M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Order Makin Banyak, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Pelaku Usaha

Order Makin Banyak, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Pelaku Usaha
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Bisnis yang mulai ramai tentu menjadi kabar baik bagi pemilik usaha. Namun, semakin banyak pesanan, produk, dan kanal penjualan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola operasional.

Jika tidak disiapkan sejak awal, lonjakan permintaan dapat membuat pengelolaan stok dan pesanan menjadi lebih kompleks, terutama saat peak season.

Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pelaku bisnis agar operasional dapat mengikuti pertumbuhan usaha.

Siapkan kapasitas yang fleksibel

Pelaku usaha perlu memastikan proses penyimpanan barang, pengemasan, hingga pemrosesan pesanan dapat menyesuaikan ketika volume transaksi meningkat.

Hal ini penting terutama saat peak season ketika pesanan dapat melonjak dalam waktu singkat. Sistem yang fleksibel dapat membantu bisnis menyesuaikan kapasitas tanpa harus terus-menerus membangun infrastruktur baru.

Baca Juga: Peluang Usaha Kuliner: Kisah Seblak Rumahan yang Tumbuh Berkat Platform Digital

Kelola stok dan pesanan secara terintegrasi

Semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan data stok dan pesanan tetap akurat.

Teknologi seperti artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) dapat digunakan untuk membantu pengelolaan stok dan pesanan dari berbagai marketplace.

Manfaatkan data untuk membaca kebutuhan bisnis

Data operasional dapat membantu pelaku usaha melihat perubahan permintaan dan menentukan kebutuhan kapasitas. Dengan begitu, keputusan terkait pengelolaan operasional dapat disesuaikan dengan perkembangan bisnis.

FAS, sebagai entitas anak Blibli, menyediakan solusi yang mencakup pengelolaan e-commerce, fullfilment atau pemrosesan pesanan, hingga distribusi offline.

Director of FAS Alvin Hadibowo mengatakan, kapasitas operasional perlu dibuat fleksibel agar dapat mengikuti perubahan bisnis.

Baca Juga: Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

"Pertumbuhan bisnis itu dinamikanya sangat cepat. Dalam kurun waktu singkat, brand bisa mendadak kebanjiran SKU, lonjakan order, atau lonjakan transaksi saat peak season," ujar Alvin dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8).

"FAS hadir agar kapasitas operasional brand bisa ikut menyesuaikan kebutuhan tersebut secara fleksibel, tanpa mereka harus terus-menerus membangun gudang baru atau menambah tim sendiri," lanjut Alvin.

FAS menyebutkan, salah satu brand beauty yang menjadi mitranya mengalami kenaikan volume pesanan hingga 5,8 kali lipat dalam lima bulan.

Sementara pada sektor FMCG, solusi FAS disebut mempercepat proses pemrosesan pesanan hingga 70% sekaligus menekan angka pembatalan transaksi hingga 35%.

FAS saat ini menangani mitra dari sejumlah kategori, mulai dari beauty dan FMCG hingga gadget, elektronik rumah tangga, dan fashion.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rendah Kalori dan Bebas Lemak, Ini 4 Keunggulan Mi Shirataki Buat Diet Sehat Anda

Ketahui keunggulan mi shirataki sebagai alternatif mi sehat bebas lemak. Pilihan tepat membantu menurunkan berat badan dan menjaga pencernaan.  

Kebiasaan Merawat Rumah yang Bisa Cegah Kerusakan Besar dan Parah

Kebiasaan merawat rumah ini bantu menemukan kerusakan sejak dini, menghemat biaya, dan menjaga hunian tetap aman serta nyaman.  

Angkat Cerita di Balik Sajian Nusantara, TikTok Food Fest 2026 Kembali Digelar

TikTok kembali menggelar TikTok Food Fest 2026, usung tema every ingredient tells a story.             

Warna Tahun 2027 Glidden Hadirkan Nuansa Biru yang Bikin Rumah Lebih Adem

Artifact jadi Warna Tahun 2027 Glidden, nuansa biru hangat yang fleksibel untuk rumah dan cocok dengan berbagai gaya interior.  

4 Pelajaran Keuangan Anak dari Dave Ramsey yang Bisa Dilakukan Sekarang

Ajarkan 4 pelajaran keuangan dari Dave Ramsey sejak dini agar anak terbiasa menabung, atur uang, dan paham prioritas kebutuhan.  

Cerah Berganti Awan, Cek Prakiraan Cuaca 35 Wilayah di Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG prakirakan cuaca Jawa Tengah pada Rabu (16/9) cerah dan berawan, lalu Kamis (17/9) lebih banyak berawan.  

3 Aturan Keuangan dari Suze Orman Ini Bisa Bantu Atur Uang Lebih Bijak

Suze Orman membagikan 3 aturan keuangan untuk mengatur pengeluaran, membedakan kebutuhan, dan membangun tabungan.  

22 Wilayah Jawa Barat Besok (16/9) Diprediksi Berawan, Cek Kabupaten/Kota Anda

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Rabu (16/9) didominasi berawan, sedangkan Kamis (17/9) lebih banyak cerah.  

Cuaca Jawa Timur Besok Didominasi Cerah, Kamis Berubah Berawan, Cek Lengkap 38 Daerah

BMKG prakirakan Jawa Timur Rabu (16/9) dominan cerah, sedangkan Kamis (17/9) lebih banyak berawan di sejumlah wilayah.

4 Manfaat Kopi Cold Brew untuk Kesehatan, Lebih Ramah bagi Lambung!

Berikut adalah 4 manfaat kopi cold brew untuk kesehatan yang luar biasa namun tetap harus dibatasi konsumsinya secara bijak.