M O M S M O N E Y I D
Santai

Kebiasaan Merawat Rumah yang Bisa Cegah Kerusakan Besar dan Parah

Kebiasaan Merawat Rumah yang Bisa Cegah Kerusakan Besar dan Parah
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Kebiasaan merawat rumah ini bantu menemukan kerusakan sejak dini, menghemat biaya, dan menjaga hunian tetap aman serta nyaman.

Rumah yang nyaman bukan cuma ditentukan dari desain interior atau furnitur yang bagus, tetapi juga dari kebiasaan pemiliknya dalam melakukan perawatan. 

Masalah seperti atap bocor, saluran air mampet, retakan dinding, hingga gangguan listrik sering kali bermula dari tanda kecil yang tidak segera diperhatikan. 

Jika dibiarkan, kerusakan tersebut bisa merembet ke bagian lain dan membuat biaya perbaikan semakin besar. Melansir dari Real Simple, pemilik rumah disarankan mengenali perubahan kecil dan menjadikannya sebagai tanda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Masalah yang mengancam struktur atau keamanan rumah jarang menjadi lebih murah seiring waktu,” ujar Brian Meussner, presiden Mr. Handyman.

Baca Juga: 6 Tren Renovasi Dapur yang Sebaiknya Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

Cek bagian rumah yang sering luput

Jangan hanya memeriksa rumah ketika sudah muncul kerusakan. Biasakan melihat kondisi atap, plafon, dinding, lantai, pintu, jendela, serta area yang sering terkena air.

Noda lembap, cat menggelembung, retakan baru, atau bau tidak biasa bisa menjadi petunjuk awal adanya masalah. Semakin cepat diketahui, semakin mudah menentukan tindakan berikutnya.

Jangan sepelekan kebocoran

Kebocoran kecil memang terkadang terlihat tidak mengkhawatirkan. Padahal, air yang terus masuk dapat merusak plafon, dinding, lantai, perabot, hingga bagian bangunan lainnya.

Terutama di Indonesia yang memiliki periode hujan cukup intens di banyak wilayah, kondisi talang, atap, saluran pembuangan air, dan area sekitar kamar mandi sebaiknya diperiksa secara berkala.

Perhatikan tanda gangguan listrik

Lampu yang berkedip, stopkontak terasa panas, bau hangus, atau pemutus arus yang sering turun bukan sesuatu yang sebaiknya diabaikan.

Jika menemukan tanda tersebut, hentikan penggunaan bagian yang bermasalah dan pertimbangkan pemeriksaan oleh tenaga yang kompeten. Pekerjaan instalasi listrik bukan area yang tepat untuk bereksperimen tanpa pengetahuan memadai.

Buat jadwal pemeriksaan sederhana

Tidak perlu membuat jadwal yang rumit. Pemilik rumah bisa menentukan waktu tertentu setiap bulan untuk mengecek beberapa bagian penting.

Contohnya:

  • Periksa atap dan plafon.
  • Bersihkan talang dan saluran air.
  • Cek keran serta sambungan pipa.
  • Periksa pintu dan jendela.
  • Bersihkan atau cek filter AC.
  • Amati retakan dan perubahan pada dinding.

Kebiasaan kecil seperti ini membuat perawatan rumah lebih teratur dan tidak bergantung pada ingatan.

Bedakan perawatan dan renovasi

Tidak semua bagian rumah harus langsung direnovasi ketika terlihat kurang menarik. Cat yang mulai kusam atau model lantai yang sudah ketinggalan zaman masih bisa menunggu jika kondisinya aman.

Sebaliknya, kebocoran, kerusakan struktur, masalah listrik, dan bagian rumah yang berpotensi membahayakan penghuni perlu menjadi prioritas.

​Kenali usia peralatan

AC, pompa air, pemanas air, atap, lantai, hingga perlengkapan kamar mandi memiliki masa penggunaan yang berbeda. Catat kapan terakhir kali komponen tersebut diperbaiki atau diganti.

Catatan ini membantu pemilik rumah memperkirakan kebutuhan perawatan berikutnya sehingga pengeluaran tidak muncul secara mendadak.

Baca Juga: Cara Menata Rumah 5×12 Meter agar Sejuk, Terang, dan Tidak Pengap

Jangan memaksakan perbaikan sendiri

Membersihkan talang, mengganti filter AC, atau menutup celah kecil mungkin masih dapat dilakukan sendiri. Namun, pekerjaan yang menyangkut listrik, struktur bangunan, atap, perpipaan besar, atau sistem pendingin sebaiknya dikerjakan oleh tenaga yang memiliki keahlian sesuai.

Kesalahan perbaikan justru dapat memperbesar kerusakan dan menimbulkan risiko keselamatan.

Siapkan dana perawatan

Perawatan rumah sebaiknya masuk dalam perencanaan keuangan keluarga. Sisihkan dana secara rutin agar ketika terjadi kerusakan, kebutuhan perbaikan tidak langsung mengganggu pengeluaran utama.

Besarnya dana tentu berbeda untuk setiap rumah, tergantung usia bangunan, ukuran, kondisi material, dan jumlah peralatan yang digunakan.

Jadikan pergantian musim sebagai pengingat

Pergantian musim bisa menjadi momentum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Sebelum memasuki periode hujan, misalnya, pastikan atap tidak bermasalah, talang tidak tersumbat, dan saluran pembuangan air berfungsi dengan baik.

Merawat rumah tidak harus selalu berarti mengeluarkan biaya besar. Justru kebiasaan memeriksa kondisi rumah secara rutin dapat membantu menemukan masalah ketika masih kecil. 

Mulai dari kebocoran, listrik, saluran air, hingga kondisi atap, semuanya layak diperhatikan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius. 

Pemeriksaan sederhana dan dana perawatan yang disiapkan sejak awal, rumah bisa tetap aman, nyaman, dan lebih terawat dalam jangka panjang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.