan intoleransi gluten.

4. Wajik

Selanjutnya ada wajik yang juga bisa dikonsumsi oleh orang dengan intoleransi gluten. Inilah makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santal dan gula merah.

Teksturnya lengket dan rasanya manis. Bahkan, wajik adalah salah satu makanan tradisional yang sarat akan nilai budaya Jawa, lo.

Baca Juga: Wajib Dihindari! Ini 5 Makanan yang Memicu Gejala Parah pada Penderita Autoimun

5. Jadah tempe

Jika Anda pernah berkunjung ke daerah Kaliurang, Yogyakarta, di sana banyak sekali pedagang yang menjajakan jadah tempe. 

Kombinasi makanan yang tampak sederhana, namun setiap gigitannya hadirkan perpaduan rasa gurih dan manis yang nikmat.

Sesuai dengan namanya, makanan ini adalah perpaduan antara jadah yang terbuat dari beras ketan dan tempe bacem yang dimasak dengan gula merah. 

6. Gudeg manggar

Apakah Anda pernah mendengar tentang gudeg manggar? Ya, ini juga adalah salah satu makanan khas Yogyakarta yang wajib Anda coba.

Gudeg manggar juga termasuk gluten free, lo. Karena berbahan utama dari bunga kelapa muda atau manggar. Bunga ini dimasak menjadi gudeg layaknya gudeg nangka.

Biasanya disajikan bersama sambal krecek, nasi putih, hingga ayam.

Baca Juga: Kaya Bahan Baku, Indonesia Punya Modal Kuat Mengembangkan Industri Minuman Kreatif

7. Mie pentil

Tak hanya mie lethek saja, Yogyakarta juga punya mie pentil. Mie penting juga sempat dikenalkan oleh ibu kimpul dalam salah satu kontennya.

Mie ini untuk versi tradisionalnya terbuat dari pati singkong. Teksturnya kenyal dan padat dengan cita rasa gurih setelah dibumbui. 

Anda bisa menemukan mie pentil di pasar-pasar tradisional yang ada di Yogyakarta. Biasanya mie ini dijual dengan menggunakan tampah atau tambir bambu. Jika ada yang akan beli, penjual akan membungkusnya dengan daun pisang yang biasanya diberi topping daun seledri, bawang merah goreng, dan sambal.

Jadi, tunggu apalagi? Saatnya menjadikan makanan gluten free khas Yogyakarta sebagai pilihan wisata kuliner sehat Anda berikutnya ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Panduan Cara Diet Aman dan Pilihan Menu Sehat Khusus Penderita Gerd, Coba yuk

Temukan cara diet aman bagi penderita Gerd, dari mengatur jadwal makan hingga pilihan makanan tinggi serat agar tubuh ideal dan lambung aman.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 1 September 2026, Hawa Energi Tenang Menghampiri

Simak ramalan 12 zodiak besok Selasa 1 September 2026, dari Aries hingga Pisces, lengkap dengan karier, keuangan, asmara dan kesehatan.

Ramalan Shio Besok Selasa 1 September 2026, Peluang dan Tantangan Menanti

Simak ramalan shio lengkap besok Selasa 1 September 2026, cek shio paling beruntung, karier, keuangan, cinta, dan kesehatan hari ini.

4 Manfaat Manjakani untuk Kesehatan Wanita, Rahasia Miss V Kencang

Berikut adalah 4 manfaat manjakani untuk kesehatan wanita beserta penjelasan lengkapnya. Simak sampai akhir, Moms.

Ada Totebag hingga Pouch, Ini Merchandise Ramah Lingkungan TOSERBAKU

​Bagi yang suka merchandise sekaligus ingin lebih mindful soal penggunaan barang, TOSERBAKU punya produk yang memanfaatkan material sisa.

Pembiayaan Digital Makin Mudah, Indodana Fintech Ingatkan Hal Ini

​Indodana Fintech menyebut telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 2,1 juta pengguna di Indonesia.

5 Manfaat Tidur Pakai Sarung Bantal Sutra, Bisa Bikin Jerawat Berkurang

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari sarung bantal sutra atau silk pillowcase untuk rambut dan kulit yang wajib diketahui.​  

Penutupan Pendakian di Gunung Gede Pangrango Diperpanjang, Sampai Kapan?

Penutupan kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diperpanjang hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Bitcoin Hati-Hati di Tengah Ancaman Eskalasi, Ini Penentu Arah Selanjutnya

Ketegangan di Selat Hormuz dan data pekerjaan AS menjadi dua katalis yang akan menentukan arah Bitcoin selanjutnya.

Waspada Udara Kabur di Sejumlah Daerah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (1/9)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (1/9) didominasi cerah, sementara Rabu (2/9) cerah dan udara kabur.