M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Dollar AS Mendapat Amunisi, Rupiah Lunglai di Rp 16.210 per dollar

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Rupiah kehabisan tenaga melawan dollar AS pada akhir pekan ini. Maklum, indeks mata uang greenback menguat setelah rilis data ekonomi penting di negara Uncle Sam.

Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Jumat (26/4), rupiah di pasar spot di tutup melemah 22 poin atau 0,14% dibandingkan kemarin menjadi Rp 16.210 per dollar AS.

Meski pekan ini sempat mendapat amunisi dari kenaikan suku bunga Bank Indonesia, toh, mata uang Garuda kembali lunglai dua hari beruntun.

Menurut Ibrahim Assuaibi, analis pasar forex dan Direktur Laba Forexindo Berjangka, di sisi lain, index dollar memang sedang menguat hari ini. Faktor penggeraknya antara lain rilis data produk domestik bruto (PDB) AS kuartal pertama yang tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,6%, melebihi perkiraan para ekonom sebesar 2,4%. 

Selain itu, angka inflasi yang diukur dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti kuartal pertama naik 3,7% per Maret, melampaui perkiraan 3,4%. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Tak Bergerak Hari Ini, Jumat 26 April

Kejutan data PCE menempatkan fokus yang lebih besar dari biasanya pada rilis data indeks harga PCE bulan Maret yang akan dirilis Jumat. Indeks PCE dan indeks PCE inti yang memperhitungkan harga pangan dan energi, merupakan salah satu ukuran paling penting yang digunakan oleh The Fed dalam mengukur perilaku harga. Inflasi masih berada di atas target bank sentral AS yang sebesar 2%. 

Menyusul data PDB, pasar suku bunga berjangka AS memperkirakan peluang penurunan suku bunga Fed pada bulan September turun menjadi 58% dari Rabu lalu sebesar 70%, menurut FedWatch CME Group. Trader memperhitungkan kemungkinan 68% bahwa penurunan suku bunga pertama The Fed dapat terjadi pada pertemuan bulan November.

Sedangkan sentimen di domestik sejatinya relatif positif. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terjaga dalam posisi surplus hingga Maret 2024.  APBN hingga Maret positif, meskipun tetap waspada karena kondisi geopolitik meningkat.  

Kinerja surplus terjadi karena pendapatan negara lebih besar dibandingkan belanja APBN. Untuk pendapatan negara hingga Maret telah terkumpul Rp 620,01 triliun atau setara 22,1% dari target Rp 2.802,3 triliun pada kuartal pertama. Jika dibandingkan periode tahun sebelumnya, pendapatan ini menurun 4,1%. 

Baca Juga: Disokong Kenaikan Suku Bunga BI, Rupiah Menguat di Rp 16.155 per dollar AS

Sedangkan belanja negara sekitar Rp 611,9 triliun atau setara 18,4% dari pagu belanja tahun ini yang senilai Rp 3.325,1 triliun. Belanja kuartal pertama ini naik dibandingkan tahun sebelumnya, karena emang ada belanja-belanja yang cukup front loading, seperti penyelenggaraan pemilu.

Untuk perdagangan Senin depan (29/4), prediksi Ibrahim, mata uang rupiah akan fluktuatif namun berpeluang ditutup menguat di rentang  Rp 16.180-Rp 16.260 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu (4/11), Tidak Ada Hujan dan Suhu Bisa Capai 36°C

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Timur pada Rabu (4/11) bervariasi. Suhu tertinggi mencapai 36 derajat Celsius di Kota Mojokerto.

Cita Rasa Rendang Sudah Dinikmati Pasar Mancanegara

Sudah ada beberapa UMKM dalam negeri yang memasarkan produk rendang beserta bumbunya ke pasar global.

4 Perbedaan Makeup Baddie dan Makeup Latina yang Sering Dikira Mirip

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai 4 perbedaan makeup baddie dan makeup latina yang wajib Anda ketahui.  

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/11), Hujan Lebat Terjadi di 11 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 4 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Potensi Yield Dividen Interim Triputra Agro 3,7%, Ini Jadwal Cum Date Saham TAPG

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) akan membagikan dividen interim Rp 70 per saham dengan potensi yield 3,76%.

Ada Tawaran Program Bagi UMKM Yang Ingin Tembus Pasar Kanada

Kemdag dan Trade Facilitation Office (TFO) Canada melansir Program Trade through Regional Inclusive Sustainable Economic Growth, atau Triseg.

Switzerland Tourism Ungkap Pesona Lain Swiss Lewat Tema Beyond the Snow

Tak hanya menawarkan pemandangan pegunungan bersalju, Swiss juga punya pilihan wisata musim dingin yang menarik. 

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Rabu (4/11), Hujan Ringan di 2 Wilayah

BMKG perkirakan cuaca Jawa Tengah pada Rabu (4/11) didominasi udara kabur. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Purworejo dan Wonosobo.

Dividen Interim Selamat Sempurna (SMSM) Rp 45 per saham, Ini Jadwal Cum Date

Potensi yield dividen interim SMSM sekitar 2,84%, berdasarkan harga saham Rp 1.580 pada Selasa (3/11).

Sawis Sumbermas (SSMS) Tebar Dividen Interim, Potensi Yield 5,52%

Dengan asumsi harga saham SSMS Rp 950 per saham pada Selasa (3/11), potensi dividend yield mencapai 5,52%. Cek jadwal cum date dividen!