MOMSMONEY.ID - Menikmati minuman kini bukan lagi sekadar untuk menghilangkan dahaga. Seiring berkembangnya budaya dining out, meningkatnya aktivitas pariwisata, hingga menjamurnya kafe dan restoran, minuman telah menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang semakin dicari masyarakat.
Tren tersebut turut mendorong pertumbuhan industri beverage, mulai dari kreasi mocktail, cocktail, hingga beverage mixer yang memanfaatkan kekayaan rempah dan bahan alami khas Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata menunjukkan, sektor pariwisata Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan sepanjang 2025, meningkat 10,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut ikut menggerakkan sektor horeka (hotel, restoran, kafe) dan membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri minuman untuk menghadirkan inovasi baru.
Indonesia memiliki modal kuat untuk mengembangkan industri minuman kreatif. Selain didukung keragaman bahan baku lokal, perubahan gaya hidup masyarakat juga membuat pengalaman menikmati minuman menjadi bagian dari aktivitas bersosialisasi maupun berwisata.
Melihat tren itu, Polaris, merek minuman berkarbonasi dari Tempo Scan menggelar Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para mixologist dari berbagai daerah untuk menampilkan kreativitas mereka sekaligus mengeksplorasi cita rasa khas Nusantara.
Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan, minuman kini telah berkembang menjadi bagian dari berbagai momen, mulai membuat kreasi minuman sendiri di rumah hingga melengkapi pengalaman bersantap di restoran dan destinasi wisata.
Baca Juga: AI Berkembang, Desainer Jadi Salah Satu Profesi Banyak Dicari di Industri Kreatif
Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan akan inovasi dan kreativitas yang semakin tinggi di industri beverage.
"Karena itu, Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 ingin menghadirkan lebih dari sekadar ajang kompetisi, tetapi sebuah platform kolaborasi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi minuman yang relevan dengan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa lokal Indonesia," ucapnya dalam keterangan resmi Selasa (28/7).
Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, Polaris Mixologist Competition 2026 digelar dengan skala lebih besar. Babak eliminasi berlangsung di Jakarta dan Bali sebelum enam finalis terbaik bertanding pada Grand Final di Bali.
Kompetisi tersebut berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku.
Pada babak final bertema "Spark of Nusantara", para peserta ditantang menghadirkan kreasi minuman yang memanfaatkan cita rasa lokal Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan teknik, kreativitas, keseimbangan rasa, penyajian, hingga kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita di balik minuman yang dibuat.
Dari hasil penjurian, Deden Supriyatna berhasil meraih juara pertama, disusul I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara sebagai juara kedua, dan Rexi Renaldy Lotong di posisi ketiga. Ketiganya memperoleh hadiah masing-masing sebesar Rp25 juta, Rp10 juta, dan Rp7,5 juta.
Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, Arey Barker, menilai kualitas peserta tahun ini meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Baca Juga: AI Dinilai Jadi Mesin Baru Industri Kreatif, Ini Kata Deddy Corbuzier
Menurutnya, banyak finalis mampu mengolah bahan baku lokal Indonesia menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul dari sisi teknik, tetapi juga memiliki karakter dan cerita yang kuat.
Hal tersebut menunjukkan potensi besar talenta Indonesia untuk bersaing di industri minuman kreatif, termasuk di tingkat internasional.
Selain kompetisi utama, Polaris juga memberikan penghargaan People's Choice Award melalui tantangan media sosial yang melibatkan 40 peserta terbaik pada babak eliminasi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta dengan konten kreasi minuman menggunakan produk Polaris yang memperoleh tingkat interaksi tertinggi.
Di sisi lain, Polaris juga terus memperluas pilihan produknya melalui kategori Mixer Drink dan Fun Drink yang dapat dinikmati langsung maupun dijadikan bahan dasar berbagai kreasi minuman.
Salah satu produk terbarunya adalah Polaris Sparkling Water, minuman berkarbonasi dengan klaim Zero Sugar, Zero Calorie, dan Zero Sodium, yang menyasar konsumen dengan gaya hidup lebih sehat.
Melihat perkembangan industri F&B dan meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman kuliner, inovasi pada minuman diperkirakan akan terus berkembang. Bukan hanya sebagai pelengkap hidangan, tetapi juga menjadi bagian dari daya tarik sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News