M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Bahaya Gadget! Kasus Speech Delay Anak Jakarta Melonjak, Cek Ciri & Cara Mengatasinya

Bahaya Gadget! Kasus Speech Delay Anak Jakarta Melonjak, Cek Ciri & Cara Mengatasinya
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Memahami ciri anak speech delay sejak dini menjadi langkah yang penting bagi setiap orang tua. Memperhatikan tanda-tanda yang ada pada diri anak dan jika telah terdeteksi, maka segeralah untuk konsultasi dengan dokter anak.

Menurut Dinas Kesehatan Jakarta, dalam lima tahun terakhir, kasus speech delay pada anak di Jakarta menunjukkan peningkatan yang cukup mengkhawatirkan. 

Fenomena ini tentu menjadi alarm bagi para orang tua, karena kemampuan berkomunikasi adalah fondasi utama bagi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak. 

Baca Juga: Moms, Kapan Anak Remaja Siap Bepergian Sendiri? Ini Tips agar Tetap Aman

Apa saja pemicunya? Ternyata sangat beragam. Mulai dari kurangnya stimulasi verbal di rumah, paparan gadget yang berlebihan tanpa interaksi dua arah, hingga faktor medis.

Nah, di sinilah peran aktif orang tua dibutuhkan. Bukan hanya untuk mendeteksi ciri anak speech delay, tetapi juga memahami bahwa setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda, sehingga pendekatan yang sabar dan konsisten jauh lebih efektif.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bermain, Bonding dengan Orang Tua Penting untuk Anak

Ciri anak speech delay

Bersumber dari www.alodokter.com, secara umum, anak yang sudah berusia 2 tahun sudah mampu menguasai sekitar 50 kosa kata sekaligus bisa menggabungkannya menjadi 2 kata.

Namun, kondisi ini berbeda bagi anak yang mengalami speech delay. Ada beberapa ciri anak speech delay yang perlu Moms perhatikan berikut:

  • Tidak menunjukkan reaksi saat dipanggil.
  • Menghindari kontak mata saat diajak bicara.
  • Jarang mencoba berbicara atau meniru perkataan orang lain.
  • Kesulitan untuk menyebutkan benda-benda yang ada di rumah.
  • Belum bisa merangkai dua atau tiga kata.
  • Tidak bisa mengikuti petunjuk sederhana.
  • Lebih menunjukkan gestur tubuh daripada bicara saat minta sesuatu.

Baca Juga: Anak Alergi Susu Sapi? Ini Cara Tetap Mendukung Tumbuh Kembangnya

Cara mengatasi anak speech delay

Ketika Moms mengetahui bahwa ada ciri anak speech delay dalam diri si kecil, tetaplah tenang dan bantulah dengan beberapa cara untuk menstimulasi kemampuan bicaranya. 

Berikut beberapa cara yang bisa Moms usahakan secara rutin:

1. Sering mengajak bicara

Jadilah orang tua yang aktif untuk mengajak bicara si kecil ya. Hal ini bisa dilakukan dalam setiap aktivitas anak untuk menyisipkan pembicaraan sederhana dengan anak. 

Melalui cara ini, anak akan memiliki dorongan untuk meniru atau merespons ucapan dari Moms.

Baca Juga: Jangan Langsung Marah! Ini 6 Kiat Jitu Hadapi Nilai Rapor Anak yang Merosot

2. Menanggapi perkataan anak

Ketika anak mengatakan sesuatu, maka Moms perlu untuk menanggapi perkataan tersebut secara tepat. Begitu juga ketika anak berbicara kurang tepat, Moms bisa menanggapinya secara halus dahulu, baru kemudian memberikan tanggapan yang benar.

Cara ini mampu mendukung perkembangan anak yang mengalami speech delay.

3. Ajukan pertanyaan kepada anak

Untuk mendorong anak agar mau berbicara salah satunya adalah dengan mengajukan pertanyaan. Misalnya saja memberi pertanyaan agar sang anak memilih.

Misalnya dengan memberi pilihan dua makanan. Nah, biarkan anak memilih salah satunya ya.

Baca Juga: Banyak Manfaat Mengenalkan Bahasa Asing Sejak Dini pada Anak, Cek di sini!

4. Membacakan cerita

Membiasakan untuk membacakan cerita kepada anak sejak dini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan bicaranya. Cara ini akan membantu anak agar bisa memahami nama benda yang diceritakan dari buku.

Nah, untuk membantu anak yang mengalami speech delay, Moms bisa meminta si kecil agar menirukan nama benda atau tokoh di dalam buku cerita yang dibacakan.

5. Batasi penggunaan gadget

Di zaman sekarang tak sedikit anak-anak, bahkan balita yang sudah diberikan gadget. Biasanya berawal untuk menemaninya makan, namun lama-kelamaan menjadi kecanduan.

Namun, penggunaan gadget secara berlebihan bisa berbahaya pada kemampuan bicara sang anak, yakni berpeluang mengalami speech delay.

Oleh karena itu, Moms perlu membatasi penggunaan gadget pada si kecil. Tentukan batasan waktunya secara tegas. Tujuannya adalah agar anak lebih banyak berbicara daripada bermain gadget.

Dengan mendeteksi ciri anak speech delay bukanlah untuk membuat panik, melainkan untuk bergerak lebih cepat dan tepat. Dengan kasih sayang, kesabaran, dan stimulasi yang tepat, setiap anak memiliki peluang besar untuk berkembang lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pahami proses akad kredit rumah KPR, syarat, dokumen, biaya, dan hal penting sebelum tanda tangan agar transaksi berjalan aman.

Meja Rias Tebal Bikin Kamar Mandi Modern Terlihat Mewah dan Lebih Berkelas

Meja rias tebal menjadi tren kamar mandi modern dengan tampilan elegan, kokoh, dan mampu memperkuat karakter ruang.  

Daybed Multifungsi Jadi Tren Furnitur Terbaru untuk Rumah Minimalis

Daybed multifungsi menjadi tren furnitur modern yang membantu rumah lebih nyaman, rapi, dan efisien tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Ketahui Status Penerima PIP

Cara cek PIP Agustus 2026 lewat HP menggunakan NISN dan NIK untuk mengetahui status penerima, pencairan dana, dan jadwal penyalurannya.  

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Produk hingga Workshop Kecantikan

​IndoBeauty Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran hadirkan berbagai produk kecantikan, seminar, workshop, hingga kompetisi.  

Lebih dari Menenangkan Pikiran, Ini 5 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Tidak hanya melatih ketenangan, manfaat yoga terbukti ampuh melancarkan sirkulasi darah hingga menjaga kondisi organ jantung.  

Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

​Peluang bisnis di industri kulit dan alas kaki masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu terus berinovasi.  

Pilihan Baru Dapur Putih Modern yang Hangat dengan Ide Desain Elegan

Inspirasi dapur putih modern yang nyaman dan tidak monoton dengan kombinasi kayu, tekstur, serta dekorasi sederhana.  

Punya BPJS Bukan Berarti Tak Perlu Asuransi Swasta? Ini Penjelasannya

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan sebagai pelengkap BPJS dengan layanan lebih fleksibel, cepat, dan pilihan lebih luas.

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Menyeduh SKM sebagai minuman harian tidak disarankan ahli gizi karena tinggi gula. Ketahui berbagai risiko penyakit serius yang mengintai tubuh.