MOMSMONEY.ID - Bermain di alam bagi seorang anak ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi tumbuh kembangnya.
Di tengah gempuran gadget dan tayangan digital, memberikan waktu lebih banyak bagi anak untuk menjelajah taman, bukit, atau pantai adalah keputusan yang tepat.
Jauh dari hiruk-pikuk layar gadget, anak-anak belajar memahami siklus hidup, mengenali tekstur, warna, dan suara asli dunia. Pengalaman sensorik yang tak pernah tergantikan oleh ruangan ber-AC sekalipun.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bermain, Bonding dengan Orang Tua Penting untuk Anak
Dengan bermain di alam, anak akan mendapatkan banyak hal yang tidak bisa didapatkan saat bermain di dalam ruangan.
Salah satu yang paling berharga adalah kesiapan anak untuk mengambil risiko yang dihadapinya. Karena saat berada di luar ruangan, ada berbagai pengalaman yang tiba-tiba terjadi.
Anak didorong untuk menghadapinya, entah dengan berlari, memilih jalan lain, atau sekadar diam mengamati.
Baca Juga: Bahaya Gadget! Kasus Speech Delay Anak Jakarta Melonjak, Cek Ciri & Cara Mengatasinya
Berikut beberapa manfaat bermain di alam bagi anak-anak, dikutip dari www.alodokter.com:
1. Mendukung kesehatan fisik
Anak yang diberikan waktu untuk bermain di alam, biasanya akan lebih aktif secara fisik. Aktivitas inilah yang bisa mendukung perkembangan otot dan tulang sang anak.
Bahkan, anak juga bisa terhindar dari risiko obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
2. Meningkatkan kreativitas dan keberanian
Ketika sedang bermain di alam, secara tidak langsung anak akan mempelajari banyak hal di sekelilingnya.
Tak terkecuali belajar untuk menyelesaikan masalah, mengatur strategi, negosiasi, menolak, mengambil risiko, hingga mengutamakan hal yang menjadi prioritas.
Pengalaman ini pun akan melatih keberanian dan kreativitas dalam diri sang anak.
Baca Juga: Moms, Kapan Anak Remaja Siap Bepergian Sendiri? Ini Tips agar Tetap Aman
3. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Anak yang selalu berada di dalam ruangan tidak akan banyak bersosialisasi dengan orang lain. Berbeda dengan anak yang dibiarkan bermain di alam.
Mereka akan bertemu dengan berbagai karakter orang, saling bekerjasama, dan memperlakukan orang lain secara baik.
4. Mengurangi risiko mata minus
Bermain di alam juga bisa membantu untuk mengurangi risiko mata minus pada anak. Kenapa bisa begitu?
Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa bermain di luar ruangan sebanyak 1 jam per minggu bisa menurunkan risiko mengalami mata minus sebanyak 2% pada anak.
Baca Juga: Libur Sekolah Tiba! Ini 7 Ide Kegiatan Anak di Rumah agar Produktif dan Anti Bosan
5. Mendukung kesehatan tulang, kulit, dan suasana hati
Membiarkan anak untuk bermain di alam otomatis memberi kesempatan tubuh sang anak terkena paparan sinar matahari. Hal ini sangat baik karena bisa merangsang produksi vitamin D.
Nah, vitamin D inilah yang sangat baik untuk perkembangan tulang dan sistem kekebalan tubuh sang anak. Selain itu, sinar matahari juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit pada anak, meningkatkan kualitas tidur, hingga membuat suasana hati anak menjadi lebih baik.
Jadi, buka pintu rumah, biarkan mereka bermain dengan alam sekelilingnya, dan saksikan bagaimana bermain di alam mengubah anak Anda menjadi pribadi yang siap menghadapi kehidupan nyata dengan senyum, rasa ingin tahu, dan keberanian yang tak pernah padam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News