M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Minim Amunisi, Laju Penguatan Rupiah Terjegal di Rp 16.046 per dollar

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Laju penguatan rupiah terhadap dollar AS terjegal pada hari ini. Rupiah kehabisan tenaga, sementara perhatian pasar pekan ini kembali fokus pada The Fed.  

Mengutip Bloomberg, Selasa (7/5), nilai tukar rupiah ditutup melemah 20 poin atau setara 0,12% dibandingkan kemarin menjadi Rp 16.046 per dollar AS.

Menurut Ibrahim Assuaibi, pengamat pasar forex dan Direktur Laba Forexindo Berjangka, indeks dollar menguat pada hari ini di saat pasar fokus pada komentar pejabat The Fed mengenai jalur suku bunga, terutama setelah data non-farm payrolls lebih lemah dari perkiraan. Data ini sejatinya memicu para pedagang sekali lagi mulai memperkirakan penurunan suku bunga oleh bank sentral. 

Namun, gagasan ini tidak memberikan banyak dukungan terhadap mata uang Asia, mengingat The Fed diperkirakan baru akan menurunkan suku bunganya pada September.

Presiden Fed of Richmond Thomas Barkin mengatakan tingkat suku bunga saat ini cukup membatasi untuk mendinginkan perekonomian dan membawa inflasi kembali ke target bank sentral sebesar 2%. Sementara, rekannya dari Fed New York, John Williams menyatakan akan ada penurunan suku bunga, tetapi, keputusan kapan akan bergantung pada totalitas data.

Sejumlah pejabat Fed akan menyampaikan pidatonya, termasuk Gubernur Fed Lisa Cook dan Michelle Bowman pada akhir pekan ini.

Di internal, katalis penyokong rupiah relatif minim. Hanya, Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah mencapai Rp 8.262,10 triliun per akhir Maret 2024, setara dengan 38,79% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Posisi utang turun dibandingkan Februari 2024 yang  sebesar Rp 8.319,2 triliun atau setara dengan 39,06% terhadap PDB. 

Baca Juga: Rupiah Kian Berotot Mendekati Rp 16.000 per dollar, Katalis dari Dua Sisi

Rasio utang pada Maret 2024 terjaga di bawah batas aman 60% PDB, sesuai Strategi Pengelolaan Utang Jangka Menengah tahun 2024-2027 yang di kisaran 40%.

Berdasarkan instrumen, komposisi utang pemerintah sebagian besar berupa Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai 88,05%. Per akhir Maret 2024, lembaga keuangan memegang sekitar 43,4% kepemilikan SBN domestik, terdiri dari perbankan 24,8% dan perusahaan asuransi dan dana pensiun sebesar 18,6%.  

Adapun kepemilikan SBN domestik oleh Bank Indonesia  sebesar 21,3%, yang antara lain digunakan sebagai instrumen pengelolaan moneter. Sedangkan, asing hanya memiliki SBN domestik sekitar 14,2%, termasuk kepemilikan oleh pemerintah dan bank sentral asing.  

Ibrahim memprediksi, pada perdagangan besok, Rabu (8/5), kurs rupiah fluktuatif. Namun, mata uang garuda berpeluang ditutup menguat di rentang Rp 16.000 sampai Rp 16.080 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Siram 14 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Minggu 4 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Peringatan Dini Cuaca Besok (4/10), Hujan Sangat Deras di 2 Daerah Jabodetabek ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Minggu (4/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 4 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan Percintaan

Cek ramalan 12 zodiak besok Minggu 4 Oktober 2026 soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan dari Aries hingga Pisces.  

Ramalan Shio Besok Minggu 4 Oktober 2026, Ular Perlu Perhatikan Hal Ini

Cek ramalan shio Minggu 4 Oktober 2026 untuk 12 shio, lengkap dengan prediksi karier, keuangan, cinta, dan kesehatan hari ini.

Perempuan Makin Berperan Menentukan Interior Rumah, Ini yang Perlu Diperhatikan

Dari memilih warna hingga menentukan desain, perempuan punya peran besar dalam membentuk tampilan rumah. Media sosial ikut mengubah seleranya.

Tak Hanya Liburan, Kini Bali Mulai Kembangkan Layanan Bedah Estetik dan Longevity

Bali tak lagi hanya mengandalkan wisata. Layanan bedah estetik, kesehatan perempuan hingga longevity mulai dikembangkan di pulau dewata.

Pindah Jalur Karier Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Bekalnya

Karier tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pengalaman dari pekerjaan lama tetap bisa menjadi bekal untuk menemukan peluang dan arah baru.

Jangan Buru-Buru Buang Sisa Material di Rumah, Bisa Jadi Dekorasi Unik

Sisa material interior di rumah jangan langsung dibuang. Dengan melihat fungsi, warna dan teksturnya, barang tersebut bisa dimanfaatkan kembali.

Rayakan HUT ke-19, Nikmati Promo PHD Serba Rp 19.000 Selama Oktober 2026

Manfaatkan promo PHD spesial ulang tahun ke-19 dengan berbagai menu lezat serba Rp 19.000 dan varian Crafted Flatzz terbaru sebulan penuh.

6 Film Berlatar Kereta Api Paling Populer dan Legendaris, Sudah Nonton Semua?

Mau tahu apa saja film yang memiliki latar setting di kereta api? Berikut beberapa rekomendasinya.​