M O M S M O N E Y I D
Santai

Masyarakat Kini Memanfaatkan Teknologi AI untuk Membantu Kegiatan Belanja

Masyarakat Kini Memanfaatkan Teknologi AI untuk Membantu Kegiatan Belanja
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Perusahaan hybrid cloud dan AI global IBM mengungkapkan, kini masyarakat memanfaatkan kecerdasan buatan AI untuk mendukung kegiatan belanja mereka.

Hal ini menandai fase baru bagi industri ritel terutama jelang musim perayaan Lebaran. 

Menjelang Ramadan, studi global bersama National Retail Federation (NRF) seperti yang IBM kutip menunjukkan, meskipun hampir tiga perempat konsumen (72%) masih berbelanja di toko fisik, hampir separuhnya (45%) kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung perjalanan belanja mereka, mulai dari riset produk, menafsirkan ulasan, hingga mencari promosi.

Temuan ini menandai perubahan nyata pada ekspektasi konsumen, ketika perangkat digital semakin melengkapi pengalaman belanja di toko.

Perubahan tersebut mencerminkan ekspektasi konsumen yang terus berkembang, di mana mereka kini semakin terintegrasi dalam memanfaatkan kanal ritel fisik dan digital.

Meski banyak pembeli masih ingin melihat dan mencoba produk secara langsung, mereka kini datang ke toko dengan preferensi yang lebih terarah dan tujuan pembelian yang lebih jelas.

Baca Juga: Simak Tips Belanja Online Aman di Bulan Ramadhan

AI dimanfaatkan untuk melakukan riset produk (41%), menafsirkan ulasan (33%), serta mencari penawaran terbaik (31%).

Selain memengaruhi riset sebelum pembelian, teknologi juga mengubah standar ekspektasi konsumen terhadap pengalaman belanja secara menyeluruh.

Sebanyak 35% responden masih menginginkan toko yang menarik secara visual dengan proses belanja tanpa antrean. Namun, solusi berbasis AI kini hampir sama pentingnya. 

Satu dari tiga konsumen mencari super app yang mengintegrasikan belanja dengan berbagai layanan lain, 30% mengharapkan ekosistem rumah pintar dengan personal shopper berbasis AI serta pengiriman otonom, dan 29% menginginkan proses pembelian yang lebih mudah melalui platform sosial.

Tren ini sangat relevan bagi Indonesia. Berdasarkan data International Trade Administration, Indonesia merupakan pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, dengan kontribusi lebih dari 52% dari total volume bisnis online ASEAN.

Pada 2023, nilai pasar diperkirakan mencapai US$ 52,93 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi US$ 86,81 miliar pada 2028. Data ini menegaskan peran platform digital yang semakin penting dalam perjalanan belanja masyarakat.

Baca Juga: Awas! Ini Tanda-Tanda Kecanduan Belanja dan Cara Mengatasinya

Juvanus Tjandra, Managing Director IBM Indonesia, mengatakan, industri ritel Indonesia telah memasuki fase transformatif yang penting.

AI tidak lagi sekadar meningkatkan efisiensi, melainkan menjadi fondasi untuk membangun koneksi yang lebih mendalam, aman, dan cerdas, dengan konsumen yang semakin digital dan ingin selalu terhubung.

"Pelaku ritel yang mengintegrasikan AI ke dalam strategi data dan pengalaman pelanggan akan menentukan era pertumbuhan berikutnya," ujar Juvanus dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2). 

Sektor perdagangan, termasuk ritel, berkontribusi sekitar 12,96% terhadap PDB Indonesia, menegaskan perannya sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.

Didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat serta meningkatnya populasi konsumen muda yang adaptif terhadap teknologi, sektor ritel Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB.

Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia menawarkan pasar yang luas dan prospektif bagi pelaku ritel. Potensi ekonomi yang kuat serta perubahan perilaku konsumen membuka peluang pertumbuhan yang signifikan di industri ritel.

Selanjutnya: Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Besok, Amankan Kursi Anda sebelum Kehabisan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Gajian Untung! Promo Payday Februari 2026 Diskon hingga 50% di 8 Restoran Favorit

Notif gajian sudah masuk? Saatnya serbu promo Payday Chatime, Starbucks, Subway, hingga Pizza Hut. Hematnya bikin ketagihan!

Tampilkan Kengerian di Penjara, Ghost in the Cell Merilis Official Trailer

Film terbaru persembahan Come and See Pictures, Ghost in the Cell, merilis official trailer.          

Waspadai Tanda-Tanda Kecemasan pada Anak Berikut Ini

Anak-anak juga bisa cemas yang berawal dari rasa takut. Para orangtua harap mengenali tanda-tanda kecemasan pada anak berikut ini.

Anjlok Parah! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 25 Februari

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram dibanderol Rp 3.023.000 Rabu (25/2/2026), anjlok parah Rp 45.000 dibanding harga Selasa (24/2/2026).

Buat Pengusaha Ritel, Ini Tips Strategi Bisnis Menghadapi Konsumen Berbasis AI

Berikut ini tips strategi bisnis bagi pelaku usaha ritel tetap unggul menghadapi konsumen yang berbasis AI ya.

Masyarakat Kini Memanfaatkan Teknologi AI untuk Membantu Kegiatan Belanja

Masyarakat kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan AI untuk mendukung kegiatan belanja mereka.

Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Besok, Amankan Kursi Anda sebelum Kehabisan

Mudik gratis BUMN bersama Bulog 2026 dibuka 26 Februari. Total 750 kuota bus siap mengantar Anda pulang. Cek rute dan daftar segera!

Melonjak! Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (25/2) Jadi Segini

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Rabu (25/2/2026) kompak melonjak. Emas Galeri 24 jadi Rp 3.085.000, emas UBS Rp 3.099.000.

Dampak Kebanyakan Es Teh, Kenapa Asam Lambung dan Ginjal Bisa Bermasalah?

Minum es teh saat buka puasa memang segar, tapi waspadai risiko asam lambung naik hingga masalah ginjal. Pahami efeknya sebelum terlambat.  

IHSG Masih Dalam Fase Bullish, Simak Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Rabu (25/2)

Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG terkoreksi 1,37% ke level 8.280. Simak proyeksi dan rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas.