M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Susu Kental Manis (SKM) memang sudah menjadi makanan yang sangat akrab di tengah masyarakat. 

Hampir di setiap momen, kita bisa menemukan SKM dicampurkan ke dalam berbagai jenis olahan, mulai dari pelengkap es buah, olesan manis pada roti, hingga yang paling umum adalah diseduh dengan air panas untuk dijadikan minuman hangat. 

Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan minum SKM dengan cara diseduh ternyata sama sekali tidak disarankan oleh para ahli gizi?

Baca Juga: Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Hal ini karena SKM sendiri bukanlah susu murni. Melainkan produk olahan yang kandungan gulanya sangat tinggi. Kandungan gula yang melimpah inilah yang menjadi akar masalah utama jika kita terus minum SKM sebagai minuman harian.

Alih-alih memberikan manfaat nutrisi, seduhan SKM justru memberikan lonjakan kalori yang signifikan ke dalam tubuh.

Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik, maka risiko kesehatan serius mulai mengintai. Salah satu dampak paling nyata adalah meningkatnya risiko obesitas.

Baca Juga: Asupan Protein Susu Rendah Lemak Kurangi Risiko Serangan Asam Urat

Berikut beberapa penyakit yang menghantui jika terlalu sering minum SKM, sebagaimana dikutip dari www.klikdokter.com:

1. Obesitas

Risiko yang sudah pasti terjadi jika sering minum SKM adalah obesitas. 

Apalagi jika minuman ini diberikan kepada anak-anak. Rasa manisnya akan membuat anak-anak suka dan kemudian ketagihan. Minuman dengan kandungan gula yang diproses ini akan membuat seseorang cepat merasa lapar.

Jika tidak dibatasi secara ketat, maka bisa mengakibatkan obesitas. Dari obesitas bisa mengundang berbagai penyakit berbahaya lainnya.

2. Batuk

SKM mengandung lemak dan gula yang cukup tinggi. Kandungan ini meninggalkan lendir di tenggorokan dan saluran udara pun menjadi terganggu.

Akibatnya seseorang yang minum SKM bisa mengalami batuk. Terutama bagi anak-anak yang masih sensitif. Kondisi batuk ini akan semakin parah saat anak sedang tidur.

Baca Juga: Suka Kopi Susu Gula Aren? Ini 4 Bahayanya Jika Diminum Setiap Hari

3. Sakit gigi

Risiko kesehatan lainnya jika sering minum SKM adalah sakit gigi. Penyebabnya adalah kandungan gula yang tinggi di dalam SKM. 

Apalagi jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga dengan baik. Maka sisa-sisa gula akan menempel di gigi dan mengundang bakteri. 

4. Resistensi insulin

Sering minum SKM juga bisa menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini bisa terjadi saat sel-sel tubuh tidak bisa menggunakan gula dengan baik.

Jika sampai Anda mengalami resistensi insulin, maka ini bisa berisiko pada anak Anda kelak. Di mana sang anak bisa mengalami diabetes tipe 2, perlemakan hati, kolesterol tinggi, arteri koroner, arteriosklerosis, dan gangguan siklus menstruasi.

Baca Juga: Alternatif Selain Susu Sapi, Ada Susu Kacang Mede Mengandung Tembaga Alami

5. Kerusakan organ

Risiko serius yang bisa mengancam akibat sering minum SKM adalah terjadi kerusakan organ. Banyaknya asupan gula bisa membuat kerja ginjal menjadi terganggu.

Apalagi bagi anak-anak yang organnya masih dalam tahap perkembangan. Akibatnya, ginjal bisa mengalami malfungsi karena asupan sodium yang melebihi batas cerna ginjal anak.

Sebelum kembali menyeruput cangkir hangat seduhan SKM, pikirkan kembali risiko di balik kebiasaan minum SKM dan mulailah beralih ke pilihan minuman yang lebih sehat demi masa depan tubuh Anda ya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Macam-Macam Jenis Celana Dalam Wanita, Tak Cuma G-String

Banyak macamnya, ketahui dulu beberapa jenis celana dalam yang tepat untuk perempuan beserta kegunaanya ini.

Takut Makan Nasi? Cek Alternatif yang Bikin Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Nasi shirataki hanya mengandung 12 kalori per 100 gram, jadi alternatif pengganti makan nasi. Simak cara serat glukomanan menstabilkan gula darah.

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.