M O M S M O N E Y I D
AturUang

Penipuan Berbasis AI Makin Canggih, Kenali Deepfake Sebelum Jadi Korban

Penipuan Berbasis AI Makin Canggih, Kenali Deepfake Sebelum Jadi Korban
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Penipuan berbasis AI kini tak lagi mudah dikenali hanya dari pesan atau tautan yang mencurigakan, lo. Begini skema yang harus diwaspadai.​

Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat suara, wajah, hingga materi digital yang tampak seperti berasal dari sumber resmi. 

Kondisi ini membuat masyarakat perlu lebih teliti sebelum mempercayai informasi yang berkaitan dengan data pribadi dan transaksi keuangan. 

Melansir dari OCBC, perkembangan AI juga perlu diikuti kewaspadaan karena teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meniru identitas seseorang. 

“Teknologi AI memiliki potensi digunakan dalam penipuan dengan membuat tiruan suara dan tiruan wajah,” ujar Satgas PASTI OJK dikutip dari OCBC.

Penipuan berbasis AI semakin sulit dikenali

Kemajuan AI memberikan peluang bagi pelaku untuk membuat konten palsu dengan tampilan yang lebih meyakinkan. Logo, warna, tulisan, foto, suara, bahkan video dapat dibuat atau dimanipulasi sehingga sekilas tampak asli.

Baca Juga: 10 Keterampilan Finansial yang Bisa Membuka Peluang Penghasilan Lebih Besar

Karena itu, jangan menjadikan tampilan sebagai satu satunya patokan. Informasi yang terlihat profesional belum tentu berasal dari pihak resmi.

Waspadai promosi palsu yang terlihat resmi

Salah satu modus yang perlu diperhatikan adalah promosi palsu. Pelaku dapat membuat materi yang menyerupai informasi resmi, lalu menyebarkannya melalui media sosial, pesan instan, atau grup percakapan.

Korban biasanya diarahkan membuka tautan tertentu dengan alasan mendapatkan penawaran atau melakukan verifikasi. Setelah itu, korban bisa diminta mengisi nama, NIK, tanggal lahir, nomor kartu, CVV, PIN, password, hingga OTP.

Jangan mudah percaya hanya karena sebuah promosi terlihat meyakinkan. Periksa alamat situs dan cari informasi melalui kanal resmi yang dapat diverifikasi.

Deepfake dapat meniru wajah dan suara

Deepfake adalah teknologi yang dapat digunakan untuk memanipulasi wajah atau suara seseorang. Dalam praktik penipuan, pelaku dapat berpura pura menjadi petugas layanan keuangan melalui telepon atau video call.

Hal yang membuat modus ini berbahaya adalah korban bisa merasa mengenali orang yang sedang berbicara dengannya. Padahal, wajah dan suara yang terlihat familiar belum tentu membuktikan identitas sebenarnya.

Jika penelepon meminta OTP, PIN, password, CVV, transfer uang, atau meminta Anda membuka aplikasi tertentu, segera hentikan komunikasi dan lakukan verifikasi melalui kanal resmi.

Ciri penipuan deepfake yang perlu diwaspadai

Beberapa tanda berikut patut menjadi perhatian:

  • Penelepon tiba tiba mengaku sebagai petugas bank.
  • Anda diminta memberikan data rahasia.
  • Penelepon meminta transfer dengan alasan mendesak.
  • Anda diarahkan membuka aplikasi atau membagikan layar.
  • Penelepon membuat Anda panik agar segera mengambil keputusan.
  • Suara memiliki jeda atau intonasi yang terasa tidak wajar.
  • Gerakan wajah atau bibir terlihat kurang natural.
  • Informasi yang diberikan tidak bisa dikonfirmasi melalui kanal resmi.

Satu tanda saja belum tentu membuktikan penipuan. Namun, beberapa tanda yang muncul bersamaan sebaiknya tidak diabaikan.

Baca Juga: Cara Buka Blokir m-BCA, KlikBCA, dan OneKlik Lewat Aplikasi haloBCA

Cara melindungi diri dari penipuan berbasis AI

Kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban. Jangan langsung bertindak ketika menerima pesan atau panggilan yang meminta informasi pribadi. Lakukan langkah berikut:

  • Jangan memberikan OTP, PIN, password, atau CVV kepada siapa pun.
  • Hindari mengeklik tautan yang sumbernya belum jelas.
  • Cari sendiri kontak resmi untuk melakukan verifikasi.
  • Jangan membagikan layar kepada orang yang tidak dikenal.
  • Aktifkan notifikasi transaksi agar aktivitas mencurigakan cepat diketahui.
  • Simpan bukti percakapan jika menemukan dugaan penipuan.
  • Segera laporkan jika sudah terlanjur memberikan data atau melakukan transaksi.

Jangan mudah percaya hanya karena terlihat nyata

Perkembangan AI memang membawa banyak manfaat, tetapi teknologi yang sama dapat digunakan untuk membuat penipuan semakin meyakinkan. 

Anda perlu membangun kebiasaan digital yang lebih kritis, terutama ketika informasi berkaitan dengan uang dan data pribadi.

Jangan panik, jangan terburu buru, dan selalu lakukan verifikasi melalui sumber resmi. Di era ketika wajah dan suara dapat ditiru menggunakan teknologi, berhenti sejenak sebelum percaya bisa menjadi langkah sederhana untuk mencegah kerugian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Wisatawan Makin Cermat Atur Budget Liburan, Ini 5 Tren Perjalanannya

​Data AirAsia Move menunjukkan, wisatawan semakin selektif menentukan waktu, destinasi, dan anggaran liburan.

Temuan Baru soal Bipolar, Risiko Rawat Inap Bisa Lebih Rendah Lewat Obat Ini

​Studi Griffith University melihat data 15.000 orang selama 15 tahun dan menemukan kaitan semaglutide dengan risiko rawat inap yang lebih rendah.

Ramalan Shio Hari Ini Jumat 11 September 2026, Peluang dan Tantangan 12 Shio

Cek ramalan shio hari ini Jumat 11 September 2026, dari peluang karier, keuangan, asmara hingga kesehatan 12 shio.

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 11 September 2026, Cek Peluangmu

Cek ramalan 12 zodiak hari ini Jumat 11 September 2026 untuk melihat peluang karier, keuangan, cinta, dan kesehatan terbaru di sini.

Promo JSM Indomaret 11-13 September 2026, Sasa Santan-Larisst Tisu Diskon hingga 45%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Promo A&W Weekend Deals 11-13 September, Paket Ayam Goreng Hemat & Gratis 2 Burger

Manfaatkan promo A&W Weekend Deals mulai Rp 72.000-an untuk nikmati Aroma Chicken lezat hingga bonus 2 cheeseburger gratis.

Berbalik Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (11/9) Jadi Rp 2.600.000 per Gram

Harga emas Antam berbalik turun Rp25.000 menjadi Rp2.600.000 per gram pada Jumat (11/9) setelah kemarin naik.

Waspada! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Jadi Penyebab Sakit Batu Ginjal

Sakit batu ginjal bisa dipicu oleh kebiasaan seperti kurang minum hingga salah pola makan. Kenali pemicunya sejak dini agar Anda bisa mencegahnya.

Oasis: Don't Look Back in Anger dan 6 Film Biografi Musisi Legendaris Dunia

Menyajikan kisah para musisi legendaris dunia, ini rekomendasi film biografi musisi yang wajib ditonton.

IHSG Berpotensi Lanjut Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (11/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.