M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Moms, Kapan Anak Remaja Siap Bepergian Sendiri? Ini Tips agar Tetap Aman

Moms, Kapan Anak Remaja Siap Bepergian Sendiri? Ini Tips agar Tetap Aman
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Memasuki usia remaja, anak biasanya mulai ingin memiliki ruang untuk bepergian sendiri, baik ke sekolah, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, maupun bertemu teman. Namun, bagi banyak orang tua, melepas anak pergi tanpa pendamping bukanlah keputusan yang mudah.

Kekhawatiran soal keamanan perjalanan, apakah anak naik kendaraan yang benar, hingga memastikan mereka tiba dengan selamat di tujuan masih menjadi alasan utama orang tua memilih mengantar anak secara langsung.

Hal ini juga tercermin dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024. Survei tersebut menunjukkan sekitar 63% remaja Indonesia berusia 13–18 tahun masih berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi atau diantar orang tua. Disamping itu, sekitar 47,7 juta remaja menggunakan transportasi umum setiap bulan tanpa pengawasan orang dewasa. Sementara itu, hanya sekitar 7,7% yang menggunakan transportasi umum maupun layanan transportasi daring secara mandiri.

Data tersebut menunjukkan bahwa mobilitas mandiri masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga. Karena itu, proses melatih anak untuk lebih mandiri perlu dilakukan secara bertahap, disertai komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Baca Juga: Jangan Langsung Marah! Ini 6 Kiat Jitu Hadapi Nilai Rapor Anak yang Merosot

Psikolog keluarga Pritta Tyas, M.Psi., Psikolog, mengatakan rasa khawatir orang tua merupakan hal yang wajar ketika anak mulai meminta kebebasan untuk bepergian sendiri. "Pendampingan tetap perlu dilakukan sesuai usia dan kesiapan anak. Orang tua bisa memanfaatkan teknologi agar tetap mengetahui kondisi anak tanpa harus selalu mendampingi secara langsung," ujarnya.

Menurut Pritta, membangun kemandirian remaja bukan berarti melepas seluruh pengawasan. Sebaliknya, orang tua perlu menetapkan aturan yang disepakati bersama, seperti menentukan tujuan perjalanan, jam pulang, hingga memastikan anak selalu dapat dihubungi. Bagi Pritta pengendalian kemandirian bisa dirumuskan bersama tanpa membuat orangtua jauh dari anak.

"Carilah kegiatan bersama untuk membicarakan dan merumuskan kemandirian anak. Anak perlu menentukan dirinya sesuai caranya sendiri. Bepergian dengan apa, pakaian yang dipakai dan lainnya," ucap Pritta di konferensi pers GrabKeluarga Fitur Remaja di Pakubuwono, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Melihat kebutuhan itu, Grab kembali memperkenalkan GrabKeluarga Fitur Remaja, layanan yang ditujukan bagi remaja usia 13–18 tahun agar dapat bepergian lebih mandiri dengan tetap berada dalam pendampingan digital orang tua.

Melalui fitur ini, orang tua dapat memantau perjalanan anak secara real time, berkomunikasi dengan anak dan pengemudi melalui fitur Three-Way Chat, serta memastikan anak naik ke kendaraan yang benar melalui PIN Verification. Untuk layanan GrabCar, tersedia pula fitur Emergency Help dan Always-on AudioProtect sebagai lapisan keamanan tambahan selama perjalanan.

Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank Grab Indonesia, Asep Haekal, mengatakan membangun kemandirian anak merupakan proses yang membutuhkan kepercayaan dari kedua belah pihak. "Kami ingin membantu keluarga memberi ruang bagi anak untuk belajar bepergian mandiri, dengan tetap menghadirkan lapisan keamanan, pemantauan, dan komunikasi yang membuat orang tua lebih tenang," kata Haekal.

Baca Juga: Grab Indonesia Implementasikan Bagi Hasil 8% Layanan Ojol Mulai 1 Juli 2026

Pengalaman serupa juga dirasakan aktor sekaligus ayah, Tora Sudiro. Menurutnya, orang tua tentu ingin anak berkembang menjadi pribadi yang mandiri, tetapi rasa khawatir tetap muncul ketika tidak bisa mendampingi setiap saat. Terlebih ketika anak bungsu Tora yang terbiasa diantar bepergian olehnya memilih untuk bepergian sendiri.  "Fitur ini membantu saya tetap mengetahui perjalanan anak sehingga terasa lebih tenang meski tidak selalu bersama mereka," ungkap Tora.

Sejak diluncurkan pada Desember 2025, GrabKeluarga telah digunakan lebih dari 70 ribu pengguna untuk membantu memesan sekaligus memantau perjalanan anggota keluarga dalam satu aplikasi.

Bagi para moms, teknologi memang bukan pengganti peran orang tua. Namun, jika dimanfaatkan dengan tepat, teknologi dapat menjadi pendamping dalam mengajarkan anak bertanggung jawab, membangun kepercayaan, sekaligus melatih mereka menjadi lebih mandiri dengan tetap mengutamakan faktor keamanan.

Baca Juga: Promo Genki Sushi Terbaru, Beli 1 Gratis 1 Hemat sampai 50% Pakai Grab Dine Out

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Muncul Kasus Pneumonia Berat Diduga Pes Paru di Rusia, Ini Kata WHO

WHO terus memantau kasus kematian seorang petugas laboratorium di Rusia dengan dugaan penyakit pes jenis pneumonik atawa pes paru.

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak yang Wajib Orang Tua Terapkan, Bisa Pakai Musik

Supaya daya ingat anak Anda terus meningkat, berikut 5 cara meningkatkan daya ingat anak yang patut Anda coba.

5 Manfaat Rutin Minum Air Kelapa untuk Gula Darah hingga Ginjal, Cek di Sini

Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tapi juga kaya manfaat. Berikut 5 manfaat rutin minum air kelapa yang bisa dicatat.

Yakin Menu Diet Anda Aman? Cek Dulu 7 Ciri-Ciri Salad Sehat Ini sebelum Menyesal, yuk

Banyak yang keliru mengira semua sayuran hijau itu aman. Ketahui rahasia meracik salad sehat yang benar-benar ampuh turunkan berat badan.

Inilah Tips Meminta Bantuan AI Untuk Mengurus Isi Dompet Anda

Memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intellegent (AI) untuk keperluan mengatur keuangan alias perencana keuangan.

Masih Tetap Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Kamis (8/10)

Patut diwaspadai adalah suhu udara masih relatif tinggi. Di beberapa kota diperkirakan akan cukup tinggi.

5 Keterampilan Charlie Munger untuk Meraih Financial Freedom yang Bisa Dicoba

Financial freedom ala Charlie Munger dimulai dari kendali diri, kesabaran, belajar, hidup sesuai kemampuan, dan membangun aset.    

Tak Cuma Skincare, Ini Cara Wardah Melihat Kesehatan Kulit

​Wardah menyoroti sejumlah kebiasaan dan faktor lingkungan yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit jangka panjang.  

Anggapan Vape Menyebabkan Diabetes, Benar atau Hanya Mitos Belaka?

Simak hasil riset mengenai dampak nikotin dan aerosol terhadap lonjakan risiko pradiabetes bagi pengguna rokok elektrik.  

Memahami LPS: Batas Jaminan & Syarat Penting bagi Nasabah Bank

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dengan syarat tertentu.