M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Populasi Lansia Makin Bertambah, Ini Peluang Bisnis Caregiver di Indonesia

Populasi Lansia Makin Bertambah, Ini Peluang Bisnis Caregiver di Indonesia
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Bisnis jasa caregiver atau pendamping lansia berpotensi semakin dibutuhkan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia.

Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase penduduk lansia mencapai 11,97% dari total populasi nasional. Angka tersebut telah melampaui ambang batas 10% yang menjadi penanda suatu negara memasuki fase penuaan penduduk.

Founder Love Care Indonesia Susan Nio mengatakan, layanan pendamping lansia banyak dibutuhkan bagi keluarga yang tidak dapat memberikan perawatan secara langsung karena kesibukan, pekerjaan, maupun kondisi lainnya.

Baca Juga: 7 Drakor Pembunuhan Sadis Penuh Misteri dan Cerita Menegangkan, Berani Nonton?

Meski memiliki peluang, Susan menilai bisnis caregiver tidak cukup hanya menyediakan tenaga kerja dan mempertemukannya dengan pengguna.

Pasalnya, caregiver akan masuk ke rumah pengguna dan berhadapan langsung dengan orang yang berada dalam kondisi rentan. Karena itu, aspek keamanan dan kompetensi menjadi hal yang penting dalam bisnis ini.

“Proses seleksi menjadi salah satu tantangan penting dalam bisnis caregiver,” katanya kepada Kontan belum lama ini.

Menurut Susan, calon caregiver perlu dinilai tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi juga dari sisi etika, kepribadian, psikologi, kesesuaian pekerjaan, hingga kompetensi.

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kadar Dopamin secara Alami Tanpa Screen Time, Coba yuk

Kompetensi Harus Sesuai Kebutuhan Lansia

Tantangan lainnya adalah memastikan kemampuan caregiver sesuai dengan kondisi orang yang dirawat.

Susan mengatakan kondisi lansia yang membutuhkan caregiver cukup beragam, mulai dari diabetes, stroke, penyakit jantung, kanker, demensia, hingga pasien yang sedang menjalani pemulihan setelah operasi.

Ada pula pasien yang membutuhkan kemampuan khusus, seperti penggunaan NGT atau selang sonde. Karena itu, tingkat kompetensi caregiver perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Perawatan lansia juga tidak selalu mudah dari sisi psikologis. Susan mengatakan caregiver perlu memiliki kesabaran karena sebagian lansia dapat mengalami perubahan emosi, terutama ketika menghadapi keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu.

Pada pasien dengan demensia, misalnya, caregiver dapat menghadapi pasien yang agresif atau tidak mengenali anggota keluarganya sendiri.

“Sekompeten apa pun caregiver, kalau tidak memiliki kesabaran, akan sulit,” kata Susan.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini 5 Jenis Pisang untuk Diet yang Ampuh Turunkan Berat Badan

Buka Peluang Kerja bagi Perempuan

Di sisi lain, bisnis caregiver juga dapat membuka peluang kerja, khususnya bagi perempuan. Susan mengatakan sekitar 90% pekerja di Love Care merupakan perempuan.

Sebagian di antaranya merupakan ibu rumah tangga atau perempuan yang belum memiliki pengalaman formal di dunia kerja. Mereka dapat mengikuti proses seleksi dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sebelum mendapatkan pekerjaan sebagai caregiver.

Menurut Susan, pekerja juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan level kompetensinya. Misalnya, caregiver yang sudah memiliki kemampuan menangani kondisi tertentu dapat mengikuti tes kembali untuk meningkatkan kategori kompetensi dan memperoleh penghasilan sesuai kemampuannya.

Baca Juga: 6 Film Tentang Musuh Jadi Cinta, Kisahkan Cerita Cinta dan Benci Manis

Tantangan Menjaga Kualitas Layanan

Dengan meningkatnya kebutuhan pendamping lansia, Susan melihat bisnis caregiver memiliki prospek. Namun, ia mengingatkan calon pelaku usaha untuk tidak hanya mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

“Kalau ingin membuka usaha di bidang ini, harus memiliki hati di dalamnya. Jangan hanya memikirkan cuan atau uang cepat,” ujar Susan.

Menurut dia, mengejar keuntungan dengan mengabaikan kualitas justru dapat merugikan pengguna maupun pekerja. Sebaliknya, standar rekrutmen, pelatihan, dan pemantauan perlu dibangun sejak awal.

“Jadi tantangannya adalah menyeimbangkan profit dan tanggung jawab. Itu memang sulit, tetapi harus dilakukan kalau ingin serius berbisnis di bidang ini,” tutup Susan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Guardian Super Hemat 15-28 Oktober 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lencir

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 15-28 Oktober 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Film Horor The Doll Ghawiah Tayang di Layar IMAX, Begini Sinopsisnya

Film horor Indonesia The Doll Ghawiah siap menyapa penonton di seluruh layar IMAX di Indonesia mulai 29 Oktober 2026.​

Ruang Mahjong Hadirkan Ruang Bermain sekaligus Bersosialisasi

Meningkatnya popularitas permainan mahjong membuka peluang bisnis penyediaan tempat bermain yang menggabungkan hiburan dan interaksi sosial.​

Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini

​Melalui kerja sama i3L University dan OK OCE, peserta bisa mengembangkan keterampilan bisnis sambil melanjutkan pendidikan tinggi.

Dari Dapur Rumah Jadi Ladang Cuan, Pelaku Usaha Kuliner Perlu Perhatikan Hal Ini

Banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah sehingga pelaku UMK perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan usahanya.

Hapus File Duplikat, Memori HP Langsung Lega Tanpa Hapus Aplikasi Utama

File duplikat dan recycle bin terlupakan menjadi biang keladi memori HP penuh. Ikuti panduan lengkap membersihkannya segera.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 19-25 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 19-25 Oktober 2026.

IHSG Tertekan, Arus Keluar Asing Capai Rp 111 Triliun

Nett sell asing di pasar saham Indonesia secara year to date di angka Rp 111 triliun, perbesar risiko volatilitas dan menghambat pemulihan pasar.

Cek 13 Promo Hari Ini 19 Oktober 2026, Makan Enak Lebih Hemat di Starbucks hingga McD

Bingung cari menu makan siang atau teman jajan di hari Senin? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati paket hemat dari Starbucks hingga McD.

MR.D.I.Y. dan CIMB Niaga Dorong IKM Kembangkan Bisnis Hijau

Tantangan ini cukup besar mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.