MOMSMONEY.ID - Produk pertanian lokal tak hanya berpeluang memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, tetapi juga bisa dikembangkan untuk menjangkau pasar ekspor.
Salah satunya terlihat dari melon hasil budidaya mitra petani Sunpride di Kabupaten Blitar yang berhasil menembus pasar Singapura pada Agustus 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Great Giant Foods (GGF), Pemerintah Kabupaten Blitar, dan petani, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga akses pasar.
Bagi pelaku usaha hortikultura, kondisi ini menunjukkan, peluang memperluas bisnis tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi. Konsistensi kualitas, penanganan pascapanen, serta akses distribusi juga menjadi bagian penting untuk bisa masuk ke pasar yang lebih luas.
CEO PT Sewu Segar Nusantara Cindyanto Kristian mengatakan, kerjasama antara berbagai pihak dibutuhkan agar produk hortikultura daerah memiliki daya saing lebih tinggi.
Baca Juga: Digitalisasi Dorong UMKM Batik Rembang Tembus Pasar Global
“Kami percaya kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan dunia usaha menjadi pondasi penting agar produk hortikultura daerah tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga semakin mampu bersaing di pasar global,” ujar Cindyanto dalam keterangan resmi Kamis (27/8).
Dari sisi petani, akses terhadap pasar yang lebih luas juga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan skala usaha.
Edi Santoso, mitra petani sekaligus koordinator pemasok Sunpride di Blitar, mengungkapkan, keberhasilan ekspor tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga kualitas.
“Ketika melon dari kebun kami bisa dipasarkan hingga Singapura tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas dan berkembang bersama,” ujar Edi.
Pengalaman tersebut menunjukkan, beberapa hal yang perlu diperhatikan pelaku usaha hortikultura yang ingin memperluas pasar, yakni menjaga kualitas produk secara konsisten, memperkuat proses pascapanen, membangun kemitraan, serta mencari akses distribusi ke pasar yang lebih luas.
Dengan langkah tersebut, produk hortikultura lokal memiliki peluang untuk naik kelas dari sekadar memenuhi pasar sekitar menjadi komoditas yang memiliki nilai jual di pasar nasional maupun internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News