M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis UMKM Anda Lebih Efisien

5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis UMKM Anda Lebih Efisien
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Jangan hanya andalkan promosi tradisional, begini caranya mengembangkan bisnis secara digital agar bisa menarik calon pelanggan yang makin sering mencari layanan lewat ponsel. 

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin menjamur di Indonesia. Salah satunya adalah bisnis penatu (laundry) yang makin ramai, terutama di area permukiman padat dan sekitar perkantoran. Namun, tantangannya kini bukan cuma soal hasil cucian. 

Banyak usaha laundry masih mengandalkan promosi tradisional dan belum membangun “presence” di dunia digital padahal calon pelanggan makin sering mencari layanan terdekat lewat ponsel, membandingkan ulasan, lalu memesan lewat chat. Akibatnya, bisnis jadi sulit ditemukan, respons lambat, dan operasional keteteran karena transaksi kecil tapi sering, pembayaran bercampur, serta pencatatan yang tidak konsisten.

Di titik inilah digitalisasi jadi pembeda. Bukan berarti harus langsung “serba canggih”, tapi cukup mulai dari hal yang paling sering terjadi di operasional laundry. 

Kalau kamu juga punya bisnis, berikut lima langkah digitalisasi yang bisa diterapkan agar kerja lebih efisien dan bisnis lebih rapi dari DANA Bisnis. 

1. Jangkau Pelanggan via WhatsApp dan Manfaatkan Google Maps 

Di bisnis laundry, cara menjangkau pelanggan sama pentingnya dengan hasil cucian. Agar order tidak hanya mengandalkan orang yang lewat, pemilik usaha bisa membangun kanal digital sederhana. Misalnya, gunakan WhatsApp sebagai “meja depan” untuk menerima pesanan dengan respon cepat. Manfaatkan juga layanan antar-jemput agar pelanggan yang sibuk tetap bisa dilayani, sambil menggunakan media sosial untuk mengingatkan layanan dan promo secara berkala. 

Merapikan Google Maps bahkan bahkan bisa mempermudah penemuan bisnis manakala orang mencari “laundry dekat sini”. Visibilitas di pencarian lokal ini penting karena banyak calon pelanggan mencari layanan terdekat lewat ponsel.\

Baca Juga: Bisnis Kost Tidak Ikut Cuan Selama Ramadhan, Ini Penyebabnya

Di awal usaha, pelanggan Mau Laundry datang dari lingkungan sekitar kios mulai dari tetangga dan warga sekitar. Untuk menjangkau pelanggan baru, Muhammad Irfanmengatakan dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2), kemudian memanfaatkan Google Maps dengan aktif memperbarui foto, memastikan informasi usahanya selalu relevan, dan rutin membalas komentar di kolom ulasan. Dengan begitu, saat orang mencari “laundry dekat sini” atau kata kunci sejenis, Mau Laundry lebih mudah ditemukan.

Di saat yang sama, Irfan tetap menjalankan strategi “jemput bola” lewat WhatsApp: ketika order sedang sepi atau pelanggan lama jarang terlihat, ia menyapa mereka secara personal sekadar menanyakan kabar sambil mengingatkan bahwa layanan tersedia. Ditambah layanan antar-jemput tanpa biaya tambahan di area sekitar, pelanggan yang sibuk pun bisa tetap dilayani tanpa harus datang ke kios

2. Pembayaran Cepat Bantu Layanan Selesai dengan Tepat 

Pembayaran tunai kerap memerlukan uang kembalian, berisiko terjadi selisih hitung, dan bisa membuka celah pembayaran tertunda. Membiasakan pelanggan membayar secara nontunai membuat nominal selalu pas sesuai tagihan, mempercepat proses transaksi, dan membantu menjaga kedisiplinan pembayaran.

Kebiasaan ini diterapkan Irfan lewat QRIS. Dengan pembayaran yang tercatat otomatis, ia lebih mudah memastikan cucian dibayar sebelum diambil atau tepat saat layanan selesai. Untuk metode pembayaran dan pencatatan transaksi, Irfan menggunakan DANA Bisnis, sehingga riwayat transaksi bisa dipantau langsung dan memudahkan rekap harian.

3. Pantau Pemasukan Tanpa Harus Menghitung Uang Setiap Hari

Transaksi laundry yang kecil seringkali membuat pencatatan manual mudah tercecer. Dengan sistem digital, pemilik usaha bisa memantau pemasukan dari riwayat transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang fisik, dan lebih cepat mendeteksi jika ada pembayaran yang belum masuk.

Baca Juga: Naik Kelas dari Workshop Lokal, Simak Pelajaran Bisnis dari Bikintopi

Irfan terbantu karena pemasukan terlihat dari daftar transaksi yang tercatat secara digital di DANA Bisnis. Ini memudahkannya mencocokkan pembayaran dengan cucian yang sudah diambil pelanggan tanpa perlu mengecek uang tunai satu per satu setiap hari.

4. Pisahkan Uang Usaha dan Uang Pribadi agar Arus Kas Lebih Terkendali

Langkah sederhana yang sering berdampak besar adalah memisahkan uang usaha dari pengeluaran pribadi. Memisahkan jalur uang sejak awal membantu pemilik melihat pemasukan bersih, menghitung biaya operasional dengan lebih akurat, dan mengambil keputusan belanja tanpa “mengira-ngira”.

Hal ini juga sempat dirasakan Irfan di awal menjalankan usaha. Sejak menerima pembayaran lewat QRIS ke akun DANA Bisnis, arus kas usaha tercatat terpisah dari akun pribadinya. Tanpa perlu memilah uang manual, jalur uang usaha jadi lebih jelas dan lebih mudah dikendalikan.

5. Percepat Perputaran Arus Kas untuk Operasional yang Lebih Lancar

Bisnis laundry butuh perputaran kas yang cepat untuk kebutuhan harian seperti deterjen, plastik laundry, dan perlengkapan operasional. Jika pendapatan hasil transaksi harus dipindahkan dulu atau menunggu proses pencairan, operasional bisa melambat. Karena itu, sistem yang memungkinkan saldo langsung dipakai akan memangkas langkah kerja dan mempercepat putaran uang.

Dalam operasionalnya, Irfan memanfaatkan saldo di DANA Bisnis untuk belanja kebutuhan usaha. Saldo dari pembayaran pelanggan bisa langsung digunakan kembali menggunakan DANA, tanpa harus melalui proses transfer antar rekening terlebih dulu. Alhasil, perputaran uang lebih cepat dan operasional tetap berjalan tanpa tersendat urusan teknis.

Baca Juga: Era Digital Bikin Bisnis Harus Gesit, Ini Langkah Awalnya

“Waktu awal mengelola Mau Laundry, saya lebih banyak mengandalkan ingatan sehingga sulit memperkirakan kapan usaha akan ramai. Akibatnya, saya kesulitan mengatur pengeluaran juga. Tapi, saya belajar bahwa efisiensi sering datang dari keputusan sederhana. Setelah bertahun-tahun menjalankan laundry dan mulai menggunakan DANA Bisnis, saya bisa lebih mudah membaca kondisi usaha saya,” kata Irfan.

Dengan DANA, Irfan bisa memantau transaksi langsung dari ponsel dan memahami ritme usahanya: kapan ramai, kapan perlu hemat, dan kapan bisa menambah kebutuhan operasional. Pengelolaan Mau Laundry pun jadi lebih terkendali. Keputusan tidak lagi didasarkan atas rasa khawatir semata, melainkan dari data yang ia lihat sendiri. Bagi Irfan, ini penting karena usaha kecil seperti laundry sangat bergantung pada perputaran harian. Jika salah langkah, dampaknya bisa langsung terasa.

“Sejak digitalisasi, transaksi dan arus kas lebih tertata, pekerjaan repetitif berkurang, risiko kesalahan menipis, dan layanan bisa berjalan lebih stabil terutama di hari-hari paling ramai. Sekarang, Mau Laundry beroperasi di Jakarta Timur dan Bekasi, dan juga mulai membuka peluang franchise untuk ekspansi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Makanan Kaya Serat yang Bisa Mencegah Sembelit, Mau Coba?

Intip beberapa makanan kaya serat yang bisa mencegah sembelit berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?      

HP Android Nubia Neo 5 GT: Kipas Pendingin Bikin Gaming Ekstrem Tanpa Panas

Baterai 6210 mAh dan pengisian 80W Nubia Neo 5 GT jamin gaming tanpa henti. Fitur bypass charging-nya menjaga kesehatan baterai.

Promo HokBen Juli 2026 Diskon Besar, KB Bank & ShopeeFood Hemat sampai 56%

Pengguna KB Bank dan ShopeeFood bisa nikmati diskon HokBen hingga 56% di Juli 2026. Cek cara klaim promo ini sekarang!

Vivo T5 Pro: Baterai 6.500mAh Siap Libas COD Mobile di 90 FPS Stabil

Baterai 6.500mAh Vivo T5 Pro menjanjikan daya tahan luar biasa. Namun, apakah bisa diandalkan untuk gaming maraton? Cari tahu jawabannya.

Ramalan Shio Hari Ini Sabtu 11 Juli 2026, Ada yang Dapat Energi Positif

Ramalan shio hari ini Sabtu 11 Juli 2026 tentang karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 hewan dalam astrologi China.  

9 Tanda yang Terlihat pada Tubuh jika Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Ternyata ini beberapa tanda yang terlihat pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi garam. Kira-kira apa sajakah itu?

Norwegia vs Inggris Jadi Duel Panas di Perempat Final Piala Dunia 2026

Prediksi Norwegia vs Inggris Piala Dunia 2026, kabar tim, pemain kunci, susunan pemain, dan peluang menuju semifinal.  

8 Makanan Tinggi Serat yang Secara Alami Bisa Stabilkan Gula Darah

Mari cek rekomendasi makanan tinggi serat yang secara alami bisa stabilkan gula darah Anda di sini! Apa saja?  

5 Sayuran yang Secara Alami Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Efektif

Ada beberapa sayuran yang secara alami bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan efektif. Cek rekomendasinya berikut ini!  

Cek Promo A&W Terbaru Juli 2026, Makan Berdua atau Rame-Rame Lebih Murah

Promo A&W terbaru Juli 2026 dengan paket Sharing Meal dan Couple Meal mulai Rp 33 ribuan. Nikmati kelezatan Aroma Chicken hingga burger favorit.